Pacar “Paman Penakluk Naga” Mahasiswi Unib, Rektor: Angkat Bicara

- Jurnalis

Jumat, 17 April 2026 - 18:54 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Nama mahasiswi UNIB terseret dalam kasus penggelapan Rp4,7 miliar. Rektor UNIB Indra Cahyadinata menegaskan informasi tersebut masih rumor dan belum dapat dipastikan kebenarannya.

Nama mahasiswi UNIB terseret dalam kasus penggelapan Rp4,7 miliar. Rektor UNIB Indra Cahyadinata menegaskan informasi tersebut masih rumor dan belum dapat dipastikan kebenarannya.

BENGKULUBAROMETER – Seorang perempuan yang disebut sebagai pacar “Paman Penakluk Naga” yang merupakan tersangka kasus penggelap uang mertua Rp 4,5 miliar, ternyata mahasiswi Universitas Bengkulu (UNIB).

Hal ini diketahui berdasarkan data dari Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI),  Adinda Priscillia Dyani berstatus mahasiswi Fakultas Hukum UNIB, terdaftar sejak 23 Agustus 2021 dengan Nomor Induk Mahasiswa (NIM) B1A021230, dan tercatat masih aktif pada semester genap tahun akademik 2024–2025.

Namun, pihak kampus menegaskan bahwa informasi tersebut belum bisa dipastikan kebenarannya. Rektor Universitas Bengkulu, Indra Cahyadinata, mengatakan bahwa hingga saat ini pihaknya baru menerima informasi yang masih bersifat rumor dan belum memiliki data lengkap untuk dilakukan penelusuran.

“Kita baru mendapatkan informasi yang sifatnya masih rumor. Di media hanya disebutkan mahasiswa semester 10, tapi identitasnya belum jelas. Jadi, belum bisa kita telusuri apakah benar mahasiswa UNIB atau bukan,” ujar Indra, Jumat 17 04 2026.

Baca Juga :  67,91 Persen Kendaraan Menunggak Pajak, Wagub Mian Tegaskan Pemda Genjot Pajak Kendaraan

Kasus ini mencuat setelah Shubhan Fernando alias Aan dilaporkan atas dugaan penggelapan uang milik mertuanya senilai Rp4,7 miliar. Uang tersebut berasal dari hasil penjualan usaha kopi keluarga yang sebelumnya dipercayakan kepada tersangka untuk dikelola.

Berdasarkan informasi yang beredar, aksi penggelapan itu diduga terjadi hingga sembilan kali sejak Oktober 2025. Dana tersebut disebut digunakan untuk kepentingan pribadi, termasuk perjalanan wisata hingga kebutuhan hiburan.

Dalam perkembangannya, muncul dugaan bahwa sebagian uang tersebut juga digunakan bersama seorang perempuan yang disebut sebagai kekasih tersangka. Nama perempuan inilah yang kemudian dikaitkan dengan seorang mahasiswi di UNIB.

Rektor UNIB menegaskan bahwa keterbatasan data menjadi kendala utama dalam memastikan kebenaran informasi yang beredar di masyarakat.

Menurutnya, identitas yang beredar saat ini belum lengkap, sehingga belum bisa dipastikan apakah benar yang bersangkutan merupakan mahasiswa aktif di UNIB atau bukan.

Baca Juga :  Perbasi Kota Bengkulu Gelar Basketball 3X3 Tournament, Jadi Ajang Mencari Bibit Atlet Muda

“Kita belum bisa mendeteksi apakah benar terdaftar di UNIB atau tidak. Apakah masih aktif, tidak aktif, atau bahkan bukan mahasiswa kita, itu belum bisa dipastikan,” jelasnya.

Pihak kampus memastikan akan segera melakukan penelusuran apabila identitas lengkap telah tersedia. Pengecekan akan dilakukan melalui sistem akademik internal serta data resmi PDDIKTI.

“Kalau nanti ada nama lengkap atau identitas yang jelas, silakan disampaikan. Kami akan cek melalui portal akademik dan PDDikti,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa apabila terbukti yang bersangkutan merupakan mahasiswa UNIB, maka penanganannya akan mengikuti mekanisme internal kampus.

“Jika terbukti mahasiswa kita, maka akan diproses melalui komisi etik mahasiswa sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.

Penulis : Handi Pratama

Editor : Windi Junius

Berita Terkait

490 Atlet Pelajar Bengkulu Siap Berlaga di Lima Cabor POPDA 2026
Dapat Bantuan Combine Harvester, Biaya Panen Padi di Mukomuko Berpeluang Turun Rp2,3 Juta per Hektare
Pajak Pembalut Perempuan Masuk dalam Tuntutan Demo Mahasiswa di DPRD Bengkulu
Pemkot Bengkulu Tak Perpanjang Kontrak 6 PPPK Paruh Waktu
MA Batalkan Vonis 2,5 Tahun, Ahmad Kanedi Bebas dari Dakwaan Korupsi Mega Mall Bengkulu
KSOP Pulau Baai Diduga Tak Jalankan Kewajiban Pandu-Tunda, Kerugian Negara Ditaksir Rp10,5 Miliar
Perkuat Perlindungan Anak, Pemkot Bengkulu Jalin Kerja Sama dengan Polresta
Jalan di Kaur Tempat Bumil Ditandu Saat Keguguran Akhirnya Diaspal
Berita ini 144 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 12:03 WIB

490 Atlet Pelajar Bengkulu Siap Berlaga di Lima Cabor POPDA 2026

Rabu, 4 November 2026 - 17:43 WIB

Dapat Bantuan Combine Harvester, Biaya Panen Padi di Mukomuko Berpeluang Turun Rp2,3 Juta per Hektare

Rabu, 4 November 2026 - 16:35 WIB

Pajak Pembalut Perempuan Masuk dalam Tuntutan Demo Mahasiswa di DPRD Bengkulu

Rabu, 4 November 2026 - 13:13 WIB

Pemkot Bengkulu Tak Perpanjang Kontrak 6 PPPK Paruh Waktu

Selasa, 3 November 2026 - 18:53 WIB

KSOP Pulau Baai Diduga Tak Jalankan Kewajiban Pandu-Tunda, Kerugian Negara Ditaksir Rp10,5 Miliar

Berita Terbaru

Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu tidak memperpanjang kontrak enam Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu.

Bengkulu

Pemkot Bengkulu Tak Perpanjang Kontrak 6 PPPK Paruh Waktu

Rabu, 4 Nov 2026 - 13:13 WIB