Minyak Goreng “Merah Putih” Segera Hadir di Bengkulu, Pemprov Cek Produksi dan Distribusi

- Jurnalis

Sabtu, 11 April 2026 - 15:20 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPAIKAN: Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Bengkulu, Eddyson, mengatakan bahwa proses minyak Goreng  "Merah Putih" masih berada pada tahap awal, yakni peninjauan langsung ke pihak pengelola pabrik. (Jumat-10-04-2026)-- FOTO: Handi//MBG

SAMPAIKAN: Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Bengkulu, Eddyson, mengatakan bahwa proses minyak Goreng "Merah Putih" masih berada pada tahap awal, yakni peninjauan langsung ke pihak pengelola pabrik. (Jumat-10-04-2026)-- FOTO: Handi//MBG

BENGKULUBAROMETER – Pemerintah Provinsi Bengkulu mulai mempersiapkan peluncuran minyak goreng merek “Merah Putih”. Saat ini, fokus utama pemerintah adalah memastikan kesiapan produksi dan sistem distribusi sebelum produk tersebut benar-benar dijual ke masyarakat.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Bengkulu, Eddyson, mengatakan bahwa proses masih berada pada tahap awal, yakni peninjauan langsung ke pihak pengelola pabrik. Pemerintah ingin memastikan semua berjalan sesuai rencana, terutama dari sisi produksi dan distribusi.

“Sekarang masih tahap peninjauan. Kita ingin memastikan kesiapan pengelola, baik dari produksi maupun distribusi,” ujar Eddyson, Jumat  10 April 2026

Meski persiapan terus berjalan, pemerintah belum menetapkan harga resmi untuk minyak goreng “Merah Putih”. Namun, skema distribusi sudah mulai disiapkan dengan melibatkan jaringan Koperasi Merah Putih sebagai jalur utama penyaluran ke masyarakat.

Baca Juga :  Hakim Tak Masukkan Kerugian Lingkungan Rp89 Miliar dalam Perkara Tipikor, Bebby Hussy Divonis 4 Tahun 7 Bulan

“Harga memang belum ditentukan. Tapi nanti produk ini akan menjadi salah satu pasokan utama di koperasi,” jelasnya.

Menurut Eddyson, keterlibatan koperasi dalam distribusi ini bukan tanpa alasan. Pemerintah ingin memperkuat peran koperasi dalam memenuhi kebutuhan pokok masyarakat, khususnya minyak goreng, sekaligus mendorong perputaran ekonomi di tingkat lokal.

Perkembangan jaringan Koperasi Merah Putih sendiri dinilai cukup cepat. Dari target yang ditetapkan, hampir 40 gerai koperasi saat ini sudah mendekati tahap operasional.

“Sekitar 40 gerai sudah hampir siap, bahkan sebagian besar sudah mendekati 100 persen. Minyak goreng ini nantinya akan masuk ke sistem distribusi koperasi tersebut,” terang Eddyson.

Baca Juga :  Rapor Hijau Kejati Bengkulu 2025: Selamatkan Rp1,4 Triliun, 49 Tersangka Korupsi Dijerat

Pada tahap awal, distribusi minyak goreng “Merah Putih” akan difokuskan melalui gerai koperasi. Langkah ini diambil agar penyaluran lebih terkontrol dan tepat sasaran.

Meski demikian, pemerintah tidak menutup kemungkinan untuk memperluas distribusi ke pasar tradisional. Namun, hal tersebut akan dilakukan setelah sistem distribusi melalui koperasi berjalan stabil.

“Untuk sementara kita fokuskan dulu ke gerai Koperasi Merah Putih. Setelah itu baru kita pertimbangkan distribusi yang lebih luas,” tambahnya.

Melalui langkah ini, Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap kehadiran minyak goreng “Merah Putih” bisa membantu menjaga ketersediaan pasokan di pasaran serta menekan gejolak harga.

Penulis : Handi Pratama

Editor : Windi Junius

Berita Terkait

Dapat Bantuan Combine Harvester, Biaya Panen Padi di Mukomuko Berpeluang Turun Rp2,3 Juta per Hektare
Pajak Pembalut Perempuan Masuk dalam Tuntutan Demo Mahasiswa di DPRD Bengkulu
Pemkot Bengkulu Tak Perpanjang Kontrak 6 PPPK Paruh Waktu
MA Batalkan Vonis 2,5 Tahun, Ahmad Kanedi Bebas dari Dakwaan Korupsi Mega Mall Bengkulu
KSOP Pulau Baai Diduga Tak Jalankan Kewajiban Pandu-Tunda, Kerugian Negara Ditaksir Rp10,5 Miliar
Perkuat Perlindungan Anak, Pemkot Bengkulu Jalin Kerja Sama dengan Polresta
Jalan di Kaur Tempat Bumil Ditandu Saat Keguguran Akhirnya Diaspal
Masih Banyak Pekerja Belum Terlindungi, BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu Dorong Perluasan Peserta
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 17:43 WIB

Dapat Bantuan Combine Harvester, Biaya Panen Padi di Mukomuko Berpeluang Turun Rp2,3 Juta per Hektare

Rabu, 4 November 2026 - 16:35 WIB

Pajak Pembalut Perempuan Masuk dalam Tuntutan Demo Mahasiswa di DPRD Bengkulu

Rabu, 4 November 2026 - 13:13 WIB

Pemkot Bengkulu Tak Perpanjang Kontrak 6 PPPK Paruh Waktu

Selasa, 3 November 2026 - 22:39 WIB

MA Batalkan Vonis 2,5 Tahun, Ahmad Kanedi Bebas dari Dakwaan Korupsi Mega Mall Bengkulu

Selasa, 3 November 2026 - 17:28 WIB

Perkuat Perlindungan Anak, Pemkot Bengkulu Jalin Kerja Sama dengan Polresta

Berita Terbaru

Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu tidak memperpanjang kontrak enam Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu.

Bengkulu

Pemkot Bengkulu Tak Perpanjang Kontrak 6 PPPK Paruh Waktu

Rabu, 4 Nov 2026 - 13:13 WIB