Diterjang Badai, Kapal Nelayan Karam di Pasir Putih Bengkulu, 1 Selamat 1 Masih Dicari

- Jurnalis

Minggu, 5 April 2026 - 19:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BENGKULUBAROMETER – Cuaca buruk kembali memakan korban. Sebuah kapal nelayan dilaporkan karam di kawasan Pantai Pasir Putih, Kota Bengkulu, Minggu (5/4/2026) sore. Insiden ini terjadi saat hujan lebat disertai badai melanda wilayah tersebut.

Informasi awal diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Bengkulu sekitar pukul 16.35 WIB. Sementara kejadian diperkirakan terjadi lebih dulu, sekitar pukul 16.20 WIB.

Laporan tersebut disampaikan oleh masyarakat, yang langsung menginformasikan adanya kecelakaan laut dengan jumlah penumpang (POB) dua orang.

“Benar, kami menerima laporan adanya kapal nelayan karam di Pantai Pasir Putih. Saat kejadian, kondisi cuaca hujan lebat disertai badai,” ujar Humas Basarnas Bengkulu, Mega.

Baca Juga :  Target PAD Ambruk, Pemprov Bengkulu Terjerat Utang Rp 170 Miliar ke Kontraktor

Dari dua orang yang berada di dalam kapal, satu orang dilaporkan berhasil selamat. Sementara satu korban lainnya hingga kini masih dalam pencarian.

Peristiwa ini terjadi saat korban tengah melaut untuk mencari ikan. Namun kondisi cuaca yang tiba-tiba memburuk membuat kapal tidak mampu bertahan dan akhirnya karam.

Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, mulai dari Basarnas, Polresta Bengkulu, TNI, BPBD Kota Bengkulu, hingga masyarakat setempat.

Berbagai peralatan SAR turut dikerahkan, termasuk peralatan SAR air, peralatan medis, LCR (Landing Craft Rubber), serta kendaraan operasional seperti double cabin dan truk personel.

Mega menjelaskan, kondisi cuaca saat ini masih menjadi tantangan dalam proses pencarian.

Baca Juga :  Teuku Zulkarnain Pastikan, Jalan Rusak Pulau Baai Dipastikan Dibangun Tahun Ini

“Kami tetap berupaya maksimal melakukan pencarian, meskipun kondisi cuaca masih hujan,” katanya.

Untuk diketahui kedua korban diketahui bernama Beri dan Ujang Sidik, keduanya berusia 62 tahun. Dalam peristiwa nahas ini, Beri berhasil menyelamatkan diri dengan berenang menuju tepian pantai. Namun rekannya Ujang Sidik, hingga berita ini dirilis masih dinyatakan hilang.

Hingga berita ini diturunkan, satu korban masih dalam status dalam pencarian (DP), sementara korban selamat telah berhasil dievakuasi.

Basarnas mengimbau para nelayan agar lebih waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem yang dapat terjadi secara tiba-tiba.

Berita Terkait

Lebong Tanggap Darurat! Banjir Terjang 6 Desa, Ribuan Warga Terdampak dan Kerugian Capai Miliaran
Siaga! BMKG Prediksi Dua Hari  ke Depan Hujan Lebat Malam Hari di Bengkulu
Polisi Geledah RSJ Soeprapto dan BKAD, Polisi Kenakan Rompi Tipidkor
Polres Benteng Ungkap Penimbunan Solar Subsidi, Pelaku Diamankan Bersama 679 Liter BBM
Mahasiswa Bengkulu Menolak Keras: “Orde Baru Jilid II” Desak DPRD Tindaklanjuti 13 Tuntutan 
BPBD Bengkulu Dirikan Dapur Umum di 3 Titik, Fokus Bantu Korban Banjir
Diguyur Hujan Lebat dan Angin Kencang, Sungai Meluap Picu 5 Kecamatan di Lebong Banjir
Puting Beliung Hantam Rejang Lebong, 30 Rumah Warga Rusak dalam Hitungan Menit
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 16:00 WIB

Lebong Tanggap Darurat! Banjir Terjang 6 Desa, Ribuan Warga Terdampak dan Kerugian Capai Miliaran

Selasa, 7 April 2026 - 15:34 WIB

Siaga! BMKG Prediksi Dua Hari  ke Depan Hujan Lebat Malam Hari di Bengkulu

Selasa, 7 April 2026 - 12:21 WIB

Polisi Geledah RSJ Soeprapto dan BKAD, Polisi Kenakan Rompi Tipidkor

Senin, 6 April 2026 - 19:59 WIB

Polres Benteng Ungkap Penimbunan Solar Subsidi, Pelaku Diamankan Bersama 679 Liter BBM

Senin, 6 April 2026 - 19:30 WIB

Mahasiswa Bengkulu Menolak Keras: “Orde Baru Jilid II” Desak DPRD Tindaklanjuti 13 Tuntutan 

Berita Terbaru