Tenaga Surya dari HPMPI Jadi Cahaya Harapan Warga Terdampak Bencana Aceh

- Jurnalis

Sabtu, 17 Januari 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BENGKULUBAROMETER – Bantuan alat penerangan tenaga surya atau solar cell yang disalurkan Himpunan Pertashop Merah Putih Indonesia (HPMPI) menjadi secercah harapan baru bagi warga korban bencana alam di Provinsi Aceh. Di tengah keterbatasan listrik dan rusaknya infrastruktur, bantuan ini membawa kembali cahaya bagi masyarakat di Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah.

Ketua Umum HPMPI, Steven, mengatakan bantuan tersebut disalurkan sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap warga yang masih berjuang bangkit pascabencana. Meski status daerah telah beralih dari darurat menuju pemulihan, kondisi di lapangan menunjukkan bahwa banyak masyarakat masih hidup dalam keterbatasan, terutama akses listrik.

“Perjalanan kami menuju lokasi terdampak sangat panjang dan melelahkan. Dari Bengkulu kami berangkat, singgah di Medan untuk mengambil tambahan solar cell, lalu melanjutkan perjalanan darat selama belasan jam menuju Bener Meriah,” ujar Steven, Sabtu (17/1/2026).

Baca Juga :  Musancab Serentak, PDI Perjuangan Bengkulu Perkuat Mesin Partai Hadapi Pemilu 2029

Menurutnya, perjalanan dari Medan ke ibu kota Kabupaten Bener Meriah memakan waktu hingga 14 jam. Namun tantangan belum selesai. Tim HPMPI masih harus melanjutkan perjalanan sekitar empat jam lagi untuk mencapai titik penyaluran bantuan di wilayah pedalaman yang terdampak cukup parah.

Sepanjang perjalanan, tim menyaksikan langsung sisa-sisa bencana. Rumah warga terlihat rusak, fasilitas umum belum sepenuhnya pulih, dan sebagian wilayah masih gelap gulita saat malam hari. Kondisi inilah yang mendorong HPMPI memilih solar cell sebagai bantuan utama.

“Listrik masih menjadi persoalan besar. Tanpa penerangan, aktivitas warga sangat terbatas, terutama di malam hari. Anak-anak kesulitan belajar, dan warga merasa tidak aman,” jelas Steven.

Baca Juga :  Mian Usulkan Hibah 100 Hektare Lahan PTPN I untuk Pembangunan Pangkalan Udara TNI AU di Bengkulu

Sebanyak 250 unit solar cell disalurkan kepada masyarakat. Bantuan ini tidak hanya diberikan begitu saja. Tim HPMPI juga melakukan edukasi langsung tentang cara penggunaan dan perawatan alat agar dapat digunakan dalam jangka panjang.

Steven menegaskan, pendekatan edukatif menjadi bagian penting dari misi kemanusiaan HPMPI. Masyarakat diajak memahami bagaimana memaksimalkan energi surya sebagai sumber penerangan mandiri yang ramah lingkungan.

“Bagi kami, bantuan bukan sekadar menyerahkan barang. Kami ingin masyarakat benar-benar bisa memanfaatkan dan merawatnya, sehingga manfaatnya berkelanjutan,” katanya.

Warga penerima bantuan menyambut antusias kehadiran solar cell tersebut. Bagi mereka, cahaya lampu di malam hari bukan hanya soal penerangan, tetapi juga simbol harapan untuk kembali menjalani kehidupan dengan lebih baik.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Berkas Perkara Investasi Bodong Yeyen Alias Cek Oboy Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan
Hujan Lebat Rendam Permukiman dan SDN 32 Kota Bengkulu, Warga Keluhkan Drainase Tersumbat
Pelindo Bengkulu Catat Pertumbuhan Arus Barang 35,6 Persen, Perkuat Peran Pelabuhan sebagai Penggerak Ekonomi Daerah
HIPKA Bengkulu Dorong Lahirnya Pengusaha Muda, Perkuat Kolaborasi Untuk Kemajuan Bengkulu 
Majalah Barometer Resmi Terbit, Hadirkan Semangat Baru Jurnalisme Berkualitas
Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah. HIPKA Gelar Forum Bisnis dan Pelantikan Pengurus Baru
Humas Polri Dorong Transparansi Informasi, Polda Bengkulu Perkuat Kepercayaan Publik di Era Digital
Bengkulu Kejar Lonjakan Produksi Beras, 8.214 Hektar Sawah Masuk Program Pertanian Modern
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Berkas Perkara Investasi Bodong Yeyen Alias Cek Oboy Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:24 WIB

Hujan Lebat Rendam Permukiman dan SDN 32 Kota Bengkulu, Warga Keluhkan Drainase Tersumbat

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:36 WIB

Pelindo Bengkulu Catat Pertumbuhan Arus Barang 35,6 Persen, Perkuat Peran Pelabuhan sebagai Penggerak Ekonomi Daerah

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:59 WIB

HIPKA Bengkulu Dorong Lahirnya Pengusaha Muda, Perkuat Kolaborasi Untuk Kemajuan Bengkulu 

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:56 WIB

Majalah Barometer Resmi Terbit, Hadirkan Semangat Baru Jurnalisme Berkualitas

Berita Terbaru