MapBiomas Versi 4 Permudah Publik Pantau Kondisi Lahan Bengkulu

- Jurnalis

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MapBiomas Versi 4 Permudah Publik Pantau Kondisi Lahan Bengkulu

MapBiomas Versi 4 Permudah Publik Pantau Kondisi Lahan Bengkulu

BENGKULUBAROMETER – Platform pemantauan tutupan lahan, MapBiomas Indonesia Versi 4 resmi diperkenalkan di Provinsi Bengkulu. Kehadiran platform ini diklaim mampu membantu keterbukaan informasi publik dalam melihat kondisi tutupan lahan secara lebih detail, mulai dari tingkat provinsi hingga desa.

Direktur Genesis Bengkulu, Egi Ade Saputra mengatakan, MapBiomas merupakan platform yang dikembangkan oleh sembilan organisasi masyarakat sipil atau CSO di Indonesia. Bengkulu sendiri menjadi salah satu wilayah yang turut terlibat dalam pengembangan jaringan tersebut.

“Jadi MapBiomas ini adalah platform yang dikembangkan oleh 9 CSO di Indonesia dan salah satunya ada di Bengkulu bersama kawan-kawan jaringan lainnya, dimana platform ini dimaksudkan untuk memberikan penggambaran dan juga keterbukaan informasi dalam menggambarkan bagaimana kondisi tutupan lahan di Indonesia,” kata Egi, Rabu (13/05/2026).

Ia menjelaskan, melalui pembaruan Versi 4, pengguna kini dapat melihat kondisi tutupan lahan secara lebih rinci. Tidak hanya sebatas nasional atau provinsi, tetapi juga sampai tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa.

Baca Juga :  PT Bio Tanggap Arahan Gubernur, Sawit di Bantaran Sungai Lemau Dieksekusi untuk Konservasi

“Bahkan sekarang untuk melihat tutupan lahan kita bisa lebih detail lagi ke provinsi, ke kelas kabupaten, kecamatan, bahkan ke kelas desa,” ungkapnya.

Menurut Egi, peluncuran di Bengkulu ini menjadi momentum pertama diperkenalkannya MapBiomas Versi 4 di daerah tersebut. Sebelumnya, platform serupa telah hadir melalui versi terdahulu.

“Ini adalah kali pertama kita launching di Bengkulu yang sebelumnya MapBiomas sudah ada versi 1 dan sekarang di versi 4,” ujarnya.

Ia menambahkan, salah satu keunggulan terbaru dari MapBiomas Versi 4 yakni tersedianya 13 klasifikasi tutupan lahan. Beberapa di antaranya mencakup kategori sawit, sawah dan berbagai jenis penggunaan lahan lainnya.

“Kelebihan versi 4 ini pertama, dia dari kelas tutupannya. Kita sudah tersedia ada 13 kelas, termasuk dua kelas sawit, sawah dan juga yang lainnya bisa dilihat di platform,” jelas Egi.

Selain itu, antarmuka atau tampilan platform juga dibuat lebih ramah pengguna sehingga memudahkan masyarakat maupun peneliti dalam mengakses informasi.

Baca Juga :  Pleidoi Terdakwa Setwan Kepahiang: PH Budi Hartono Nilai Angka KN Muncul Tanpa Rincian Perjalanan Dinas

“Dan juga antarmuka yang sangat bersahabat sekali dengan para pengguna, bisa dengan sangat mudah untuk memahami dari platform dan juga bisa mengetahui bagaimana kondisi tutupan lahan dan perubahan yang terjadi,” tambahnya.

Tak hanya itu, penggunaan platform ini juga dapat diakses secara gratis oleh masyarakat umum. Pengguna dapat menelusuri berbagai data spasial, termasuk perizinan berusaha dalam kawasan hutan hingga konsesi perkebunan sawit.

“Penggunaan MapBiomas ini gratis, semua orang bisa akses. Ada banyak kelas yang bisa digunakan, ada perizinan berusaha dalam kawasan hutan juga ada, konsesi perkebunan sawit beberapa juga ada,” terangnya.

Egi menambahkan, masyarakat juga dapat melakukan analisis wilayah tertentu secara mandiri dengan memasukkan titik koordinat atau area yang ingin ditelusuri dalam sistem platform tersebut.

“Ketika kita mau menelusuri sebuah wilayah yang akan kita analisis pun, bisa kita lakukan dengan memasukkan shapenya,” tutup Egi.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Dirlantas Polda Bengkulu Turun Langsung Petakan Wilayah, Pastikan Keselamatan Pengguna Jalan
Berkas Perkara Investasi Bodong Yeyen Alias Cek Oboy Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan
Hujan Lebat Rendam Permukiman dan SDN 32 Kota Bengkulu, Warga Keluhkan Drainase Tersumbat
Inflasi Bengkulu Juli 2026 Dipicu BBM dan Biaya Pendidikan
HIPKA Bengkulu Dorong Lahirnya Pengusaha Muda, Perkuat Kolaborasi Untuk Kemajuan Bengkulu 
Majalah Barometer Resmi Terbit, Hadirkan Semangat Baru Jurnalisme Berkualitas
Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah. HIPKA Gelar Forum Bisnis dan Pelantikan Pengurus Baru
Bengkulu Kejar Lonjakan Produksi Beras, 8.214 Hektar Sawah Masuk Program Pertanian Modern
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:44 WIB

Dirlantas Polda Bengkulu Turun Langsung Petakan Wilayah, Pastikan Keselamatan Pengguna Jalan

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Berkas Perkara Investasi Bodong Yeyen Alias Cek Oboy Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:24 WIB

Hujan Lebat Rendam Permukiman dan SDN 32 Kota Bengkulu, Warga Keluhkan Drainase Tersumbat

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:50 WIB

Inflasi Bengkulu Juli 2026 Dipicu BBM dan Biaya Pendidikan

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:56 WIB

Majalah Barometer Resmi Terbit, Hadirkan Semangat Baru Jurnalisme Berkualitas

Berita Terbaru

Bengkulu

Inflasi Bengkulu Juli 2026 Dipicu BBM dan Biaya Pendidikan

Senin, 3 Agu 2026 - 20:50 WIB