Negara Ambil Alih 893 Ribu Hektare Hutan, Prabowo Saksikan Penyerahan Rp6,6 Triliun

- Jurnalis

Jumat, 26 Desember 2025 - 16:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden RI Prabowo Subianto

Presiden RI Prabowo Subianto

BENGKULUBAROMETER – Negara menunjukkan taringnya dalam menertibkan penguasaan ilegal kawasan hutan. Dalam konferensi Pres Kejagung beberapa waktu lalu, di Gedung Bundar Kejaksaan Agung, pemerintah secara resmi mengumumkan penguasaan kembali 893.002 hektare kawasan hutan serta penyerahan uang kerugian negara senilai Rp 6,62 triliun. Prosesi ini disaksikan langsung oleh Prabowo Subianto, menandai babak penting dalam agenda penegakan hukum sumber daya alam.

Langkah ini merupakan bagian dari Penyerahan Tahap V Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH). Selain penguasaan lahan, negara juga menerima Rp2,34 triliun dari penagihan denda administratif, serta Rp4,28 triliun hasil penyelamatan keuangan negara dari perkara korupsi besar, termasuk kasus ekspor CPO dan impor gula. Seluruh dana diterima secara simbolis oleh Purbaya Yudhi Sadewa.

Baca Juga :  Dinas Sosial Bengkulu Utara Jadi yang Terbaik, Raih Nilai Tertinggi Pelayanan Publik dari Ombudsman

Dalam kurun 10 bulan, capaian Satgas PKH tergolong luar biasa. Tim berhasil menguasai kembali 4,08 juta hektare lahan Perkebunan capaian ini lebih dari 400 persen target awal, dengan nilai indikatif mencapai Rp 150 triliun. Dari jumlah tersebut, 2,48 juta hektare telah diserahkan kepada kementerian terkait untuk dikelola dan dipulihkan.

Sebagian besar lahan, 1,7 juta hektare, dikelola oleh PT Agrinas Palma Nusantara. Sementara 688 ribu hektare ditetapkan untuk pemulihan kawasan konservasi, dan 81.793 hektare dialokasikan untuk dihijaukan kembali sebagai bagian dari Taman Nasional Tesso Nilo, salah satu kawasan hutan yang selama ini tertekan alih fungsi

Baca Juga :  Gubernur Bengkulu Apresiasi Pengurus KONI Tak Digaji, Anggaran Difokuskan untuk Atlet

Jaksa Agung ST Burhanuddin menegaskan, penertiban kawasan hutan bukan sekadar agenda administratif.

“Hukum harus tegak. Hutan adalah karunia Tuhan dan aset bangsa yang wajib dijaga untuk kepentingan rakyat, bukan segelintir kelompok,” ujarnya.

Pernyatan tersebut disaksikan langsung oleh sejumlah pejabat tinggi negara, mulai dari Sjafrie Sjamsoeddin, Prasetyo Hadi, Raja Juli Antoni, hingga Listyo Sigit Prabowo.

Langkah tegas ini menjadi sinyal bahwa era pembiaran penguasaan hutan secara ilegal telah berakhir. Negara hadir, bukan hanya untuk menindak, tetapi juga memulihkan.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Berkas Perkara Investasi Bodong Yeyen Alias Cek Oboy Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan
Hujan Lebat Rendam Permukiman dan SDN 32 Kota Bengkulu, Warga Keluhkan Drainase Tersumbat
Pelindo Bengkulu Catat Pertumbuhan Arus Barang 35,6 Persen, Perkuat Peran Pelabuhan sebagai Penggerak Ekonomi Daerah
HIPKA Bengkulu Dorong Lahirnya Pengusaha Muda, Perkuat Kolaborasi Untuk Kemajuan Bengkulu 
Majalah Barometer Resmi Terbit, Hadirkan Semangat Baru Jurnalisme Berkualitas
Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah. HIPKA Gelar Forum Bisnis dan Pelantikan Pengurus Baru
Humas Polri Dorong Transparansi Informasi, Polda Bengkulu Perkuat Kepercayaan Publik di Era Digital
Bengkulu Kejar Lonjakan Produksi Beras, 8.214 Hektar Sawah Masuk Program Pertanian Modern
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Berkas Perkara Investasi Bodong Yeyen Alias Cek Oboy Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:24 WIB

Hujan Lebat Rendam Permukiman dan SDN 32 Kota Bengkulu, Warga Keluhkan Drainase Tersumbat

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:36 WIB

Pelindo Bengkulu Catat Pertumbuhan Arus Barang 35,6 Persen, Perkuat Peran Pelabuhan sebagai Penggerak Ekonomi Daerah

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:59 WIB

HIPKA Bengkulu Dorong Lahirnya Pengusaha Muda, Perkuat Kolaborasi Untuk Kemajuan Bengkulu 

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:56 WIB

Majalah Barometer Resmi Terbit, Hadirkan Semangat Baru Jurnalisme Berkualitas

Berita Terbaru