Bareskrim Polri Musnahkan Bawang Impor Ilegal Senilai Miliaran Rupiah dari Jalur Tikus Malaysia

- Jurnalis

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BENGKULUBAROMETER – Bareskrim Polri bersama sejumlah instansi terkait memusnahkan ribuan kilogram bawang impor ilegal yang diduga diselundupkan dari Malaysia melalui jalur tikus perbatasan. Pemusnahan dilakukan di Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (21/5/2026), sebagai bentuk penegakan hukum terhadap praktik perdagangan ilegal yang merugikan negara.

Dalam kegiatan tersebut hadir perwakilan Kejaksaan Agung RI, Bea Cukai Kalbar, Barantin, Dinas Lingkungan Hidup Kalbar, Polda Kalbar, hingga instansi terkait lainnya. Aparat gabungan menegaskan bahwa penyelundupan pangan ilegal menjadi perhatian serius karena berdampak pada ekonomi negara dan kesehatan masyarakat.

Kasus ini bermula saat Satgas Gakkum Lundup menerima informasi terkait adanya peredaran bawang impor ilegal yang masuk dari Malaysia tanpa dokumen resmi. Setelah dilakukan penyelidikan, petugas menemukan ribuan kilogram bawang di dua gudang penyimpanan.

Baca Juga :  DPD RI Bahas Penguatan Koperasi, Destita Tekankan Kebijakan Harus Pro Rakyat

Barang tersebut diduga masuk ke Indonesia tanpa dokumen karantina, izin impor, maupun dokumen perdagangan resmi lainnya. Seluruh barang bukti kemudian diamankan untuk kepentingan penyidikan.

Dari hasil penyelidikan sementara, aktivitas ilegal itu diduga sudah berlangsung selama sekitar satu tahun. Dalam sepekan, pelaku disebut mampu memasukkan sekitar delapan ton bawang ilegal ke wilayah Indonesia.
Nilai perputaran bisnis ilegal tersebut diperkirakan mencapai Rp24,96 miliar per tahun.

Angka itu menunjukkan bahwa praktik penyelundupan pangan masih menjadi ancaman serius bagi tata niaga nasional.

Dalam pemusnahan tersebut, aparat memusnahkan bawang putih sebanyak 9.680 kilogram, bawang bombai 7.340 kilogram, bawang merah 2.193 kilogram, serta bawang beri sebanyak 1.719 kilogram.

Baca Juga :  Solusi Tata Ruang Kota untuk Mengatasi Kemacetan di Kota Metropolitan

Kasubdit I Dittipideksus Bareskrim Polri, KBP Derry Agung Wijaya mengatakan Polri akan terus menindak tegas pelaku penyelundupan dan perdagangan ilegal.

“Penindakan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjaga tata niaga yang sehat dan melindungi masyarakat dari peredaran barang ilegal. Kami akan terus bekerja sama dengan penegak hukum lainnya untuk melakukan pengawasan dan penindakan terhadap seluruh pihak yang terlibat,” ujar Derry.

Ia menegaskan, pengawasan di jalur perbatasan akan diperketat guna mencegah masuknya barang impor ilegal dari negara tetangga.

Selain merugikan negara dari sisi pajak dan perdagangan, bawang ilegal tersebut juga dianggap berbahaya karena tidak melalui pemeriksaan karantina dan standar kesehatan resmi.

Berita Terkait

Pelindo Bengkulu Catat Pertumbuhan Arus Barang 35,6 Persen, Perkuat Peran Pelabuhan sebagai Penggerak Ekonomi Daerah
Humas Polri Dorong Transparansi Informasi, Polda Bengkulu Perkuat Kepercayaan Publik di Era Digital
KPK Ungkap Jejak Perusahaan di Kasus Fikri Mengarah ke Dugaan Suap di Pemkot Bengkulu
Kaesang Turun ke Bengkulu, PSI Targetkan Penguatan Mesin Partai Jelang Pemilu 2029
Bank Bengkulu Perjelas Informasi Saldo Digital, Nasabah Kini Lebih Mudah Memantau Dana
Saksi Ahli dari Terdakwa Perkuat Dakwaan Jaksa
Destita Kawal Pengembangan RSUD Lebong ke Pusat, Tiga Fasilitas Prioritas Diusulkan ke Kemenkes
Sulta Nahkodai TP Sriwijaya, Destita Berharap Sinergi Pembangunan Sumbagsel Kian Kuat
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:36 WIB

Pelindo Bengkulu Catat Pertumbuhan Arus Barang 35,6 Persen, Perkuat Peran Pelabuhan sebagai Penggerak Ekonomi Daerah

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:09 WIB

Humas Polri Dorong Transparansi Informasi, Polda Bengkulu Perkuat Kepercayaan Publik di Era Digital

Senin, 27 Juli 2026 - 11:33 WIB

KPK Ungkap Jejak Perusahaan di Kasus Fikri Mengarah ke Dugaan Suap di Pemkot Bengkulu

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:59 WIB

Kaesang Turun ke Bengkulu, PSI Targetkan Penguatan Mesin Partai Jelang Pemilu 2029

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:09 WIB

Bank Bengkulu Perjelas Informasi Saldo Digital, Nasabah Kini Lebih Mudah Memantau Dana

Berita Terbaru