BENGKULUBAROMETER – Menjelang penutupan tahun 2025, Polda Bengkulu menggelar Press Release Akhir Tahun di Aula Awaludin Djamil, Mapolda Bengkulu, Selasa 30 Desember 2025. Kegiatan ini menjadi ajang terbuka bagi kepolisian untuk menyampaikan kinerja selama satu tahun penuh kepada publik dan media.
Press release tersebut dipimpin langsung oleh Irjen Pol Mardiyono dan dihadiri jajaran pejabat utama Polda Bengkulu. Hadir pula Wakil Gubernur Bengkulu Mian, unsur Forkopimda, serta pimpinan media dari berbagai platform.
Dalam pemaparannya, Kapolda Bengkulu menyampaikan bahwa sepanjang 2025, Polda Bengkulu dan jajaran Polres/Polresta menangani 5.622 perkara tindak pidana. Dari jumlah tersebut, 3.353 perkara berhasil diselesaikan, sementara sisanya masih dalam proses hukum.
Menurut Kapolda, angka tersebut mencerminkan dinamika keamanan di Bengkulu yang terus bergerak seiring aktivitas masyarakat. Namun ia menegaskan, penyelesaian perkara tetap menjadi prioritas utama demi memberikan rasa keadilan dan kepastian hukum.
“Kami bekerja secara maksimal agar setiap laporan masyarakat ditangani dengan serius. Penyelesaian perkara bukan hanya soal angka, tapi tentang kepercayaan publik terhadap Polri,” ujar Mardiyono.
Ia menjelaskan, mayoritas perkara yang ditangani berkaitan dengan kejahatan konvensional seperti pencurian, penganiayaan, dan penipuan. Selain itu, kejahatan berbasis teknologi juga mulai meningkat seiring perkembangan zaman.
Kapolda menilai, tantangan penegakan hukum ke depan semakin kompleks. Karena itu, Polda Bengkulu terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi, serta pendekatan yang lebih humanis kepada masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda juga menyinggung pentingnya sinergi dengan pemerintah daerah dan unsur Forkopimda. Menurutnya, keamanan dan ketertiban masyarakat tidak bisa dijaga oleh kepolisian sendiri, melainkan membutuhkan dukungan semua pihak.
Wakil Gubernur Bengkulu Mian yang turut hadir menyampaikan apresiasi atas kinerja Polda Bengkulu. Ia menilai kepolisian telah berperan besar dalam menjaga stabilitas daerah sepanjang 2025, termasuk saat momentum politik dan agenda besar masyarakat.
“Pemerintah Provinsi Bengkulu mengapresiasi kerja keras Polda Bengkulu. Stabilitas keamanan adalah fondasi utama pembangunan daerah,” kata Mian.
Di akhir pemaparannya, Kapolda menegaskan komitmen Polda Bengkulu untuk terus berbenah. Tahun 2026 disebut akan menjadi tahun penguatan pelayanan publik, transparansi, dan kehadiran polisi di tengah masyarakat.
Penulis : Windi Junius
Editor : Redaksi









