BENGKULUBAROMETER – Aliansi Stewardship Herbisida Terbatas (ALISHTER) kembali menggelar pelatihan bagi petani guna meningkatkan pemahaman tentang penggunaan pestisida terbatas yang aman dan sesuai aturan. Kegiatan bertajuk Training of Users (ToU) dengan metode Model Class itu berlangsung di Aula Kantor Desa Lubuk Mukti, Kecamatan Penarik, Kabupaten Mukomuko, Selasa, 28 Juli 2026.
Pelatihan yang dimulai pukul 08.00 hingga 14.30 WIB tersebut dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Hari Mustaman. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi komitmen ALISHTER yang terus memberikan edukasi kepada petani melalui pelatihan penggunaan pestisida yang bertanggung jawab.
Menurut Hari Mustaman, peningkatan kapasitas petani menjadi salah satu fokus Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko. Ia menilai pelatihan seperti ini penting agar petani memahami cara menggunakan pestisida secara benar sehingga mampu menekan risiko terhadap kesehatan maupun lingkungan tanpa mengurangi produktivitas pertanian.
“Melalui pelatihan ini kami berharap petani semakin memahami penggunaan pestisida yang benar dan bertanggung jawab. Dengan begitu, risiko akibat penggunaan pestisida dapat diminimalkan, sementara hasil pertanian tetap optimal,” ujarnya.

Pelatihan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab ALISHTER sebagai aliansi perusahaan produsen herbisida terbatas, khususnya yang mengandung bahan aktif parakuat diklorida.
Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi mengenai regulasi penggunaan pestisida, pemahaman label produk, hingga tata cara penyimpanan dan penanganan limbah pestisida yang disampaikan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko. Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko turut memberikan materi mengenai pencegahan keracunan pestisida serta langkah pertolongan pertama dalam kondisi darurat.
Sementara itu, tim ALISHTER memberikan pembekalan teori dan praktik mengenai pemeliharaan alat semprot (sprayer), kalibrasi, hingga teknik penyemprotan yang aman dan efektif agar penggunaan pestisida di lapangan lebih tepat sasaran.
Pada awal kegiatan, Ketua Umum ALISHTER menyerahkan secara simbolis buku berjudul Di Balik Label Jingga: Risiko, Manfaat, dan Politik Pengaturan Herbisida Parakuat kepada Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan literasi penggunaan pestisida.
Sebagai bentuk pengakuan atas keikutsertaan peserta, ALISHTER juga menyerahkan Surat Keterangan Pelatihan yang ditandatangani Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko sesuai amanat Peraturan Menteri Pertanian Nomor 43 Tahun 2019. Kegiatan ditutup dengan pembagian doorprize kepada peserta yang aktif selama pelatihan.
Melalui program ini, ALISHTER berharap semakin banyak petani yang memahami penggunaan pestisida terbatas secara aman, efektif, dan sesuai ketentuan. Pemahaman tersebut diharapkan dapat mendukung pertanian berkelanjutan sekaligus menjaga kesehatan petani dan kelestarian lingkungan.
Penulis : Windi Junius
Editor : Redaksi









