Dugaan Sajam dan Pengeroyokan di BlackRock Hotel Mercure, Pengawasan Hiburan Malam Dipertanyakan

- Jurnalis

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:35 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BENGKULUBAROMETER – Keributan terjadi di BlackRock Dining and Bar, lantai dasar Hotel Mercure Bengkulu, Rabu dini hari (20/5/2026), memunculkan kritik keras terhadap pengawasan keamanan tempat hiburan malam di Kota Bengkulu.

Insiden yang terjadi sekitar pukul 03.30 WIB itu melibatkan seorang mahasiswa asal Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, bernama Tegar Wicaksono (25). Korban mengaku menjadi sasaran pengeroyokan setelah terlibat cekcok dengan salah satu pengunjung di lokasi hiburan malam tersebut.

Peristiwa itu memantik sorotan publik karena keributan disebut berlangsung cukup besar hingga membuat pengunjung panik berhamburan keluar dari lokasi. Bahkan, muncul dugaan adanya senjata tajam yang dibawa masuk ke dalam yang berada di area Hotel Mercure tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, keributan bermula dari adu mulut antara korban dan salah satu pengunjung. Situasi kemudian memanas hingga korban mengaku dipukul sambil dihina dengan kata-kata kasar.

Baca Juga :  Mahasiswa Bengkulu Menolak Keras: “Orde Baru Jilid II” Desak DPRD Tindaklanjuti 13 Tuntutan 

Korban yang tidak terima disebut sempat membalas pukulan tersebut. Namun suasana semakin tidak terkendali setelah salah satu rekan terlapor diduga memukul kepala korban menggunakan gelas.

Akibat pukulan itu, korban langsung terjatuh dan keributan meluas melibatkan sejumlah rekan dari kedua belah pihak. Pengunjung yang berada di dalam lokasi hiburan malam pun panik karena suasana berubah ricuh.

Yang menjadi perhatian serius, beredar informasi adanya dugaan seseorang membawa senjata tajam ke dalam tempat hiburan itu saat keributan berlangsung. Jika dugaan itu benar, maka pengawasan keamanan tempat hiburan malam dinilai sangat lemah.

Kejadian tersebut juga memunculkan kritik terhadap pengelola hiburan malam yang dinilai kurang maksimal menjaga keamanan pengunjung. Apalagi lokasi hiburan berada di pusat Kota Bengkulu dan berada di lingkungan hotel ternama.

Warga berharap pengelola tidak hanya fokus pada bisnis hiburan malam, tetapi juga serius memastikan keamanan seluruh pengunjung agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Baca Juga :  Bupati Datangi Dukcapil, Pelayanan Cepat Jadi Pesan Utama

Usai kejadian, korban langsung melapor ke Polsek Ratu Samban untuk meminta proses hukum terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat pengeroyokan.

Kapolresta Bengkulu, Kombes Pol Rahmad Hidayat membenarkan adanya laporan terkait keributan tersebut. Namun pihak kepolisian masih melakukan pendalaman dan belum mengungkap identitas para terlapor.

“Belum ada nama-namanya, saya belum bisa menyampaikan. Yang pasti masih kami dalami,” ujar Kapolresta Bengkulu, Rabu (20/5/2026).

Saat ini polisi masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi serta menelusuri dugaan adanya senjata tajam yang dibawa ke lokasi hiburan malam tersebut.

Kasus ini pun menjadi alarm keras bagi pengawasan tempat hiburan malam di Bengkulu. Banyak pihak meminta aparat dan pemerintah daerah memperketat pengawasan keamanan agar tempat hiburan tidak berubah menjadi lokasi kekerasan yang membahayakan masyarakat.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Usai Mertua Tewas Ditikam, Rumah Terduga Pelaku Hancur Diamuk Massa
Dapat Bantuan Combine Harvester, Biaya Panen Padi di Mukomuko Berpeluang Turun Rp2,3 Juta per Hektare
Pajak Pembalut Perempuan Masuk dalam Tuntutan Demo Mahasiswa di DPRD Bengkulu
Pemkot Bengkulu Tak Perpanjang Kontrak 6 PPPK Paruh Waktu
MA Batalkan Vonis 2,5 Tahun, Ahmad Kanedi Bebas dari Dakwaan Korupsi Mega Mall Bengkulu
KSOP Pulau Baai Diduga Tak Jalankan Kewajiban Pandu-Tunda, Kerugian Negara Ditaksir Rp10,5 Miliar
Perkuat Perlindungan Anak, Pemkot Bengkulu Jalin Kerja Sama dengan Polresta
Jalan di Kaur Tempat Bumil Ditandu Saat Keguguran Akhirnya Diaspal
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 22:10 WIB

Usai Mertua Tewas Ditikam, Rumah Terduga Pelaku Hancur Diamuk Massa

Rabu, 4 November 2026 - 17:43 WIB

Dapat Bantuan Combine Harvester, Biaya Panen Padi di Mukomuko Berpeluang Turun Rp2,3 Juta per Hektare

Rabu, 4 November 2026 - 16:35 WIB

Pajak Pembalut Perempuan Masuk dalam Tuntutan Demo Mahasiswa di DPRD Bengkulu

Rabu, 4 November 2026 - 13:13 WIB

Pemkot Bengkulu Tak Perpanjang Kontrak 6 PPPK Paruh Waktu

Selasa, 3 November 2026 - 22:39 WIB

MA Batalkan Vonis 2,5 Tahun, Ahmad Kanedi Bebas dari Dakwaan Korupsi Mega Mall Bengkulu

Berita Terbaru

Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu tidak memperpanjang kontrak enam Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu.

Bengkulu

Pemkot Bengkulu Tak Perpanjang Kontrak 6 PPPK Paruh Waktu

Rabu, 4 Nov 2026 - 13:13 WIB