BENGKULUBAROMETER – Atlet menembak muda asal Kabupaten Kepahiang, M. Haris Alfiansyah, resmi diberangkatkan untuk mengikuti program pembinaan jangka panjang di PB Perbakin Jakarta. Program tersebut menjadi bagian dari persiapan atlet Bengkulu menghadapi Pra-PON dan PON 2028 mendatang.
Pelepasan dilakukan Pemerintah Provinsi Bengkulu sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan atlet muda berprestasi di tingkat nasional.
Diketahui, Haris saat ini berstatus siswa kelas 3 di MTSN 02 Kepahiang yang menjalani pembinaan selama kurang lebih dua tahun di bawah arahan langsung PB Perbakin pusat bersama pelatih nasional dan internasional.
Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, mengatakan kesempatan yang diperoleh Haris menjadi kebanggaan sekaligus peluang besar bagi Bengkulu untuk mencetak atlet berprestasi nasional.
“Pemerintah Provinsi Bengkulu tentu mendukung penuh anak-anak kita yang berprestasi dan mendapatkan kesempatan mengikuti pelatihan di tingkat nasional. Ini menjadi bagian penting dari persiapan kita menuju Pra-PON maupun PON mendatang,” kata Herwan, Selasa (26/05/2026).
Menurut Herwan, pembinaan yang dijalani Haris di Jakarta diharapkan mampu meningkatkan kualitas dan mental bertanding atlet muda tersebut agar mampu bersaing di papan atas nasional.
“Harapan kita setelah mengikuti pelatihan di Jakarta nanti, Haris bisa meningkat, bukan lagi 15 besar, tetapi masuk tiga besar nasional. Kita ingin dia menjadi salah satu atlet harapan Bengkulu untuk meraih medali emas di PON nanti,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Provinsi Bengkulu, Teuku Zulkarnain, menilai Haris merupakan salah satu atlet potensial yang harus dijaga dan dikembangkan secara serius agar tidak direkrut daerah lain.
“Kita terus berkoordinasi dengan Perbakin terkait support terhadap atlet ini, karena potensinya besar sekali. Jangan sampai atlet kita yang sudah bagus justru direkrut provinsi lain. Itu sudah sering terjadi,” ungkap Teuku.
Ia menambahkan, seluruh cabang olahraga potensial di Bengkulu terus didorong agar mampu meningkatkan prestasi daerah di tingkat nasional.
“Kami ingin semua pihak berkolaborasi untuk membawa Bengkulu mencapai target 25 besar nasional. Bukan hanya menembak, tetapi semua cabang olahraga potensial terus kita dorong,” tambahnya.
Ketua Umum Perbakin Provinsi Bengkulu, Jeffri Subarkah, menjelaskan keberangkatan Haris ke Jakarta merupakan hasil komunikasi intensif antara Perbakin Bengkulu dan PB Perbakin pusat.
“Kami menyurati PB Perbakin pusat untuk meminta bantuan pembinaan atlet Bengkulu. Alhamdulillah mendapat respons positif dan Haris akan dibina secara jangka panjang sekitar dua tahun,” jelas Jeffri.
Ia menyebut seluruh fasilitas penunjang sudah disiapkan selama Haris menjalani pelatihan, termasuk asrama, konsumsi, hingga pembinaan dari pelatih luar negeri.
“Di sana sudah disiapkan asrama, makan minum, serta pelatih nasional. Bahkan ada pelatih dari Iran, India, dan Korea yang ikut membina,” katanya.
Jeffri berharap Haris tetap menjadi atlet kebanggaan Bengkulu dan mampu menembus level internasional di masa depan.
“Harapan kita Haris tetap sekolah di Bengkulu dan tetap menjadi atlet Bengkulu. Jangan sampai nanti justru diambil daerah lain. Karena ini program jangka panjang, bukan hanya untuk PON, tetapi bisa saja nanti menuju SEA Games, Asian Games bahkan Olimpiade,” tutupnya.









