Polri Targetkan 1.500 Dapur MBG Beroperasi di Seluruh Indonesia Tahun 2026

- Jurnalis

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polri menargetkan pembangunan 1.500 SPPG di seluruh Indonesia pada 2026 untuk mendukung program makan bergizi gratis dan meningkatkan kesehatan masyarakat.

Polri menargetkan pembangunan 1.500 SPPG di seluruh Indonesia pada 2026 untuk mendukung program makan bergizi gratis dan meningkatkan kesehatan masyarakat.

BENGKULUBAROMETER – Polri menargetkan pembangunan 1.500 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia pada tahun 2026. Program tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto.

Target itu disampaikan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo saat memberikan laporan di hadapan Presiden Prabowo dalam kegiatan panen raya jagung serentak kuartal II, groundbreaking 10 gudang ketahanan pangan Polri, dan launching operasional 166 SPPG Polri di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

Kapolri menjelaskan, hingga saat ini Polri telah memiliki 1.376 SPPG yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Ribuan dapur tersebut dipersiapkan untuk mendukung pelaksanaan program makan bergizi gratis bagi masyarakat.

“Pada tahun 2026, Polri menargetkan untuk melanjutkan pembangunan hingga mencapai 1.500 SPPG di seluruh Indonesia,” ujar Sigit.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Kirim Sapi Kurban Bobot 1,1 Ton, Masjid Al-Ansor Jadi Penerima

Menurutnya, pembangunan SPPG menjadi bentuk komitmen Polri dalam mendukung program prioritas pemerintah di bidang kesehatan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Kapolri mengatakan, program tersebut bertujuan memperluas jangkauan pelayanan pemenuhan gizi bagi masyarakat sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.

“Sehingga dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Dari total 1.376 SPPG yang dimiliki saat ini, sebanyak 736 dapur sudah beroperasi, 172 dalam tahap persiapan operasional, dan 468 lainnya masih dalam proses pembangunan.

Jika seluruh dapur tersebut sudah beroperasi penuh, Polri memperkirakan program itu mampu memberikan manfaat bagi sekitar 3,44 juta masyarakat di Indonesia.

Selain itu, pembangunan ribuan SPPG juga diproyeksikan dapat menyerap sekitar 68.800 tenaga kerja. Hal tersebut dinilai akan memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat.

Baca Juga :  Prabowo Perkuat Ketahanan Pangan, Cadangan Beras RI Pecah Rekor 5,3 Juta Ton

Kapolri menegaskan, seluruh SPPG Polri juga dipastikan memenuhi standar keamanan dan kelayakan pangan. Menurutnya, kualitas makanan menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan program MBG.

Untuk menjaga standar tersebut, SPPG Polri telah memiliki berbagai sertifikat pendukung keamanan pangan.

“Sertifikat Penjamah Makanan, Sertifikat Laik Higiene Sanitasi, Sertifikat Jaminan Produk Halal, Sertifikat Uji Laboratorium Air, serta menerapkan prinsip food safety secara konsisten,” jelas Sigit.

Ia memastikan, seluruh dapur MBG Polri akan menjalankan prinsip keamanan pangan secara ketat agar makanan yang diberikan benar-benar aman dan sehat untuk masyarakat.

Program pembangunan SPPG mendapat perhatian karena dinilai menjadi salah satu langkah besar pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat Indonesia.

Berita Terkait

Ditanya Soal Study Tour, Kepsek SMKN 1 Bengkulu Jawab “No, No Way”, Dikbud Siapkan Hasil Pemeriksaan
Korem 041/Gamas Edukasi Siswa SD di Kota Bengkulu Lewat Pengenalan Tokoh Pahlawan Nasional
Gaji ASN Dialihkan ke Himbara, Bank Daerah Khawatir Ekonomi Daerah Terdampak
Persoalan SMK 1 Kota Bengkulu, Sekda Provinsi Bengkulu Tegaskan Larangan Study Tour Sekolah Masih Berlaku
Abad Kedua NU: Dari Kekuatan Massa Menuju Kedaulatan Ekonomi
Bank Bengkulu Paparkan Capaian Positif, Dividen dan Kontribusi Pajak Terus Meningkat
Relawan MBG Ditemukan Tewas di Sungai, Polisi Temukan Dugaan Tanda Kekerasan
SMKN 1 Bengkulu Nekat Study Banding, Dikbud Bengkulu Pastikan Sanksi Tegas
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:34 WIB

Ditanya Soal Study Tour, Kepsek SMKN 1 Bengkulu Jawab “No, No Way”, Dikbud Siapkan Hasil Pemeriksaan

Rabu, 16 September 2026 - 13:47 WIB

Korem 041/Gamas Edukasi Siswa SD di Kota Bengkulu Lewat Pengenalan Tokoh Pahlawan Nasional

Selasa, 15 September 2026 - 18:31 WIB

Gaji ASN Dialihkan ke Himbara, Bank Daerah Khawatir Ekonomi Daerah Terdampak

Selasa, 15 September 2026 - 18:18 WIB

Persoalan SMK 1 Kota Bengkulu, Sekda Provinsi Bengkulu Tegaskan Larangan Study Tour Sekolah Masih Berlaku

Senin, 14 September 2026 - 19:46 WIB

Abad Kedua NU: Dari Kekuatan Massa Menuju Kedaulatan Ekonomi

Berita Terbaru

Bengkulu

Abad Kedua NU: Dari Kekuatan Massa Menuju Kedaulatan Ekonomi

Senin, 14 Sep 2026 - 19:46 WIB