Delapan Kelurahan di Rejang Lebong Terendam Banjir: BPBD Perketat Mitigasi dan Warning Cuaca Ekstrem

- Jurnalis

Senin, 22 Desember 2025 - 15:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

warga Rejang Lebong yang terdampak banjir saat mengankan barang.

warga Rejang Lebong yang terdampak banjir saat mengankan barang.

BENGKULUBAROMETER – Hujan intensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, pada Minggu (22/12/2025) meninggalkan dampak signifikan bagi ribuan warga. Delapan kelurahan terendam banjir, sebagian pemukiman berubah menjadi genangan air, sementara warga harus berjibaku menyelamatkan barang berharga. Meski air sudah mulai surut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu mengingatkan masyarakat agar tidak meremehkan potensi hujan susulan mengingat wilayah ini kini tengah berada dalam masa puncak musim penghujan.

Delapan kelurahan yang terdampak yakni Kelurahan Jalan Baru, Pasar Tengah, Pasar Baru, Kampung Jawa, Sidorejo, Kepala Siring, Talang Rimbo Baru, serta Air Bang yang selain banjir juga mengalami longsor. Di Kelurahan Jalan Baru saja, sedikitnya 182 Kepala Keluarga (KK) terdampak, memaksa beberapa warga mengungsi sementara ke rumah kerabat ketika air sempat mencapai lutut orang dewasa.

Sekretaris BPBD Provinsi Bengkulu, Khristian Hermasnyah, menjelaskan banjir bukan hanya akibat hujan deras, tetapi juga faktor luapan sungai di sekitar kelurahan terdampak.

Baca Juga :  Laporan Dugaan Izin PT RAA Berproses, Kejati Bengkulu Koordinasi dengan Kejagung dan Satgas PKH

“Dari laporan ada delapan kelurahan yang terdampak banjir akibat hujan Minggu kemarin yang membuat sungai meluap,” jelas Khristian.

Selain meluapnya sungai, kondisi drainase yang kurang efektif juga disinyalir menjadi salah satu faktor memperburuk genangan. Sejumlah titik saluran tersumbat material sampah terbawa arus. Warga terlihat saling bahu-membahu membersihkan sisa lumpur, perabotan, hingga kendaraan bermotor yang terendam. Pemerintah kabupaten bersama BPBD sudah menurunkan tim evakuasi, perahu karet, serta bantuan logistik darurat seperti air bersih dan paket sembako.

Meski tak ada korban jiwa, sebuah longsor terjadi di Kelurahan Air Bang dan menutup sebagian badan jalan, sehingga akses beberapa warga sempat terisolasi. Alat berat dikerahkan untuk membersihkan jalur dan memastikan distribusi bantuan berjalan lancar.

BPBD meminta warga meningkatkan kewaspadaan. Khristian menegaskan meski air telah surut, potensi banjir susulan tetap tinggi. “Meski banjir telah surut, kita minta warga tetap waspada bila terjadi hujan kembali, karena saat ini memang sedang masuk musim penghujan,” ujarnya. Ia juga memberi penekanan khusus kepada keluarga yang memiliki balita dan lansia agar memperhatikan potensi pengungsian dini jika tinggi air meningkat.

Baca Juga :  Satu Peserta Gugur, Tiga Kandidat Karo Hukum Pemprov Bengkulu Lanjut Uji Makalah

Bupati Rejang Lebong juga dikabarkan segera meninjau lokasi terdampak guna menyusun langkah pencegahan jangka menengah. Pemerintah akan mempercepat perbaikan drainase, pembersihan sungai dari sedimentasi, serta memperkuat sistem informasi dini banjir.

Warga berharap bencana tahunan ini tidak berulang tanpa solusi. Minimnya normalisasi sungai dan tingginya curah hujan membuat wilayah dataran rendah kerap menjadi korban. Masyarakat meminta adanya dukungan tambahan berupa posko permanen, alat evakuasi, serta edukasi kebencanaan.

Bencana banjir ini menjadi peringatan keras bahwa adaptasi perubahan iklim bukan sekadar wacana. Rejang Lebong harus mempersiapkan mitigasi lebih serius dan pembangunan berorientasi kebencanaan.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

KPK Geledah Rumah Mantan PJ Wali Kota Bengkulu Arif Gunadi, Empat Koper dan Satu Kardus Dibawa Penyidik
Hakim Vonis Latipa 3 Tahun 6 Bulan Penjara, Perintahkan Langsung Ditahan
RSKJ Soeprapto Bertransformasi Menjadi RS Umum Merah Putih
Video Viral Diduga Libatkan Oknum Pejabat Pemprov Bengkulu, Inspektorat Masih Tunggu Pembentukan Tim Pemeriksa
Dirlantas Polda Bengkulu Turun Langsung Petakan Wilayah, Pastikan Keselamatan Pengguna Jalan
Hujan Lebat Rendam Permukiman dan SDN 32 Kota Bengkulu, Warga Keluhkan Drainase Tersumbat
Inflasi Bengkulu Juli 2026 Dipicu BBM dan Biaya Pendidikan
HIPKA Bengkulu Dorong Lahirnya Pengusaha Muda, Perkuat Kolaborasi Untuk Kemajuan Bengkulu 
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 01:00 WIB

KPK Geledah Rumah Mantan PJ Wali Kota Bengkulu Arif Gunadi, Empat Koper dan Satu Kardus Dibawa Penyidik

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:06 WIB

Hakim Vonis Latipa 3 Tahun 6 Bulan Penjara, Perintahkan Langsung Ditahan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:40 WIB

RSKJ Soeprapto Bertransformasi Menjadi RS Umum Merah Putih

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:54 WIB

Video Viral Diduga Libatkan Oknum Pejabat Pemprov Bengkulu, Inspektorat Masih Tunggu Pembentukan Tim Pemeriksa

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:44 WIB

Dirlantas Polda Bengkulu Turun Langsung Petakan Wilayah, Pastikan Keselamatan Pengguna Jalan

Berita Terbaru

Bengkulu

RSKJ Soeprapto Bertransformasi Menjadi RS Umum Merah Putih

Rabu, 5 Agu 2026 - 18:40 WIB