Pohon Tua Roboh, Timpa Usaha Warga  Kota Bengkulu

- Jurnalis

Jumat, 2 Januari 2026 - 17:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BENGKULUBAROMETER – Kota Bengkulu kembali diuji cuaca ekstrem. Hujan deras yang mengguyur sejak Kamis malam hingga Jumat dini hari  Jumat  Januari 2026) memicu tumbangnya sebuah pohon mahoni tua di Jalan Seruni, Kelurahan Nusa Indah. Pohon dengan tinggi lebih dari 10 meter itu roboh tepat saat subuh, menghantam bangunan usaha milik warga dan menutup akses jalan utama di kawasan tersebut.

Peristiwa itu terjadi secara tiba-tiba. Tidak ada tanda mencurigakan sebelumnya, selain hujan deras yang terus turun tanpa henti sejak malam. Batang pohon yang telah berumur puluhan tahun itu patah di bagian pangkal, lalu ambruk ke badan jalan dan menimpa atap serta bagian depan usaha warga.

Wahyu, pemilik usaha yang terdampak langsung, masih mengingat jelas detik-detik kejadian. Saat itu ia tengah bersiap membuka tempat usahanya seperti biasa. Suara dentuman keras mendadak terdengar, disusul getaran yang membuat warga sekitar keluar rumah.

“Tiba-tiba saja roboh. Sejak kemarin hujan deras terus. Pohon itu langsung jatuh menimpa usaha saya dan menutup jalan,” ujar Wahyu dengan nada masih terkejut.

Baca Juga :  Kerja Nyata Selama Plt, Iswahyudi Resmi Definitif Dirut. Siap Bawa Bank Bengkulu Lebih Maju dan Berdampak untuk Bantu Rakyat

Akibat kejadian tersebut, aktivitas usaha Wahyu lumpuh total. Akses masuk tertutup batang pohon dan dahan besar, sementara sebagian bangunan mengalami kerusakan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian materi diperkirakan tidak sedikit, mengingat kerusakan pada bangunan dan terhentinya aktivitas ekonomi.

Tak hanya menghantam usaha warga, pohon mahoni itu juga menutup hampir seluruh badan Jalan Seruni. Arus lalu lintas dari dan menuju kawasan Nusa Indah sempat terhenti total selama beberapa jam. Sejumlah pengendara terpaksa memutar arah, sementara warga sekitar bahu-membahu memberi tanda agar tidak terjadi kecelakaan lanjutan.

Menurut Wahyu, kejadian pohon tumbang bukan kali pertama terjadi di kawasan tersebut. Bahkan, sehari sebelum malam pergantian tahun baru, insiden serupa sempat terjadi di sekitar lokasi yang sama dan hampir menimpa pengguna jalan.

“Waktu sore sebelum malam tahun baru, juga ada pohon roboh di sekitar sini. Itu hampir kena orang yang melintas,” katanya.

Informasi pohon tumbang segera diteruskan ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bengkulu. Petugas langsung turun ke lokasi pada Jumat pagi untuk melakukan evakuasi. Dengan menggunakan peralatan pemotong dan kendaraan angkut, batang pohon yang melintang di jalan berhasil dievakuasi secara bertahap.

Baca Juga :  Desa Protes, Data Bansos Kacau: Destita Desak Perbaikan Sistem Nasional

Proses pembersihan memakan waktu beberapa jam. Setelah batang utama dipotong dan disingkirkan, akses jalan kembali dibuka. Petugas juga membersihkan sisa ranting dan daun yang berserakan agar tidak membahayakan pengguna jalan.

Cuaca ekstrem yang melanda Kota Bengkulu dalam beberapa hari terakhir memang meningkatkan risiko bencana lingkungan, terutama pohon tumbang. Hujan deras yang berlangsung lama membuat tanah menjadi labil dan akar pohon kehilangan daya cengkeram.

Warga berharap pemerintah daerah lebih rutin melakukan pengecekan pohon-pohon tua di sepanjang jalan protokol dan kawasan padat aktivitas. Upaya pemangkasan dan penebangan preventif dinilai penting untuk mencegah kejadian serupa terulang

Peristiwa di Jalan Seruni ini menjadi pengingat bahwa cuaca ekstrem bukan sekadar fenomena alam, tetapi ancaman nyata bagi keselamatan warga dan keberlangsungan ekonomi kecil di perkotaan.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Dirlantas Polda Bengkulu Turun Langsung Petakan Wilayah, Pastikan Keselamatan Pengguna Jalan
Berkas Perkara Investasi Bodong Yeyen Alias Cek Oboy Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan
Hujan Lebat Rendam Permukiman dan SDN 32 Kota Bengkulu, Warga Keluhkan Drainase Tersumbat
Inflasi Bengkulu Juli 2026 Dipicu BBM dan Biaya Pendidikan
HIPKA Bengkulu Dorong Lahirnya Pengusaha Muda, Perkuat Kolaborasi Untuk Kemajuan Bengkulu 
Majalah Barometer Resmi Terbit, Hadirkan Semangat Baru Jurnalisme Berkualitas
Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah. HIPKA Gelar Forum Bisnis dan Pelantikan Pengurus Baru
Bengkulu Kejar Lonjakan Produksi Beras, 8.214 Hektar Sawah Masuk Program Pertanian Modern
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:44 WIB

Dirlantas Polda Bengkulu Turun Langsung Petakan Wilayah, Pastikan Keselamatan Pengguna Jalan

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Berkas Perkara Investasi Bodong Yeyen Alias Cek Oboy Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:24 WIB

Hujan Lebat Rendam Permukiman dan SDN 32 Kota Bengkulu, Warga Keluhkan Drainase Tersumbat

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:50 WIB

Inflasi Bengkulu Juli 2026 Dipicu BBM dan Biaya Pendidikan

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:56 WIB

Majalah Barometer Resmi Terbit, Hadirkan Semangat Baru Jurnalisme Berkualitas

Berita Terbaru

Bengkulu

Inflasi Bengkulu Juli 2026 Dipicu BBM dan Biaya Pendidikan

Senin, 3 Agu 2026 - 20:50 WIB