BENGKULUBAROMETER – Pemerintah Provinsi Bengkulu bergerak cepat merespons bencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Lebong. Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, turun langsung menyalurkan bantuan senilai Rp102 juta berupa paket sembako dan layanan kesehatan bagi warga terdampak.
Langkah cepat ini menjadi bentuk kehadiran pemerintah di tengah situasi darurat yang dihadapi masyarakat Lebong. Banjir bandang akibat curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir menyebabkan kerusakan infrastruktur, merendam permukiman, hingga memutus akses jalan di sejumlah desa.
Akibatnya, aktivitas masyarakat sempat lumpuh. Bahkan, beberapa wilayah dilaporkan terisolasi karena akses transportasi yang terputus.
Dalam kondisi tersebut, Pemerintah Provinsi Bengkulu tidak menunggu lama. Bantuan langsung digerakkan untuk memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi, terutama di masa tanggap darurat.
Gubernur Helmi Hasan menegaskan, prioritas utama pemerintah adalah menjamin keselamatan dan kebutuhan masyarakat yang terdampak.
“Bantuan ini adalah bentuk kepedulian dan tanggung jawab pemerintah kepada masyarakat yang sedang mengalami musibah. Kami ingin memastikan warga tetap mendapatkan kebutuhan pangan dan layanan kesehatan,” ujar Helmi.
Menurut dia, paket sembako yang disalurkan diharapkan mampu menopang kebutuhan sehari-hari warga yang terdampak banjir. Sementara itu, layanan kesehatan menjadi langkah antisipatif untuk mencegah munculnya penyakit pascabanjir, seperti infeksi kulit dan gangguan pernapasan.
Respons cepat yang ditunjukkan Gubernur Helmi Hasan dinilai mencerminkan komitmen pemerintah dalam penanganan bencana secara tanggap dan terukur. Tidak hanya hadir dalam bentuk kebijakan, tetapi juga melalui aksi nyata di lapangan.
Pendekatan yang dilakukan tidak hanya bersifat bantuan darurat, tetapi juga menyentuh aspek perlindungan kesehatan masyarakat. Hal ini dinilai penting mengingat kondisi lingkungan pascabanjir rentan terhadap berbagai penyakit.
Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Lebong terus melakukan penanganan intensif di lapangan. Bupati Lebong, Azhari, menyampaikan apresiasi atas respons cepat yang diberikan Pemerintah Provinsi Bengkulu.
“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan bantuan dari Bapak Gubernur. Ini sangat membantu masyarakat kami yang sedang terdampak bencana,” kata Azhari.
Ia menjelaskan, saat ini pemerintah daerah fokus pada upaya evakuasi warga, pembersihan material sisa banjir, serta pemulihan fasilitas umum yang rusak. Koordinasi lintas sektor juga terus dilakukan dengan melibatkan TNI, Polri, serta relawan.
Menurut Azhari, sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten menjadi kunci percepatan pemulihan di tengah keterbatasan kondisi di lapangan.
Selain itu, pemerintah daerah juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan. Cuaca yang masih belum stabil dinilai berpotensi memicu kejadian serupa.
“Kami mengimbau masyarakat tetap siaga dan saling membantu. Gotong royong sangat dibutuhkan dalam situasi seperti ini,” ujarnya.
Di tengah situasi sulit, kehadiran pemerintah menjadi harapan bagi warga. Langkah cepat ini sekaligus mempertegas bahwa penanganan bencana bukan hanya soal respons, tetapi juga tentang kepedulian dan keberpihakan kepada masyarakat.
Penulis : Windi Junius
Editor : Redaksi








