BENGKULUBAROMETER – Kejuaraan Menembak Tingkat Provinsi Bengkulu yang digelar Yonif 144/Jaya Yudha di Kabupaten Rejang Lebong tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi momentum membangkitkan minat generasi muda terhadap olahraga prestasi.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 16 hingga 17 Mei 2026 itu menghadirkan berbagai kategori pertandingan, mulai kelas pelajar, umum, hingga eksekutif. Antusiasme peserta terlihat tinggi sejak hari pertama pelaksanaan kejuaraan.
Banyak peserta muda ikut ambil bagian dalam kejuaraan tersebut. Hal itu menjadi sinyal positif bahwa olahraga menembak mulai diminati generasi muda di Provinsi Bengkulu.
Ketua Umum Pengprov Perbakin Bengkulu, Jeffri Subarkah, mengatakan pembinaan atlet muda menjadi salah satu fokus utama dalam pengembangan olahraga menembak di Bengkulu.
Menurutnya, olahraga menembak memiliki peluang besar untuk berkembang jika didukung kompetisi yang rutin dan pembinaan yang serius.
“Kejuaraan ini menjadi motivasi bagi atlet muda agar lebih semangat berlatih dan meningkatkan kemampuan,” ujar Jeffri.
Ia menjelaskan, olahraga menembak membutuhkan latihan yang konsisten karena sangat bergantung pada fokus, ketenangan, dan kedisiplinan.
Karena itu, pembinaan atlet sejak usia muda dinilai sangat penting agar kemampuan atlet dapat berkembang maksimal.
Jeffri juga berharap dari kejuaraan tersebut akan lahir atlet-atlet baru yang mampu bersaing di tingkat nasional.
“Kami ingin olahraga menembak Bengkulu terus berkembang dan memiliki regenerasi atlet yang kuat,” katanya.
Sementara itu, Komandan Yonif 144/Jaya Yudha, Letkol Infanteri Al Muttaqin mengatakan pihaknya sengaja membuka berbagai kategori lomba agar lebih banyak masyarakat dapat ikut berpartisipasi.
Menurutnya, keterlibatan pelajar dan generasi muda sangat penting untuk menciptakan regenerasi atlet menembak di Bengkulu.
“Semoga kegiatan ini mampu melahirkan bibit atlet baru dan meningkatkan semangat olahraga di kalangan generasi muda,” ujar Muttaqin.
Ia menilai olahraga menembak memiliki banyak manfaat positif, seperti melatih konsentrasi, kesabaran, dan pengendalian diri.
Karena itu, olahraga tersebut sangat baik dikenalkan kepada generasi muda sebagai kegiatan positif.
Kejuaraan tersebut juga mendapat sambutan positif dari Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong. Kadispora Rejang Lebong, Rezza Fakhlevie, mengatakan kegiatan olahraga seperti ini sangat penting untuk meningkatkan semangat generasi muda dalam meraih prestasi.
Menurutnya, kompetisi olahraga mampu menjadi sarana pembinaan karakter sekaligus menjauhkan anak muda dari aktivitas negatif.
“Ini kegiatan yang sangat positif karena bisa menjadi ruang pembinaan generasi muda melalui olahraga,” kata Rezza.
Ia berharap ke depan lebih banyak event olahraga prestasi digelar di Rejang Lebong agar potensi atlet muda daerah bisa berkembang.









