Pemprov Bengkulu Tekankan Disiplin SOP dalam Peringatan Bulan K3 Nasional 2026

- Jurnalis

Selasa, 27 Januari 2026 - 11:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BENGKULUNAROMETER – Peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2026 di Provinsi Bengkulu menjadi pengingat pentingnya disiplin menjalankan standar operasional prosedur (SOP) di setiap tempat kerja. Upacara peringatan yang digelar di halaman Kantor Pelindo Bengkulu, Selasa (27/1/2026), diikuti ratusan pekerja dari berbagai sektor usaha.

Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, yang bertindak sebagai inspektur upacara, menegaskan bahwa SOP merupakan benteng utama dalam mencegah kecelakaan kerja.

“Bulan K3 Nasional 2026 mengajak kita semua membangun komitmen terhadap keselamatan. Salah satu kuncinya adalah menjalankan SOP dengan disiplin. Dengan begitu, pekerja akan terlindungi dari berbagai risiko kerja,” ujar Herwan.

Menurut Herwan, masih banyak kecelakaan kerja yang terjadi akibat kelalaian manusia dan pengabaian prosedur. Karena itu, ia meminta perusahaan tidak hanya menyediakan aturan tertulis, tetapi juga memastikan seluruh pekerja memahami dan menerapkannya dalam aktivitas sehari-hari.

“Tahun ini harapan kita, para pekerja benar-benar menjadikan SOP sebagai pedoman utama dalam bekerja, bukan sekadar formalitas,” katanya.

Baca Juga :  Edwar Samsi: Pilkada Lewat DPRD Pangkas Hak Rakyat, PDI Perjuangan Bengkulu Menolak Keras

Kegiatan peringatan Bulan K3 Nasional tersebut juga dihadiri pimpinan perusahaan, unsur pemerintah daerah, serta perwakilan pekerja. Momentum ini dimanfaatkan sebagai sarana evaluasi dan refleksi terhadap praktik keselamatan kerja yang telah berjalan selama ini.

General Manager Pelindo Regional 2 Bengkulu, Dimas Rizky Kusumayadi, menegaskan bahwa sektor pelabuhan memiliki tingkat risiko kerja yang cukup tinggi, sehingga disiplin SOP tidak bisa ditawar.

“Pelabuhan adalah area kerja dengan banyak aktivitas berat dan peralatan besar. Karena itu, keselamatan menjadi prioritas utama. Tidak ada pekerjaan yang boleh dilakukan dengan mengabaikan prosedur,” ujar Dimas.

Ia menyampaikan bahwa Pelindo terus memperkuat sistem keselamatan melalui pelatihan rutin, simulasi keadaan darurat, serta pengawasan langsung di lapangan. Namun, menurutnya, semua itu tidak akan berhasil tanpa kesadaran pekerja.

“Peralatan boleh lengkap, aturan boleh ada, tapi yang paling menentukan adalah perilaku kita sendiri. Keselamatan dimulai dari diri masing-masing,” katanya.

Baca Juga :  Batu Bara dari Luar Provinsi Picu Polemik PLTU Teluk Sepang, DPRD Bengkulu Soroti Kerusakan Jalan

Dimas juga mengingatkan para pekerja agar tidak ragu menghentikan pekerjaan jika menemukan kondisi yang berpotensi membahayakan.

“Lebih baik menunda pekerjaan sebentar daripada mempertaruhkan nyawa. Kita ingin semua pekerja pulang ke rumah dalam keadaan sehat dan selamat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Bengkulu, Syarifudin, menambahkan bahwa pemerintah daerah terus mendorong perusahaan untuk mematuhi regulasi ketenagakerjaan, khususnya terkait keselamatan dan kesehatan kerja.

Ia juga mengajak perusahaan dan pekerja untuk mengimbanginya dengan kepedulian sosial. Menurutnya, lingkungan kerja yang sehat tidak hanya dibangun dari aturan, tetapi juga dari sikap saling peduli.

“Perusahaan diimbau untuk membantu masyarakat melalui program gubernur. Pekerja akan lebih tenang jika banyak bersedekah, dan perusahaan juga perlu rutin melakukan kegiatan bakti sosial,” ucap Syarifudin.

Peringatan Bulan K3 Nasional 2026 ini diharapkan tidak berhenti pada seremoni. Pemerintah Provinsi Bengkulu menargetkan terciptanya perubahan nyata di lapangan, terutama dalam menurunkan angka kecelakaan kerja.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Berkas Perkara Investasi Bodong Yeyen Alias Cek Oboy Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan
Hujan Lebat Rendam Permukiman dan SDN 32 Kota Bengkulu, Warga Keluhkan Drainase Tersumbat
HIPKA Bengkulu Dorong Lahirnya Pengusaha Muda, Perkuat Kolaborasi Untuk Kemajuan Bengkulu 
Majalah Barometer Resmi Terbit, Hadirkan Semangat Baru Jurnalisme Berkualitas
Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah. HIPKA Gelar Forum Bisnis dan Pelantikan Pengurus Baru
Bengkulu Kejar Lonjakan Produksi Beras, 8.214 Hektar Sawah Masuk Program Pertanian Modern
Pemkot, Polda dan REI Gotong Royong Bangun Rumah Guru Ngaji Korban Kebakaran
Destita Khairilisani: Sekolah Rakyat Kaur Wujud Pemerataan Pendidikan dan Pembentukan Karakter
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Berkas Perkara Investasi Bodong Yeyen Alias Cek Oboy Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:24 WIB

Hujan Lebat Rendam Permukiman dan SDN 32 Kota Bengkulu, Warga Keluhkan Drainase Tersumbat

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:59 WIB

HIPKA Bengkulu Dorong Lahirnya Pengusaha Muda, Perkuat Kolaborasi Untuk Kemajuan Bengkulu 

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:56 WIB

Majalah Barometer Resmi Terbit, Hadirkan Semangat Baru Jurnalisme Berkualitas

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:09 WIB

Bengkulu Kejar Lonjakan Produksi Beras, 8.214 Hektar Sawah Masuk Program Pertanian Modern

Berita Terbaru