PH Erina Okriani Minta Majelis Hakim Tahan dan Tuntut 4 Komisioner KPU BS

- Jurnalis

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:13 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BENGKULUBAROMETER – Majelis Hakim Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Bengkulu, diminta untuk menahan empat Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bengkulu Selatan (BS).

Pasalnya keempat komisioner KPU Bengkulu Selatan yakni Gusman Heriyadi, Aspriantoni, Mafahir dan Wiwin Hendri diduga telah memberikan keterangan palsu saat bersaksi dalam persidangan dugaan korupsi penyalahgunaan dana hibah Pilkada 2024.

Penasehat Hukum (PH) Erina Oktriani mengatakan, seiring dengan permintaan itu, pihaknya telah melayangkan surat kepada Majelis Hakim yang menangani perkara No 50/Pid/Sus-TPK/2026/PN. Bgl pada Pengadilan Tipikor Bengkulu.

“Surat yang kami layangkan dengan perihal permohonan memerintahkan untuk saksi perkara a quo ditahan, dan dituntut dengan dakwaan sumpah palsu,” ungkap Aan, Kamis 25 Juni 2026.

Menurut Aan, keempat komisioner KPU Bengkulu Selatan tersebut diduga menyampaikan keterangan palsu, dalam persidangan pada tanggal 17 Juni 2026 lalu.

Baca Juga :  Kejati Bengkulu Diminta Jerat Pimpinan DPRD dalam Kasus Korupsi Perjalanan Dinas

“Permintaan kami ini tentunya berlandaskan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang tertuang dalam Pasal 224 Ayat (1) dan (2),” kata Aan.

Dilanjutkan Aan, dalam persidangan pada tanggal 17 Juni 2026 lalu, pihaknya menilai jika majelis hakim sudah memperingatkan dengan sungguh-sungguh atas keterangan keempat komisioner tersebut saat bersaksi.

“Tapi fakta dalam persidangan, para saksi tetap bertahan pada keterangannya,” ujar Aan.

Aan menyampaikan, dugaan keterangan palsu yang disampaikan keempat komisioner itu, yakni terkait dengan pembelian Handphone Samsung Galaxy Z Fold 5.

“Dimana keempat-empatnya menyatakan telah membayar lunas dengan uang pribadi, dalam pembelian HP Samsung Z Fold 5 tersebut,” terang Aan.

Baca Juga :  Ribuan Penerima BLT Kesra Bengkulu Berpotensi Dicoret, Dinsos Matangkan Verifikasi Tahap II

Bahkan, sambung Aan, mereka dibawah sumpah menjelaskan sudah enam kali melakukan pembayaran dengan cara mentransfer langsung ke Saksi Edo Dosman selaku penyedia dari CV. Cahaya Selatan.

“Faktanya dala persidangan tanggal 18 Juni 2026, Jaksa Penuntut Umum (JPU) memperlihatkan bukti transfer yang secara langsung membuktikan jika keterangan yang disampaikan keempat komsioner saat bersaksi tidak benar,” tegas Aan.

Lebih lanjut Aan mengemukakan, fakta dan bukti ketidakbenaran keterangan keempat komisioner saat bersaksi, jelas terbukti. Karena diantaranya mereka ada yang membayar hanya dua, tiga dan empat kali. Ada juga yang sama sekali tidak membayar.

“Maka dari itu kita minta mejelis hakim dapat memerintahkan keempat komisioner KPU Bengkulu Selatan untuk ditahan dan dituntut dengan dakwaan sumpah palsu,” tandas Aan.

Berita Terkait

Usai Mertua Tewas Ditikam, Rumah Terduga Pelaku Hancur Diamuk Massa
Dapat Bantuan Combine Harvester, Biaya Panen Padi di Mukomuko Berpeluang Turun Rp2,3 Juta per Hektare
Pajak Pembalut Perempuan Masuk dalam Tuntutan Demo Mahasiswa di DPRD Bengkulu
Pemkot Bengkulu Tak Perpanjang Kontrak 6 PPPK Paruh Waktu
MA Batalkan Vonis 2,5 Tahun, Ahmad Kanedi Bebas dari Dakwaan Korupsi Mega Mall Bengkulu
KSOP Pulau Baai Diduga Tak Jalankan Kewajiban Pandu-Tunda, Kerugian Negara Ditaksir Rp10,5 Miliar
Perkuat Perlindungan Anak, Pemkot Bengkulu Jalin Kerja Sama dengan Polresta
Jalan di Kaur Tempat Bumil Ditandu Saat Keguguran Akhirnya Diaspal
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 22:10 WIB

Usai Mertua Tewas Ditikam, Rumah Terduga Pelaku Hancur Diamuk Massa

Rabu, 4 November 2026 - 17:43 WIB

Dapat Bantuan Combine Harvester, Biaya Panen Padi di Mukomuko Berpeluang Turun Rp2,3 Juta per Hektare

Rabu, 4 November 2026 - 16:35 WIB

Pajak Pembalut Perempuan Masuk dalam Tuntutan Demo Mahasiswa di DPRD Bengkulu

Rabu, 4 November 2026 - 13:13 WIB

Pemkot Bengkulu Tak Perpanjang Kontrak 6 PPPK Paruh Waktu

Selasa, 3 November 2026 - 22:39 WIB

MA Batalkan Vonis 2,5 Tahun, Ahmad Kanedi Bebas dari Dakwaan Korupsi Mega Mall Bengkulu

Berita Terbaru

Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu tidak memperpanjang kontrak enam Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu.

Bengkulu

Pemkot Bengkulu Tak Perpanjang Kontrak 6 PPPK Paruh Waktu

Rabu, 4 Nov 2026 - 13:13 WIB