Bukti Alur Sudah Aman, Kapal Peti Kemas Kembali Bersandar di Pulau Baai

- Jurnalis

Senin, 15 Desember 2025 - 23:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapal Petikemas Kembali Bersandar di Pulau Baai

Kapal Petikemas Kembali Bersandar di Pulau Baai

BENGKULUBAROMETER – Setelah melewati masa krisis pendangkalan alur yang sempat melumpuhkan aktivitas pelayaran, Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu akhirnya kembali menerima kapal peti kemas. Momen itu terjadi pada Senin 15 Desember 2024 ketika MV Bengawan Mas berhasil bersandar dengan aman, menandai dimulainya kembali denyut logistik dan perdagangan di Provinsi Bengkulu.

Kedatangan MV Bengawan Mas menjadi simbol kebangkitan Pelabuhan Pulau Baai yang sebelumnya mengalami penutupan alur akibat sedimentasi berat. Kapal yang dinakhodai Captain Wahyudin itu bertolak dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, dengan waktu pelayaran sekitar dua hari dan tiba di Pulau Baai pada pukul 08.00 WIB.

Baca Juga :  Solidaritas Jalanan: Komunitas Vespa Bengkulu Turun ke Simpang Lima Galang Dana untuk Korban Bencana Sumatera

“Kapal ini membawa muatan logistik berupa bahan kebutuhan pokok untuk ritel modern seperti Indomaret dan Alfamart,” ujar Captain Wahyudin saat ditemui di dermaga.

Masuknya kapal peti kemas tersebut menjadi angin segar bagi pelaku usaha dan masyarakat Bengkulu. Selama alur pelayaran bermasalah, distribusi barang sempat tersendat dan berdampak pada harga kebutuhan pokok. Dengan kembali normalnya jalur laut, rantai pasok diharapkan segera pulih.

Wahyudin mengakui, proses masuk ke Pelabuhan Pulau Baai berlangsung lancar tanpa hambatan berarti. Namun ia menilai lebar alur pelayaran masih perlu diperluas agar manuver kapal berukuran besar bisa lebih optimal.

Baca Juga :  Mulai Berlaku ASN Ngantor Tiga Hari “WFA”, Tidak Guru dan Nakes

“Secara umum aman, hanya saja alur sebaiknya dilebarkan agar kapal bisa bermanuver lebih leluasa,” katanya.

Sementara itu, Deputy Pimpro Bidang Teknik/Konstruksi I Pelindo Regional 2, Marthen Hendryson Mekel, menegaskan bahwa MV Bengawan Mas merupakan kapal pertama yang masuk pascapengerukan alur.

“Sesuai SOP, lebar alur ditetapkan 60 meter dengan slope natural dan kedalaman sudah mencapai 6,5 meter. Pengerukan masih terus berlangsung,” jelas Marthen.

Usai sandar, MV Bengawan Mas langsung dijadwalkan melakukan kegiatan bongkar muat yang ditangani oleh Pelindo. Dengan beroperasinya kembali pelabuhan, perekonomian Bengkulu diharapkan segera bangkit.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Ditanya Soal Study Tour, Kepsek SMKN 1 Bengkulu Jawab “No, No Way”, Dikbud Siapkan Hasil Pemeriksaan
Korem 041/Gamas Edukasi Siswa SD di Kota Bengkulu Lewat Pengenalan Tokoh Pahlawan Nasional
Gaji ASN Dialihkan ke Himbara, Bank Daerah Khawatir Ekonomi Daerah Terdampak
Persoalan SMK 1 Kota Bengkulu, Sekda Provinsi Bengkulu Tegaskan Larangan Study Tour Sekolah Masih Berlaku
Abad Kedua NU: Dari Kekuatan Massa Menuju Kedaulatan Ekonomi
Bank Bengkulu Paparkan Capaian Positif, Dividen dan Kontribusi Pajak Terus Meningkat
Relawan MBG Ditemukan Tewas di Sungai, Polisi Temukan Dugaan Tanda Kekerasan
SMKN 1 Bengkulu Nekat Study Banding, Dikbud Bengkulu Pastikan Sanksi Tegas
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:34 WIB

Ditanya Soal Study Tour, Kepsek SMKN 1 Bengkulu Jawab “No, No Way”, Dikbud Siapkan Hasil Pemeriksaan

Rabu, 16 September 2026 - 13:47 WIB

Korem 041/Gamas Edukasi Siswa SD di Kota Bengkulu Lewat Pengenalan Tokoh Pahlawan Nasional

Selasa, 15 September 2026 - 18:31 WIB

Gaji ASN Dialihkan ke Himbara, Bank Daerah Khawatir Ekonomi Daerah Terdampak

Selasa, 15 September 2026 - 18:18 WIB

Persoalan SMK 1 Kota Bengkulu, Sekda Provinsi Bengkulu Tegaskan Larangan Study Tour Sekolah Masih Berlaku

Senin, 14 September 2026 - 19:46 WIB

Abad Kedua NU: Dari Kekuatan Massa Menuju Kedaulatan Ekonomi

Berita Terbaru

Bengkulu

Abad Kedua NU: Dari Kekuatan Massa Menuju Kedaulatan Ekonomi

Senin, 14 Sep 2026 - 19:46 WIB