Bengkulu Tancap Gas Tarik Investasi 2026, Pemerintah dan Bank Indonesia Perkuat Sinergi

- Jurnalis

Senin, 9 Februari 2026 - 18:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Bengkulu dan Bank Indonesia memperkuat sinergi melalui BIG RIRU 2026 untuk mempercepat investasi dan mendorong transformasi ekonomi daerah.

Pemerintah Provinsi Bengkulu dan Bank Indonesia memperkuat sinergi melalui BIG RIRU 2026 untuk mempercepat investasi dan mendorong transformasi ekonomi daerah.

BENGKULUBAROMETER – Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama Bank Indonesia semakin memantapkan langkah untuk mempercepat masuknya investasi ke daerah.

Komitmen itu ditegaskan melalui pelaksanaan Bencoolen Investment Gathering (BIG) Regional Investment Relations Unit (RIRU) Provinsi Bengkulu Tahun 2026 yang digelar di Hotel Mercure Bengkulu, Senin 9 Februari 2026.

Forum ini menjadi ruang strategis yang mempertemukan pemerintah daerah, otoritas moneter, serta pemangku kepentingan terkait untuk menyatukan visi pembangunan ekonomi Bengkulu ke depan. Mengusung tema

“Bengkulu Siap Investasi 2026: Sinergi dan Akselerasi Proyek Unggulan”, BIG RIRU 2026 dirancang sebagai momentum konsolidasi agar Bengkulu tampil lebih siap dan kompetitif di mata investor.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu, R.A. Denni, yang mewakili Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu.

Dalam sambutan tertulis Sekda yang dibacakan Denni, pemerintah daerah menyampaikan apresiasi atas inisiatif Bank Indonesia dalam memperkuat ekosistem investasi daerah.

Baca Juga :  Negara Diminta Jangan Ragu Cabut Izin Konsesi PT API dan PT BAT

Menurut Denni, investasi memegang peran krusial dalam mendorong transformasi ekonomi Bengkulu.

Tidak hanya berfungsi sebagai motor pertumbuhan ekonomi, investasi juga berkontribusi langsung terhadap penciptaan lapangan kerja, pengurangan kemiskinan, serta peningkatan nilai tambah sumber daya lokal.

“Pembangunan Bengkulu tahun 2026 diarahkan pada transformasi ekonomi yang lebih produktif, inklusif, dan berkelanjutan. Dalam kerangka ini, investasi menjadi katalis utama yang tidak bisa ditawar,” ujar Denni.

Ia menegaskan, upaya mendorong investasi tidak dapat dilakukan secara sektoral atau parsial. Dibutuhkan sinergi lintas perangkat daerah, serta kerja sama yang solid antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.

Di sinilah peran RIRU dinilai strategis sebagai wadah koordinasi untuk memastikan proyek unggulan daerah benar-benar siap ditawarkan kepada investor.

Denni juga mengakui bahwa capaian investasi Bengkulu masih perlu ditingkatkan. Dari target investasi tahun 2025 sebesar Rp11,5 triliun, realisasi yang tercapai belum optimal.

Baca Juga :  Jembatan Gantung Garuda Hampir Selesai, Petani dan Pelajar Rejang Lebong Segera Nikmati Akses Baru

Kondisi ini menjadi alarm sekaligus peluang untuk melakukan pembenahan menyeluruh, mulai dari kesiapan proyek, kelengkapan dokumen, hingga penguatan infrastruktur pendukung.

Forum BIG RIRU 2026 diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi konkret untuk menjawab tantangan tersebut.

Pemerintah daerah menaruh harapan besar agar forum ini tidak berhenti pada diskusi, tetapi berujung pada langkah nyata percepatan investasi.

“Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah, Bank Indonesia, dan dunia usaha, kami optimistis Bengkulu dapat tampil sebagai daerah tujuan investasi yang diperhitungkan,” kata Denni.

Ke depan, Pemerintah Provinsi Bengkulu berkomitmen menciptakan iklim investasi yang kondusif, transparan, dan berkelanjutan.

Penyederhanaan perizinan, kepastian hukum, serta penguatan infrastruktur akan terus menjadi prioritas utama dalam mendukung masuknya investasi ke Bengkulu.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Ditanya Soal Study Tour, Kepsek SMKN 1 Bengkulu Jawab “No, No Way”, Dikbud Siapkan Hasil Pemeriksaan
Korem 041/Gamas Edukasi Siswa SD di Kota Bengkulu Lewat Pengenalan Tokoh Pahlawan Nasional
Gaji ASN Dialihkan ke Himbara, Bank Daerah Khawatir Ekonomi Daerah Terdampak
Persoalan SMK 1 Kota Bengkulu, Sekda Provinsi Bengkulu Tegaskan Larangan Study Tour Sekolah Masih Berlaku
Abad Kedua NU: Dari Kekuatan Massa Menuju Kedaulatan Ekonomi
Bank Bengkulu Paparkan Capaian Positif, Dividen dan Kontribusi Pajak Terus Meningkat
Relawan MBG Ditemukan Tewas di Sungai, Polisi Temukan Dugaan Tanda Kekerasan
SMKN 1 Bengkulu Nekat Study Banding, Dikbud Bengkulu Pastikan Sanksi Tegas
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:34 WIB

Ditanya Soal Study Tour, Kepsek SMKN 1 Bengkulu Jawab “No, No Way”, Dikbud Siapkan Hasil Pemeriksaan

Rabu, 16 September 2026 - 13:47 WIB

Korem 041/Gamas Edukasi Siswa SD di Kota Bengkulu Lewat Pengenalan Tokoh Pahlawan Nasional

Selasa, 15 September 2026 - 18:31 WIB

Gaji ASN Dialihkan ke Himbara, Bank Daerah Khawatir Ekonomi Daerah Terdampak

Selasa, 15 September 2026 - 18:18 WIB

Persoalan SMK 1 Kota Bengkulu, Sekda Provinsi Bengkulu Tegaskan Larangan Study Tour Sekolah Masih Berlaku

Senin, 14 September 2026 - 19:46 WIB

Abad Kedua NU: Dari Kekuatan Massa Menuju Kedaulatan Ekonomi

Berita Terbaru

Bengkulu

Abad Kedua NU: Dari Kekuatan Massa Menuju Kedaulatan Ekonomi

Senin, 14 Sep 2026 - 19:46 WIB