Ini Asal Sekolah Enam Pelajar Bengkulu, Ikut Seleksi Paskibraka Nasional

- Jurnalis

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BENGKULUBAROMETER – Enam pelajar tingkat SMA dari Kota Bengkulu dan Kabupaten Bengkulu Utara berhasil menembus seleksi tingkat provinsi dan kini masuk dalam daftar calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional Tahun 2026 yang diusulkan oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu.

Mereka merupakan siswa-siswi terbaik yang berasal dari empat sekolah berbeda, yakni SMA Negeri 1 Kota Bengkulu, SMA Negeri 2 Kota Bengkulu, SMA Negeri 7 Kota Bengkulu, dan SMA Negeri 1 Bengkulu Utara serta SMA Negeri 7 Bengkulu Utara.

Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Bengkulu, Mif Tarul Ilmi, mengatakan keenam pelajar tersebut berhasil lolos setelah melalui tahapan seleksi berjenjang mulai dari tingkat kabupaten/kota hingga provinsi.

“Dari seluruh peserta yang mengikuti seleksi tingkat provinsi, akhirnya terpilih tiga pasang calon yang kami usulkan untuk mengikuti tahapan seleksi nasional,” kata Mif, Kamis (4/6/2026).

Baca Juga :  Harga Cabai dan Bawang Melonjak Jelang Ramadan, Satgas Pangan Pastikan Stok Aman

Untuk kategori putra, peserta yang diusulkan yakni Bramantyo Bagusi Purwanto dari SMA Negeri 1 Kota Bengkulu, M. Aryo Wira Zandhyka dari SMA Negeri 7 Kota Bengkulu, serta Prayogi Alvian Yudhistira dari SMA Negeri 7 Bengkulu Utara.

Sementara untuk kategori putri, terdapat Alya Mukhabita Putri Inggri dari SMA Negeri 1 Kota Bengkulu, Made Kirana Rosarina Ayu Christy dari SMA Negeri 1 Bengkulu Utara, dan Nadine Permata Vanza dari SMA Negeri 2 Kota Bengkulu.

Mif menegaskan proses seleksi dilakukan secara profesional dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, tenaga kesehatan hingga tim independen. Penilaian tidak hanya mencakup kemampuan baris-berbaris, tetapi juga aspek kesehatan, kepribadian, pengetahuan, dan postur tubuh peserta.

Baca Juga :  Senator Destita Tinjau Asrama Haji Bengkulu, Pastikan Layanan Jemaah Berjalan Lancar

Saat ini seluruh berkas dan hasil Medical Check Up (MCU) peserta telah dikirim ke pemerintah pusat. Pemerintah Provinsi Bengkulu masih menunggu jadwal lanjutan dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) terkait tahapan seleksi berikutnya.

“Kami berharap seluruh peserta tetap menjaga kesehatan dan terus berlatih sehingga siap apabila mendapatkan panggilan untuk mengikuti tahapan seleksi nasional,” tutupnya.

Keberhasilan enam pelajar tersebut menjadi kebanggaan bagi sekolah dan daerah masing-masing, sekaligus membuka peluang bagi Bengkulu untuk kembali mengirimkan wakil terbaiknya pada Paskibraka Nasional 2026.

Berita Terkait

Berkas Perkara Investasi Bodong Yeyen Alias Cek Oboy Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan
Hujan Lebat Rendam Permukiman dan SDN 32 Kota Bengkulu, Warga Keluhkan Drainase Tersumbat
HIPKA Bengkulu Dorong Lahirnya Pengusaha Muda, Perkuat Kolaborasi Untuk Kemajuan Bengkulu 
Majalah Barometer Resmi Terbit, Hadirkan Semangat Baru Jurnalisme Berkualitas
Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah. HIPKA Gelar Forum Bisnis dan Pelantikan Pengurus Baru
Bengkulu Kejar Lonjakan Produksi Beras, 8.214 Hektar Sawah Masuk Program Pertanian Modern
Pemkot, Polda dan REI Gotong Royong Bangun Rumah Guru Ngaji Korban Kebakaran
Destita Khairilisani: Sekolah Rakyat Kaur Wujud Pemerataan Pendidikan dan Pembentukan Karakter
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Berkas Perkara Investasi Bodong Yeyen Alias Cek Oboy Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:24 WIB

Hujan Lebat Rendam Permukiman dan SDN 32 Kota Bengkulu, Warga Keluhkan Drainase Tersumbat

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:59 WIB

HIPKA Bengkulu Dorong Lahirnya Pengusaha Muda, Perkuat Kolaborasi Untuk Kemajuan Bengkulu 

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:56 WIB

Majalah Barometer Resmi Terbit, Hadirkan Semangat Baru Jurnalisme Berkualitas

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:09 WIB

Bengkulu Kejar Lonjakan Produksi Beras, 8.214 Hektar Sawah Masuk Program Pertanian Modern

Berita Terbaru