Kapolda Bengkulu Turun Tangan, Konservasi Penyu Rusak Dihantam Abrasi Jadi Perhatian Serius

- Jurnalis

Sabtu, 11 April 2026 - 15:44 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

LEPAS: Kapolda Bengkulu lepas Tukik sekaligus meninjau konservasi penyu rusak akibat abrasi di Bengkulu Tengah dan menegaskan komitmen Polri dalam pelestarian lingkungan. (Kamis - 09-04-2026)--FOTO: IST//MBG

LEPAS: Kapolda Bengkulu lepas Tukik sekaligus meninjau konservasi penyu rusak akibat abrasi di Bengkulu Tengah dan menegaskan komitmen Polri dalam pelestarian lingkungan. (Kamis - 09-04-2026)--FOTO: IST//MBG

BENGKULUBAROMETER – Upaya pelestarian penyu di Bengkulu Tengah mendapat perhatian langsung dari Kapolda Bengkulu, Mardiyono. Ia turun langsung meninjau pusat konservasi penyu milik warga di Desa Pekik Nyaring, Kecamatan Pondok Kelapa, yang mengalami kerusakan akibat abrasi, Kamis 9 April 2026.

Kunjungan ini bukan sekadar seremoni. Kapolda ingin memastikan kondisi nyata di lapangan sekaligus melihat langsung dampak abrasi yang merusak fasilitas konservasi yang selama ini dikelola secara mandiri oleh masyarakat.

Konservasi tersebut diinisiasi oleh warga bernama Zulkarnedi sejak 2015. Selama lebih dari satu dekade, ia telah berhasil menetaskan dan melepas ribuan tukik atau anak penyu ke laut. Namun kini, perjuangannya menghadapi tantangan besar setelah abrasi menghantam kawasan tersebut.

Baca Juga :  Peringati Hari Bahasa Isyarat Internasional 2026, GERKATIN Bengkulu Serukan Kesetaraan Hak bagi Tuli

“Sebagian fasilitas mengalami kerusakan akibat abrasi dan cuaca ekstrem. Ini tentu berdampak pada kualitas bangunan penunjang konservasi,” ujar Kapolda.

Dari hasil peninjauan, terlihat jelas bahwa area konservasi menyusut. Bangunan tempat penetasan telur penyu juga mengalami kerusakan cukup parah. Kondisi ini dikhawatirkan akan mengganggu proses pelestarian jika tidak segera ditangani.

Kapolda menegaskan, konservasi penyu bukan hanya tanggung jawab individu atau komunitas, melainkan tanggung jawab bersama. Ia menyebut, kehadiran Polri di lokasi sebagai bentuk nyata dukungan terhadap pelestarian lingkungan.

“Kami akan menampung dan mengkaji kebutuhan yang disampaikan pengelola agar bisa diberikan dukungan secara tepat,” tegasnya.

Baca Juga :  Operasi Antik LK 2026 Pecahkan Rekor, Polda Riau Bongkar 435 Kasus Narkoba dan Tangkap 557 Tersangka

Tak hanya meninjau, Kapolda juga mengerahkan sekitar 40 personel kepolisian untuk melakukan kerja bakti membersihkan kawasan konservasi. Aksi ini menjadi simbol kepedulian sekaligus ajakan kepada masyarakat untuk ikut menjaga lingkungan.

Saat ini, terdapat sekitar 1.500 telur penyu yang sedang dalam proses penetasan. Kapolda berharap seluruh telur tersebut dapat berkembang dengan baik hingga akhirnya dilepas ke laut.

Ia juga menekankan bahwa penyu merupakan satwa yang dilindungi oleh undang-undang. Karena itu, keberlangsungan hidupnya harus dijaga bersama, termasuk melalui pengawasan terhadap potensi pelanggaran hukum.

“Polri akan terus berperan aktif, baik dalam pengawasan, pencegahan pelanggaran, maupun mendukung kegiatan konservasi masyarakat,” tambahnya.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Nasib 47 PPPK Paruh Waktu Pemprov Bengkulu Tak Diperpanjang, Ini Penyebabnya
Polresta Bengkulu Gelar Poliran, Gandeng 10 LPK untuk Bantu Masyarakat Keluar dari Pengangguran
Dugaan Suap Rekrutmen 93 Pegawai RSKJ Bengkulu, Mantan Dirut dan Kabag Diserahkan ke Jaksa
Tata Kelola RSMY Dievaluasi BPK Dan Penyelesaian Utang Jadi Perhatian
Makanan MBG Cepat Basi Jadi Sorotan, Satgas Bengkulu Bongkar Kondisi Dapur SPPG
490 Atlet Pelajar Bengkulu Siap Berlaga di Lima Cabor POPDA 2026
Dapat Bantuan Combine Harvester, Biaya Panen Padi di Mukomuko Berpeluang Turun Rp2,3 Juta per Hektare
Pajak Pembalut Perempuan Masuk dalam Tuntutan Demo Mahasiswa di DPRD Bengkulu
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 17:54 WIB

Nasib 47 PPPK Paruh Waktu Pemprov Bengkulu Tak Diperpanjang, Ini Penyebabnya

Kamis, 5 November 2026 - 17:36 WIB

Polresta Bengkulu Gelar Poliran, Gandeng 10 LPK untuk Bantu Masyarakat Keluar dari Pengangguran

Kamis, 5 November 2026 - 17:02 WIB

Dugaan Suap Rekrutmen 93 Pegawai RSKJ Bengkulu, Mantan Dirut dan Kabag Diserahkan ke Jaksa

Kamis, 5 November 2026 - 16:22 WIB

Tata Kelola RSMY Dievaluasi BPK Dan Penyelesaian Utang Jadi Perhatian

Kamis, 5 November 2026 - 13:59 WIB

Makanan MBG Cepat Basi Jadi Sorotan, Satgas Bengkulu Bongkar Kondisi Dapur SPPG

Berita Terbaru