Disdikbud Ajukan Revitalisasi SMPN 19 ke Kemendikdasmen, Butuh Anggaran Rp2 Miliar

- Jurnalis

Senin, 27 Juli 2026 - 20:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BENGKULUBAROMETER – Aktivitas belajar di SMP Negeri 19 Kota Bengkulu belum sepenuhnya pulih setelah kebakaran hebat yang melanda sekolah tersebut beberapa waktu lalu. Delapan bangunan yang terdiri atas tujuh ruang kelas dan satu gudang hangus terbakar sehingga proses belajar-mengajar masih berlangsung dalam keterbatasan.

Menghadapi kondisi itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bengkulu mengajukan proposal revitalisasi kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Langkah tersebut dilakukan agar fasilitas pendidikan yang rusak dapat segera dibangun kembali dan kegiatan belajar siswa kembali normal.

Kepala Disdikbud Kota Bengkulu, Ilham Putra, mengatakan proposal rehabilitasi telah disampaikan kepada pemerintah pusat. Menurutnya, kebutuhan anggaran untuk memulihkan seluruh bangunan yang terbakar mencapai sekitar Rp2 miliar.

Baca Juga :  Demo May Day di Bengkulu , Mahasiswa Tuntut Hak Buruh dan Kecewa Ketidakhadiran Gubernur dan Wagub

“Kami sudah mengajukan proposal kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk revitalisasi delapan lokal yang terbakar di SMP Negeri 19 Kota Bengkulu,” kata Ilham, Senin (27/7/2026).

Berdasarkan hasil pendataan di lapangan, kata Ilham, tingkat kerusakan yang ditimbulkan kebakaran cukup besar sehingga membutuhkan anggaran yang tidak sedikit.

“Jika dihitung dari tingkat kerusakan dan kerugian yang dialami, kebutuhan anggaran untuk revitalisasi diperkirakan mencapai sekitar Rp2 miliar,” ujarnya.

Ia berharap Kemendikdasmen dapat memberikan prioritas terhadap usulan tersebut. Menurutnya, percepatan pembangunan kembali ruang kelas sangat penting agar para siswa tidak terlalu lama menjalani proses belajar dalam kondisi darurat.

Baca Juga :  Pelindo Koordinasi dengan APH, Perambahan Hutan Cemara di Bengkulu Terancam Ditindak

“Kami sangat berharap revitalisasi ini bisa segera dimulai. Bantuan ini penting agar kegiatan belajar-mengajar kembali normal dan para siswa mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak,” kata Ilham.

Sambil menunggu keputusan dari pemerintah pusat, Disdikbud Kota Bengkulu memastikan terus mengawal proses pengajuan bantuan tersebut. Di sisi lain, pihak sekolah tetap menyiapkan skema pembelajaran sementara agar hak belajar para siswa tetap terpenuhi meski sarana pendidikan masih terbatas.

Penulis : Handi Pratama

Editor : Windi Junius

Berita Terkait

Berkas Perkara Investasi Bodong Yeyen Alias Cek Oboy Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan
Hujan Lebat Rendam Permukiman dan SDN 32 Kota Bengkulu, Warga Keluhkan Drainase Tersumbat
HIPKA Bengkulu Dorong Lahirnya Pengusaha Muda, Perkuat Kolaborasi Untuk Kemajuan Bengkulu 
Majalah Barometer Resmi Terbit, Hadirkan Semangat Baru Jurnalisme Berkualitas
Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah. HIPKA Gelar Forum Bisnis dan Pelantikan Pengurus Baru
Bengkulu Kejar Lonjakan Produksi Beras, 8.214 Hektar Sawah Masuk Program Pertanian Modern
Pemkot, Polda dan REI Gotong Royong Bangun Rumah Guru Ngaji Korban Kebakaran
Destita Khairilisani: Sekolah Rakyat Kaur Wujud Pemerataan Pendidikan dan Pembentukan Karakter
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Berkas Perkara Investasi Bodong Yeyen Alias Cek Oboy Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:24 WIB

Hujan Lebat Rendam Permukiman dan SDN 32 Kota Bengkulu, Warga Keluhkan Drainase Tersumbat

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:59 WIB

HIPKA Bengkulu Dorong Lahirnya Pengusaha Muda, Perkuat Kolaborasi Untuk Kemajuan Bengkulu 

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:56 WIB

Majalah Barometer Resmi Terbit, Hadirkan Semangat Baru Jurnalisme Berkualitas

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:09 WIB

Bengkulu Kejar Lonjakan Produksi Beras, 8.214 Hektar Sawah Masuk Program Pertanian Modern

Berita Terbaru