Polresta Bengkulu Tetapkan WR 3 Unived Jadi Tersangka Penganiayaan.

- Jurnalis

Minggu, 3 Mei 2026 - 19:09 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BENGKULUBAROMETER – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bengkulu resmi menetapkan Wakil Rektor 3 Universitas Dehasen (Unived) Bengkulu, Yode Arliando sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana penganiayaan.

Penetapan ini tertuang dalam surat pemberitahuan resmi yang dikeluarkan Unit Pidum Satreskrim Polresta Bengkulu tertanggal 30 April 2026.

Dalam surat tersebut, penyidik menyebut bahwa penetapan tersangka dilakukan setelah melalui rangkaian proses penyelidikan dan penyidikan yang merujuk pada laporan polisi sebelumnya. Kasus ini dilaporkan oleh Aldian Firzon dan kini telah masuk dalam tahap pemberitahuan kepada pihak Kejaksaan Negeri Bengkulu.

Kasus penganiayaan ini disangkakan melanggar Pasal 471 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Polisi menegaskan bahwa seluruh proses hukum dilakukan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku.

Penetapan tersangka ini juga diperkuat dengan Surat Ketetapan Nomor S.Tap.Tsk/57/IV/RES.1.6/2026 yang dikeluarkan oleh penyidik pada tanggal yang sama. Selain itu, proses penyidikan telah dimulai sejak pertengahan Maret 2026, ditandai dengan diterbitkannya Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) dan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP).

Baca Juga :  Pemutihan Pajak Kendaraan Kembali Dibuka, Helmi Hasan: Kesempatan Baik bagi Warga Bengkulu

Pihak kepolisian menyatakan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen dalam menegakkan hukum secara profesional dan transparan. Penyidik juga membuka ruang koordinasi dengan pihak terkait, termasuk kejaksaan, guna mempercepat proses penanganan perkara hingga ke tahap selanjutnya.

Kasat Reskrim Polresta Bengkulu, AKP Frengki Sirait. Ia memastikan bahwa proses hukum tetap berjalan guna memberikan kepastian hukum bagi semua pihak.

“Prosesnya tetap lanjut agar adanya kepastian hukum dan saat ini terlapor sudah ditetapkan sebagai tersangka,” ujar AKP Frengki saat dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp, Minggu sore (3/5/2026).

Baca Juga :  Festival Tabut 2026 Resmi Dibuka, Helmi Hasan Ajak Jadikan Budaya Motor Penggerak Ekonomi Bengkulu

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak tersangka terkait penetapan status hukum tersebut. Namun, dengan status tersangka yang telah ditetapkan, kasus ini dipastikan akan berlanjut ke tahap berikutnya dalam proses peradilan.

Langkah Polresta Bengkulu ini menjadi sorotan publik, mengingat profesi tersangka sebagai seorang tenaga pendidik. Masyarakat berharap penegakan hukum dilakukan secara adil tanpa pandang bulu, serta menjadi peringatan bagi siapa pun untuk tidak melakukan tindakan kekerasan.

Kasus ini sekaligus menegaskan bahwa aparat penegak hukum di Bengkulu terus berupaya menjaga ketertiban dan memberikan rasa keadilan bagi masyarakat. Proses hukum selanjutnya akan ditentukan berdasarkan hasil penyidikan lanjutan dan koordinasi dengan pihak kejaksaan.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Usai Mertua Tewas Ditikam, Rumah Terduga Pelaku Hancur Diamuk Massa
Dapat Bantuan Combine Harvester, Biaya Panen Padi di Mukomuko Berpeluang Turun Rp2,3 Juta per Hektare
Pajak Pembalut Perempuan Masuk dalam Tuntutan Demo Mahasiswa di DPRD Bengkulu
Pemkot Bengkulu Tak Perpanjang Kontrak 6 PPPK Paruh Waktu
MA Batalkan Vonis 2,5 Tahun, Ahmad Kanedi Bebas dari Dakwaan Korupsi Mega Mall Bengkulu
KSOP Pulau Baai Diduga Tak Jalankan Kewajiban Pandu-Tunda, Kerugian Negara Ditaksir Rp10,5 Miliar
Perkuat Perlindungan Anak, Pemkot Bengkulu Jalin Kerja Sama dengan Polresta
Jalan di Kaur Tempat Bumil Ditandu Saat Keguguran Akhirnya Diaspal
Berita ini 649 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 22:10 WIB

Usai Mertua Tewas Ditikam, Rumah Terduga Pelaku Hancur Diamuk Massa

Rabu, 4 November 2026 - 17:43 WIB

Dapat Bantuan Combine Harvester, Biaya Panen Padi di Mukomuko Berpeluang Turun Rp2,3 Juta per Hektare

Rabu, 4 November 2026 - 16:35 WIB

Pajak Pembalut Perempuan Masuk dalam Tuntutan Demo Mahasiswa di DPRD Bengkulu

Rabu, 4 November 2026 - 13:13 WIB

Pemkot Bengkulu Tak Perpanjang Kontrak 6 PPPK Paruh Waktu

Selasa, 3 November 2026 - 22:39 WIB

MA Batalkan Vonis 2,5 Tahun, Ahmad Kanedi Bebas dari Dakwaan Korupsi Mega Mall Bengkulu

Berita Terbaru

Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu tidak memperpanjang kontrak enam Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu.

Bengkulu

Pemkot Bengkulu Tak Perpanjang Kontrak 6 PPPK Paruh Waktu

Rabu, 4 Nov 2026 - 13:13 WIB