BENGKULUBAROMETER – Menjelang pergantian tahun 2025 ke 2026, kabar baik datang bagi masyarakat Provinsi Bengkulu. Perum BULOG Kantor Wilayah Bengkulu memastikan ketersediaan beras dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat hingga beberapa bulan ke depan.
Hingga akhir Desember 2025, stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang tersimpan di gudang-gudang BULOG Bengkulu tercatat mencapai 7.442 ton. Jumlah tersebut dinilai lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan penyaluran rutin, termasuk untuk menghadapi potensi lonjakan permintaan pada awal tahun.
Pemimpin Wilayah BULOG Bengkulu, Dody Syahrial, menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir akan ketersediaan beras. Ia menyebut, BULOG telah menyiapkan sistem distribusi yang terpantau ketat agar pasokan tetap lancar hingga ke tingkat pedagang.
“Stok beras aman. Kami pastikan tidak ada kekosongan di pasar. Baik untuk kebutuhan normal maupun cadangan darurat, semuanya tersedia,” ujar Dody.
Selain menjamin ketersediaan stok, BULOG Bengkulu juga fokus menjaga stabilitas harga. Salah satu langkah utama yang dilakukan adalah menyalurkan beras melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Sepanjang 2025, BULOG Bengkulu telah menyalurkan lebih dari 11.484 ton beras medium ke pasar tradisional dan ritel modern dengan harga terjangkau.
Program ini dinilai efektif menahan laju kenaikan harga beras di tingkat konsumen. Ketika harga mulai bergerak naik, beras SPHP langsung masuk ke pasar sebagai penyeimbang.
Tak hanya itu, BULOG Bengkulu juga aktif berkolaborasi dengan pemerintah daerah melalui Gerakan Pangan Murah (GPM). Bazar pangan digelar di berbagai titik strategis, terutama di wilayah padat penduduk, untuk memastikan masyarakat bisa membeli bahan pokok dengan harga lebih rendah dari pasar.
Dalam rangka Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, BULOG Bengkulu turut mendirikan posko pengendalian harga pangan. Posko ini berfungsi memantau pergerakan harga serta memastikan distribusi berjalan lancar.
BULOG juga telah menuntaskan penyaluran bantuan pangan pemerintah. Tercatat, sebanyak 3.205 ton beras dan 641.184 liter minyak goreng telah disalurkan kepada masyarakat untuk alokasi Oktober–November 2025.
Dody mengimbau masyarakat untuk berbelanja secara bijak dan tidak melakukan pembelian berlebihan. Menurutnya, stabilitas harga akan tetap terjaga selama tidak terjadi panic buying maupun penimbunan.
Selain beras, BULOG Bengkulu memastikan stok gula pasir dan minyak goreng juga dalam kondisi aman untuk mendukung kebutuhan rumah tangga masyarakat memasuki tahun 2026.
Penulis : Windi Junius
Editor : Redaksi









