APBD Bengkulu 2026 Disahkan: Defisit Rp 71 Miliar, Pemprov Diminta Kreatif Menutup Kesenjangan Pendapatan

- Jurnalis

Sabtu, 29 November 2025 - 13:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat Paripurna DPRD Provinsi Bengkulu, pengesahan Perda APBD Provinsi Bengkulu tahun 2025, Jumat 28 November 2025

Rapat Paripurna DPRD Provinsi Bengkulu, pengesahan Perda APBD Provinsi Bengkulu tahun 2025, Jumat 28 November 2025

BENGKLULUBAROMETER  — Rancangan APBD Provinsi Bengkulu Tahun Anggaran 2026 akhirnya resmi disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) dalam rapat paripurna DPRD, Jumat 28 November  2025. Dalam penyampaian farkasi semua delapan fraksi satu suara menyetujui pengesahan APBD meski struktur keuangan tahun depan menghadapi tekanan cukup berat dengan defisit anggaran Rp 71 miliar.

Juru Bicara Badan Anggaran (Banggar) DPRD, Edwar Samsi, mengungkapkan bahwa total pendapatan daerah ditetapkan sebesar Rp 2,66 triliun, terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp 1,25 triliun, pendapatan transfer Rp 1,40 triliun, dan pendapatan lain-lain Rp 1,27 miliar. Sementara total belanja daerah mencapai Rp 2,73 triliun, sehingga APBD Bengkulu 2026 dibayangi defisit Rp 71 miliar.

Baca Juga :  Kaesang Turun ke Bengkulu, PSI Targetkan Penguatan Mesin Partai Jelang Pemilu 2029

“Untuk menutup defisit ini, pemerintah daerah akan menggunakan SILPA tahun berjalan,” tegas Edwar.

Meski seluruh fraksi setuju, mereka tetap memberi catatan strategis agar Pemerintah Provinsi Bengkulu memperkuat basis pendapatan dan mengembangkan pola pembangunan yang lebih adaptif.

Sementara itu Ketua Fraksi Golkar, Mahdi Husen, menyoroti penurunan signifikan Transfer ke Daerah (TKD). Ia mendorong pemda memaksimalkan peluang anggaran pusat, seperti Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD), agar pembangunan tetap berjalan meski ruang fiskal menyempit.

“Kita tidak bisa hanya bergantung pada APBD. Jaringan ke pusat harus diperkuat,” ujar Mahdi.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Dijadwalkan Hadir di Panen Raya Jagung Tuban, Petani Sambut Antusias

Pandangan serupa disampaikan Fraksi PAN. Hidayat meminta agar program prioritas — terutama infrastruktur, pertanian, dan pemberdayaan masyarakat — tetap berjalan walaupun fiskal ketat.

Sementara Ketua Fraksi Kebangkitan Keadilan, H. Zainal, mengingatkan bahwa APBD harus diarahkan untuk memperkecil kesenjangan ekonomi. “Kesejahteraan masyarakat adalah indikator utama majunya daerah,” tegasnya.

Wakil Gubernur Bengkulu, Mi’an, menyampaikan bahwa APBD 2026 akan segera dikirim ke Kemendagri RI untuk proses evaluasi. “Masukan dari fraksi-fraksi akan menjadi pedoman kami dalam pelaksanaan program tahun depan,” kata Mi’an.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Punya 6.500 Outlet, HPMPI Minta Pertashop Diizinkan Jual BBM Subsidi
Pemprov Bengkulu Dalami Dugaan Perilaku Vidio ‘Segar Sayang’ Oknum Pejabat, Tim Periksa Saksi
Pemprov Bengkulu Usulkan Perluasan Listrik Desa, Bidik 36 Titik
Undian Nasional Tabungan Simpeda 2026 di Bengkulu Sukses Digelar, Ini Pemenangnya
Destita Khairilisani: Kemerdekaan Harus Hadir dalam Kesejahteraan Masyarakat Bengkulu
Sehari KPK Geledah 3 Rumah di Kota Bengkulu, Dimulai Siang hingga Malam
Undian Simpeda Jadi Etalase Bengkulu, Bank Bengkulu Libatkan UMKM dan Promosikan Budaya Daerah
Rekam Jejak Kajati Bengkulu Anton Delianto
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 18:33 WIB

Punya 6.500 Outlet, HPMPI Minta Pertashop Diizinkan Jual BBM Subsidi

Selasa, 1 September 2026 - 16:03 WIB

Pemprov Bengkulu Dalami Dugaan Perilaku Vidio ‘Segar Sayang’ Oknum Pejabat, Tim Periksa Saksi

Selasa, 1 September 2026 - 15:44 WIB

Pemprov Bengkulu Usulkan Perluasan Listrik Desa, Bidik 36 Titik

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:39 WIB

Undian Nasional Tabungan Simpeda 2026 di Bengkulu Sukses Digelar, Ini Pemenangnya

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:17 WIB

Destita Khairilisani: Kemerdekaan Harus Hadir dalam Kesejahteraan Masyarakat Bengkulu

Berita Terbaru

Bengkulu

Abad Kedua NU: Dari Kekuatan Massa Menuju Kedaulatan Ekonomi

Senin, 14 Sep 2026 - 19:46 WIB