Awal 2026, Harga Beras di Bengkulu Masih Tinggi, Polisi Turun ke Pasar

- Jurnalis

Senin, 5 Januari 2026 - 21:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga beras di Bengkulu awal 2026 masih di atas HET. Polisi turun ke pasar dan siapkan operasi pasar murah demi menjaga stabilitas harga dan pasokan.

Harga beras di Bengkulu awal 2026 masih di atas HET. Polisi turun ke pasar dan siapkan operasi pasar murah demi menjaga stabilitas harga dan pasokan.

BENGKULUBAROMETER – Memasuki awal tahun 2026, harga beras di Provinsi Bengkulu masih menjadi perhatian serius. Tim Polda Bengkulu melalui Subdit Industri dan Perdagangan (Indagsi) Ditreskrimsus kembali turun langsung ke lapangan untuk memantau harga dan ketersediaan beras di pasar tradisional, grosir, minimarket, hingga gerai ritel modern.

Hasil pemantauan menunjukkan bahwa harga beras, baik jenis medium maupun premium, masih berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah. Di sejumlah pasar tradisional di Kota Bengkulu, harga beras medium dijual di kisaran Rp12.500 hingga Rp14.500 per kilogram. Sementara beras premium bahkan menyentuh angka Rp15.000 hingga Rp16.800 per kilogram.

Padahal, berdasarkan Peraturan Badan Pangan Nasional Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2024, Provinsi Bengkulu masuk dalam Zona 2. Untuk zona ini, HET beras medium ditetapkan sebesar Rp14.000 per kilogram, sedangkan beras premium Rp15.400 per kilogram. Artinya, sebagian besar harga di lapangan masih melampaui batas yang diatur.

Baca Juga :  Pemkot Bengkulu Tertibkan Pasar Panorama, Ratusan ASN Turun Langsung ke Lapangan

Kasubdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Bengkulu, Jery Nainggolan, menjelaskan bahwa kenaikan harga ini bukan semata terjadi di tingkat pedagang kecil. Menurutnya, lonjakan sudah dimulai dari distributor hingga agen besar.

“Di awal tahun ini harga beras di Bengkulu masih di atas HET. Salah satu penyebab utamanya karena sebagian besar pasokan beras berasal dari luar provinsi, terutama dari Lampung. Biaya angkut dan distribusi masih cukup tinggi,” ujarnya, Senin (5/1/2026).

Baca Juga :  Pelindo Bereskan Masalah Alur, Pengguna Jasa Tak Lagi Menunggu Pasang Surut

Meski demikian, Jery menegaskan bahwa kondisi ini belum mengarah pada kelangkaan. Pasokan beras di Bengkulu masih aman dan aktivitas jual beli berjalan normal. Masyarakat masih bisa membeli beras, meskipun dengan harga yang sedikit lebih mahal dibanding ketentuan pemerintah.

Sebagai langkah pengendalian, Polda Bengkulu akan berkoordinasi dengan Perum Bulog untuk menggelar operasi pasar murah. Upaya ini diharapkan mampu menekan harga dan menjaga stabilitas kebutuhan pokok masyarakat.

Pemerintah dan aparat penegak hukum juga mengimbau pelaku usaha agar tidak memanfaatkan kondisi ini untuk mencari keuntungan berlebih. Pengawasan akan terus dilakukan secara berkala agar masyarakat tidak dirugikan.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

BPK Temukan Kelebihan Bayar Rp7,93 Miliar di Dinas PUPR, Jadi Catatan di Balik Raihan WTP 
Bengkulu Pertahankan WTP ke-9 Berturut-turut, Helmi Hasan Pastikan Seluruh Temuan BPK Dituntaskan
Aksi Demo Nasional Ramai, Bengkulu Masih Sepi, Penggiat HAM Soroti Peran Mahasiswa
CV Mandiri Sejahtera Akan Hadirkan Hasil Perhitungan Bersama Latifa di Sidang Perdata
Polda Bengkulu Bongkar Praktik Jual Beli Batu Bara Ilegal, 3 Tersangka Terancam Denda Rp100 Miliar
Laporan Dugaan Izin PT RAA Berproses, Kejati Bengkulu Koordinasi dengan Kejagung dan Satgas PKH
Ustadz Kondang KH ES Mubarok Hadir di HUT Bengkulu Tengah, Masyarakat Diajak Ramaikan Istighotsah Akbar
Festival Tabut 2026 Resmi Dibuka, Helmi Hasan Ajak Jadikan Budaya Motor Penggerak Ekonomi Bengkulu
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:54 WIB

BPK Temukan Kelebihan Bayar Rp7,93 Miliar di Dinas PUPR, Jadi Catatan di Balik Raihan WTP 

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:17 WIB

Bengkulu Pertahankan WTP ke-9 Berturut-turut, Helmi Hasan Pastikan Seluruh Temuan BPK Dituntaskan

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:26 WIB

Aksi Demo Nasional Ramai, Bengkulu Masih Sepi, Penggiat HAM Soroti Peran Mahasiswa

Kamis, 18 Juni 2026 - 00:53 WIB

CV Mandiri Sejahtera Akan Hadirkan Hasil Perhitungan Bersama Latifa di Sidang Perdata

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:38 WIB

Polda Bengkulu Bongkar Praktik Jual Beli Batu Bara Ilegal, 3 Tersangka Terancam Denda Rp100 Miliar

Berita Terbaru