DPRD Kota Bengkulu Turun Tangan Cari Solusi Polemik Pembongkaran Saung Pantai Panjang

- Jurnalis

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:52 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BENGKULUBAROMETER – Polemik pembongkaran saung dan penertiban pedagang di kawasan Pantai Panjang Bengkulu kini menjadi perhatian serius DPRD Kota Bengkulu. Sejumlah pedagang yang merasa dirugikan mendatangi DPRD untuk mengadukan dugaan maladministrasi dalam proses penertiban yang dilakukan Pemerintah Kota Bengkulu.

Ketua Fraksi PAN DPRD Kota Bengkulu Dediyanto, mengatakan pihaknya telah menerima langsung keluhan para pedagang terdampak.

“Iya, jadi kemarin itu benar ada pedagang kita yang awning kena penertiban datang ke DPRD. Mereka sudah menyampaikan seluruh proses dan tuntutannya. Nah kita mendengarkan, kemudian kita juga menyampaikan pandangan kita,” kata Dediyanto, Kamis (21/05/2026).

Menurutnya, DPRD tidak ingin persoalan ini terus berlarut-larut. Karena itu, DPRD akan menggelar pertemuan lanjutan bersama pihak terkait untuk mencari jalan tengah terbaik bagi semua pihak.

“Yang pertama akan ada pertemuan lanjutan. Tapi secara prinsip saya ingin mengatakan begini, tidak ada yang menolak untuk melakukan tata kelola Pantai Panjang. Semua pihak mendukung,” ujarnya.

Baca Juga :  BULOG Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng Aman, Warga Bengkulu Diminta Tidak Panik

Dediyanto menjelaskan, penataan kawasan wisata Pantai Panjang memang penting dilakukan agar kawasan wisata unggulan Kota Bengkulu menjadi lebih tertata dan nyaman. Namun proses penertiban juga harus memperhatikan kondisi masyarakat yang selama ini menggantungkan penghasilan di lokasi tersebut.

“Bagaimana tata kelola ini dilakukan, itu yang kemudian dari hari ke hari perlu diperbaiki. Masukan-masukan yang baik tentu harus kita respons,” tambahnya.

Ia menegaskan, DPRD ingin memastikan proses penataan tidak menimbulkan konflik berkepanjangan antara pemerintah dan masyarakat.

Selain mendengarkan keluhan pedagang, DPRD juga mulai mengkaji sejumlah aspek hukum terkait tuntutan ganti rugi yang diajukan pengelola saung.

Baca Juga :  Dapat Bantuan Combine Harvester, Biaya Panen Padi di Mukomuko Berpeluang Turun Rp2,3 Juta per Hektare

Dediyanto menyebut tuntutan tersebut belum bisa diputuskan begitu saja karena harus memiliki dasar hukum yang jelas.

“Mereka mengatakan akan ada tuntutan ganti rugi nilainya puluhan juta. Tapi DPRD belum bisa menyimpulkan masalah ini. Karena pertama apa dasar hukum kita melakukan ganti rugi? Itu tanah milik siapa?” jelasnya.

Meski demikian, DPRD tidak menutup peluang adanya solusi kompensasi apabila memang memiliki dasar hukum yang kuat.

“Kita nggak alergi dengan ganti rugi. Kalau memang ada ganti rugi, maka itu menggunakan dana APBD, bukan dana personal. Tapi tetap kita harus clear apa dasar hukumnya,” tegasnya.

DPRD juga berencana melibatkan unsur Forkopimda seperti kepolisian, kejaksaan, inspektorat hingga BPK agar proses penyelesaian persoalan tersebut berjalan aman dan tidak menimbulkan persoalan hukum baru.

Berita Terkait

Dapat Bantuan Combine Harvester, Biaya Panen Padi di Mukomuko Berpeluang Turun Rp2,3 Juta per Hektare
Pajak Pembalut Perempuan Masuk dalam Tuntutan Demo Mahasiswa di DPRD Bengkulu
Pemkot Bengkulu Tak Perpanjang Kontrak 6 PPPK Paruh Waktu
MA Batalkan Vonis 2,5 Tahun, Ahmad Kanedi Bebas dari Dakwaan Korupsi Mega Mall Bengkulu
KSOP Pulau Baai Diduga Tak Jalankan Kewajiban Pandu-Tunda, Kerugian Negara Ditaksir Rp10,5 Miliar
Perkuat Perlindungan Anak, Pemkot Bengkulu Jalin Kerja Sama dengan Polresta
Jalan di Kaur Tempat Bumil Ditandu Saat Keguguran Akhirnya Diaspal
Masih Banyak Pekerja Belum Terlindungi, BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu Dorong Perluasan Peserta
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 17:43 WIB

Dapat Bantuan Combine Harvester, Biaya Panen Padi di Mukomuko Berpeluang Turun Rp2,3 Juta per Hektare

Rabu, 4 November 2026 - 16:35 WIB

Pajak Pembalut Perempuan Masuk dalam Tuntutan Demo Mahasiswa di DPRD Bengkulu

Rabu, 4 November 2026 - 13:13 WIB

Pemkot Bengkulu Tak Perpanjang Kontrak 6 PPPK Paruh Waktu

Selasa, 3 November 2026 - 22:39 WIB

MA Batalkan Vonis 2,5 Tahun, Ahmad Kanedi Bebas dari Dakwaan Korupsi Mega Mall Bengkulu

Selasa, 3 November 2026 - 17:28 WIB

Perkuat Perlindungan Anak, Pemkot Bengkulu Jalin Kerja Sama dengan Polresta

Berita Terbaru

Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu tidak memperpanjang kontrak enam Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu.

Bengkulu

Pemkot Bengkulu Tak Perpanjang Kontrak 6 PPPK Paruh Waktu

Rabu, 4 Nov 2026 - 13:13 WIB