BENGKULUBAROMETER – Kabar dugaan operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang disebut melibatkan seorang pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu menggegerkan masyarakat pada Jumat malam, 24 Juli 2026. Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari KPK terkait informasi tersebut.
Di tengah beredarnya kabar itu, petugas terlihat melakukan penggeledahan di sebuah rumah di kawasan Jalan Barito, Kelurahan Padang Harapan, Kota Bengkulu.
Berdasarkan pantauan di lapangan, rumah yang digeledah merupakan kediaman Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bengkulu, Noprisman.
Diketahui pengeledahan dilakukan dari pukul 21.00 WIB, sejumlah aparat kepolisian bersenjata tampak berjaga di sekitar lokasi. Aktivitas tersebut menarik perhatian warga yang tinggal di sekitar rumah pejabat tersebut.
Seorang warga yang merupakan tetangga Noprisman mengaku baru mengetahui adanya pengamanan setelah melihat banyak polisi berada di depan rumah.
“Saya baru tahu malam ini. Waktu tadi saya keluar, sudah ramai polisi di depan,” ujar warga yang enggan disebutkan namanya.
Selain di rumah Kepala Dinas PUPR Kota Bengkulu, beredar informasi bahwa petugas juga melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi lain di Kota Bengkulu. Namun, hingga kini belum ada penjelasan resmi mengenai lokasi maupun tujuan penggeledahan tersebut.
Perkembangan informasi masih terus berlangsung. KPK maupun pihak terkait belum memberikan pernyataan resmi mengenai dugaan operasi tangkap tangan yang menjadi perhatian publik tersebut.









