Target PAD Ambruk, Pemprov Bengkulu Terjerat Utang Rp 170 Miliar ke Kontraktor

- Jurnalis

Kamis, 8 Januari 2026 - 17:27 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

DBH Bengkulu. utang Pemprov Bengkulu. keuangan daerah Bengkulu. Dana Bagi Hasil, APBD Bengkulu

DBH Bengkulu. utang Pemprov Bengkulu. keuangan daerah Bengkulu. Dana Bagi Hasil, APBD Bengkulu

BENGKULUBAROMETER – Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemerintah Provinsi Bengkulu yang meleset jauh dari target berbuntut panjang. Sejumlah proyek fisik yang telah rampung pada akhir 2025 terpaksa belum dibayarkan. Akibatnya, pemerintah daerah tercatat memiliki tunggakan sekitar Rp 170 miliar kepada para kontraktor.

Pelaksana Tugas Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Bengkulu, Tommy Irawan, mengungkapkan bahwa persoalan utama tunda bayar ini bersumber dari tidak tercapainya target PAD sebesar Rp 1,2 triliun. Hingga tutup buku 2025, realisasi PAD hanya berada di kisaran Rp 800 miliar hingga Rp 900 miliar, atau tidak sampai 75 persen dari target.

“Tidak tercapainya PAD berdampak langsung pada kemampuan belanja daerah, khususnya belanja kontraktual fisik yang sudah selesai namun belum bisa dibayarkan,” kata Tommy.

Baca Juga :  Kejati Bengkulu Sita Rumah Mewah Advokat Tersangka Korupsi Tol Bengkulu–Taba Penanjung

Ia menjelaskan, defisit yang terjadi memaksa pemerintah daerah menunda pembayaran sejumlah pekerjaan fisik. Kondisi ini terutama terjadi pada proyek infrastruktur seperti pembangunan jalan dan jembatan yang menelan anggaran besar dan bersifat multiyears.

Menariknya, tunda bayar tersebut hanya terkonsentrasi pada satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yakni Dinas Pekerjaan Umum. Menurut Tommy, hampir seluruh tunggakan berasal dari proyek-proyek fisik yang berada di bawah OPD tersebut.

“Nilai tunda bayar itu sekitar Rp 170 miliar dan semuanya berada di Dinas PU,” ujarnya.

Meski demikian, Pemprov Bengkulu memastikan tidak lepas tangan. Gubernur Bengkulu Helmi Hasan telah menegaskan komitmennya untuk melunasi seluruh utang tersebut pada tahun anggaran 2026. Bahkan, pemerintah daerah telah menerbitkan surat pernyataan utang sebagai bentuk pengakuan resmi atas kewajiban yang belum terbayarkan.

Baca Juga :  Gedung BPKB Bengkulu Diresmikan, Layanan Kendaraan Kini Lebih Cepat dan Nyaman

“Pak gubernur sudah menegaskan, seluruh utang harus dilunasi tahun 2026. Itu menjadi komitmen pemerintah,” tegas Tommy.

Sejumlah kontraktor di Bengkulu membenarkan adanya tunggakan pembayaran tersebut. Mereka menyebutkan bahwa pekerjaan fisik telah diselesaikan sesuai kontrak, namun hingga kini pembayaran belum diterima.

“Iya, memang ada pekerjaan yang sudah selesai tapi belum dibayarkan,” ujar seorang kontraktor yang enggan disebutkan namanya.

Situasi ini menjadi peringatan keras bagi pemerintah daerah tentang pentingnya perencanaan keuangan yang realistis. Target PAD yang terlalu optimistis tanpa dukungan realisasi yang kuat berpotensi menimbulkan masalah serius, tidak hanya bagi kas daerah, tetapi juga bagi dunia usaha yang bergantung pada proyek pemerintah.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Nasib 47 PPPK Paruh Waktu Pemprov Bengkulu Tak Diperpanjang, Ini Penyebabnya
Polresta Bengkulu Gelar Poliran, Gandeng 10 LPK untuk Bantu Masyarakat Keluar dari Pengangguran
Dugaan Suap Rekrutmen 93 Pegawai RSKJ Bengkulu, Mantan Dirut dan Kabag Diserahkan ke Jaksa
Tata Kelola RSMY Dievaluasi BPK Dan Penyelesaian Utang Jadi Perhatian
Makanan MBG Cepat Basi Jadi Sorotan, Satgas Bengkulu Bongkar Kondisi Dapur SPPG
490 Atlet Pelajar Bengkulu Siap Berlaga di Lima Cabor POPDA 2026
Dapat Bantuan Combine Harvester, Biaya Panen Padi di Mukomuko Berpeluang Turun Rp2,3 Juta per Hektare
Pajak Pembalut Perempuan Masuk dalam Tuntutan Demo Mahasiswa di DPRD Bengkulu
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 17:54 WIB

Nasib 47 PPPK Paruh Waktu Pemprov Bengkulu Tak Diperpanjang, Ini Penyebabnya

Kamis, 5 November 2026 - 17:36 WIB

Polresta Bengkulu Gelar Poliran, Gandeng 10 LPK untuk Bantu Masyarakat Keluar dari Pengangguran

Kamis, 5 November 2026 - 17:02 WIB

Dugaan Suap Rekrutmen 93 Pegawai RSKJ Bengkulu, Mantan Dirut dan Kabag Diserahkan ke Jaksa

Kamis, 5 November 2026 - 16:22 WIB

Tata Kelola RSMY Dievaluasi BPK Dan Penyelesaian Utang Jadi Perhatian

Kamis, 5 November 2026 - 13:59 WIB

Makanan MBG Cepat Basi Jadi Sorotan, Satgas Bengkulu Bongkar Kondisi Dapur SPPG

Berita Terbaru