Fokus Jalan Antar Kabupaten, Pemprov Bengkulu Mulai Benahi Drainase Rawa Makmur 2026

- Jurnalis

Minggu, 4 Januari 2026 - 18:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BENGKULUBAROMETER – Pemerintah Provinsi Bengkulu menegaskan komitmennya memperbaiki infrastruktur dasar secara bertahap dan terukur. Setelah beberapa tahun terakhir memprioritaskan pembangunan jalan antar kabupaten, pada 2026 pemerintah mulai mengarahkan perhatian pada kawasan rawan genangan, salah satunya Rawa Makmur.

Gubernur Bengkulu Helmi Hasan mengatakan, fokus pembangunan tidak bisa hanya terpaku pada jalan besar penghubung wilayah. Kawasan permukiman yang selama ini terdampak banjir juga harus mendapatkan perhatian serius agar kualitas hidup masyarakat meningkat.

“Kita memang fokus pembangunan jalan di kabupaten-kabupaten. Tapi tahun 2026 ini, drainase akan kita bagusi dan jalan akan kita tingkatkan di Rawa Makmur,” ujar Helmi Hasan.

Baca Juga :  Destita Serap Aspirasi Kemenhaj Bengkulu, Pastikan Layanan Haji 2026 Kian Optimal

Menurut Helmi, persoalan genangan air di Rawa Makmur bukan sekadar akibat curah hujan tinggi, tetapi juga sistem drainase lama yang tidak lagi mampu menampung debit air. Karena itu, penanganannya harus menyeluruh, bukan tambal sulam.

Pemerintah Provinsi, kata Helmi, telah menginstruksikan perangkat teknis untuk menyusun perencanaan drainase terpadu. Saluran air akan diperlebar, jalur pembuangan ditata ulang, dan konstruksi jalan disesuaikan dengan kondisi tanah rawa.

Langkah ini diharapkan dapat mengurangi banjir yang kerap melumpuhkan aktivitas warga. Selama ini, genangan air tidak hanya merusak jalan lingkungan, tetapi juga menghambat akses ekonomi, pendidikan, dan layanan kesehatan.

Baca Juga :  Bengkulu Catat 12.199 Hewan Kurban, Sapi Masih Mendominasi Iduladha 2026

Helmi menegaskan, pembangunan infrastruktur harus dirasakan langsung oleh masyarakat. Karena itu, proyek drainase dan peningkatan jalan akan dilakukan dengan prinsip manfaat jangka panjang, bukan sekadar mengejar target fisik.

“Kita ingin masyarakat nyaman, tidak was-was setiap hujan turun. Infrastruktur itu harus memberi rasa aman,” kata dia.

Pemprov Bengkulu menargetkan, dengan pembenahan drainase dan peningkatan kualitas jalan di Rawa Makmur, kawasan tersebut dapat keluar dari persoalan banjir tahunan dan menjadi lingkungan permukiman yang lebih layak huni.

Penulis : Windi Junius

Berita Terkait

Berkas Perkara Investasi Bodong Yeyen Alias Cek Oboy Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan
Hujan Lebat Rendam Permukiman dan SDN 32 Kota Bengkulu, Warga Keluhkan Drainase Tersumbat
HIPKA Bengkulu Dorong Lahirnya Pengusaha Muda, Perkuat Kolaborasi Untuk Kemajuan Bengkulu 
Majalah Barometer Resmi Terbit, Hadirkan Semangat Baru Jurnalisme Berkualitas
Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah. HIPKA Gelar Forum Bisnis dan Pelantikan Pengurus Baru
Bengkulu Kejar Lonjakan Produksi Beras, 8.214 Hektar Sawah Masuk Program Pertanian Modern
Pemkot, Polda dan REI Gotong Royong Bangun Rumah Guru Ngaji Korban Kebakaran
Destita Khairilisani: Sekolah Rakyat Kaur Wujud Pemerataan Pendidikan dan Pembentukan Karakter
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Berkas Perkara Investasi Bodong Yeyen Alias Cek Oboy Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:24 WIB

Hujan Lebat Rendam Permukiman dan SDN 32 Kota Bengkulu, Warga Keluhkan Drainase Tersumbat

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:59 WIB

HIPKA Bengkulu Dorong Lahirnya Pengusaha Muda, Perkuat Kolaborasi Untuk Kemajuan Bengkulu 

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:56 WIB

Majalah Barometer Resmi Terbit, Hadirkan Semangat Baru Jurnalisme Berkualitas

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:09 WIB

Bengkulu Kejar Lonjakan Produksi Beras, 8.214 Hektar Sawah Masuk Program Pertanian Modern

Berita Terbaru