Tawa Anak Papua Pecah Saat Satgas Damai Cartenz Datangi Panti Asuhan, Hadirkan Harapan dan Kebahagiaan di Keerom

- Jurnalis

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BENGKULUBAROMETER – Suara tawa dan senyum bahagia anak-anak Papua mewarnai kunjungan personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 ke dua panti asuhan di Kabupaten Keerom, Papua, Rabu (3/6/2026). Kehadiran aparat kali ini bukan dalam rangka pengamanan, melainkan membawa pesan kemanusiaan, kepedulian, dan kasih sayang bagi generasi muda Papua.

Kegiatan bakti sosial tersebut dilaksanakan di Panti Asuhan Muhammadiyah Arso X dan Panti Asuhan Shalom Arso VIII. Selain menyerahkan bantuan sosial, personel Satgas juga meluangkan waktu untuk berinteraksi dan bermain bersama anak-anak penghuni panti.

Suasana hangat langsung terasa sejak para personel tiba di lokasi. Anak-anak menyambut dengan antusias dan penuh keceriaan. Di Panti Asuhan Shalom Arso VIII, berbagai permainan sederhana digelar bersama, menciptakan suasana akrab yang dipenuhi gelak tawa.

Anak-anak yang berasal dari berbagai wilayah di Papua, seperti Korowai, perbatasan Keerom, hingga Pegunungan Bintang, tampak bersemangat memperkenalkan diri dan berbagi cerita mengenai cita-cita mereka di masa depan.

Momen kebersamaan itu menghadirkan pemandangan yang berbeda. Tidak terlihat jarak antara aparat dan masyarakat. Yang tampak hanyalah kehangatan, perhatian, dan kebersamaan yang terjalin antara personel Satgas dengan anak-anak Papua.

Baca Juga :  Dorong Persatuan Bangsa, PWI Pusat Bahas Peran Wartawan dalam Bela Negara dengan Penasihat Khusus Presiden

Selain membangun kedekatan emosional, Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 juga menyerahkan bantuan sosial kepada pengelola kedua panti asuhan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari anak-anak yang berada dalam pembinaan panti.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, mengatakan bahwa kegiatan sosial seperti ini merupakan bagian dari komitmen Satgas untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat Papua.

Menurutnya, anak-anak Papua merupakan generasi penerus yang harus mendapatkan perhatian dan dukungan dari semua pihak agar dapat tumbuh menjadi sumber daya manusia yang berkualitas.

“Anak-anak Papua adalah masa depan bangsa yang harus kita jaga dan dukung bersama. Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa kehadiran negara tidak hanya melalui pengamanan, tetapi juga lewat perhatian, kepedulian, dan kasih sayang kepada masyarakat,” ujar Irjen Pol. Faizal Ramadhani.

Ia menjelaskan bahwa menciptakan Papua yang aman dan damai tidak hanya dilakukan melalui penegakan hukum, tetapi juga dengan membangun hubungan kemanusiaan yang kuat serta memberikan harapan kepada generasi muda.

Baca Juga :  Modus Haji Ilegal Terbongkar, Satgas Haji Polri Ungkap 320 Korban Dengan Kerugian Capai Rp10 Miliar

Hal senada disampaikan Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga. Menurutnya, pendekatan humanis akan terus menjadi bagian penting dalam pelaksanaan Operasi Damai Cartenz di berbagai wilayah Papua.

“Melihat senyum dan kebahagiaan anak-anak menjadi energi positif bagi kami. Kami berharap kehadiran personel di tengah masyarakat dapat memberikan motivasi kepada anak-anak Papua untuk terus belajar, berkembang, dan meraih cita-cita mereka,” kata Adarma Sinaga.

Ia menambahkan, hubungan yang baik antara aparat dan masyarakat menjadi salah satu fondasi penting dalam menciptakan situasi yang aman, damai, dan harmonis di Papua.

Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan tersebut menjadi bukti bahwa kepedulian dan sentuhan kemanusiaan memiliki dampak besar bagi masyarakat. Di tengah berbagai tantangan yang masih dihadapi Papua, senyum dan semangat anak-anak menjadi simbol harapan akan masa depan yang lebih baik.

Melalui kegiatan bakti sosial ini, Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 kembali menegaskan bahwa menjaga Papua bukan hanya tentang menciptakan keamanan, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan, perhatian, dan harapan bagi generasi penerus Bumi Cenderawasih.

Berita Terkait

Punya 6.500 Outlet, HPMPI Minta Pertashop Diizinkan Jual BBM Subsidi
Pemprov Bengkulu Dalami Dugaan Perilaku Vidio ‘Segar Sayang’ Oknum Pejabat, Tim Periksa Saksi
Pemprov Bengkulu Usulkan Perluasan Listrik Desa, Bidik 36 Titik
Undian Nasional Tabungan Simpeda 2026 di Bengkulu Sukses Digelar, Ini Pemenangnya
Destita Khairilisani: Kemerdekaan Harus Hadir dalam Kesejahteraan Masyarakat Bengkulu
Sehari KPK Geledah 3 Rumah di Kota Bengkulu, Dimulai Siang hingga Malam
Undian Simpeda Jadi Etalase Bengkulu, Bank Bengkulu Libatkan UMKM dan Promosikan Budaya Daerah
Rekam Jejak Kajati Bengkulu Anton Delianto
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 18:33 WIB

Punya 6.500 Outlet, HPMPI Minta Pertashop Diizinkan Jual BBM Subsidi

Selasa, 1 September 2026 - 16:03 WIB

Pemprov Bengkulu Dalami Dugaan Perilaku Vidio ‘Segar Sayang’ Oknum Pejabat, Tim Periksa Saksi

Selasa, 1 September 2026 - 15:44 WIB

Pemprov Bengkulu Usulkan Perluasan Listrik Desa, Bidik 36 Titik

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:39 WIB

Undian Nasional Tabungan Simpeda 2026 di Bengkulu Sukses Digelar, Ini Pemenangnya

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:17 WIB

Destita Khairilisani: Kemerdekaan Harus Hadir dalam Kesejahteraan Masyarakat Bengkulu

Berita Terbaru