Lansia Meninggal Mendadak di Showroom Mobil Bengkulu, Sempat Keluhkan Nyeri Dada

- Jurnalis

Minggu, 14 Desember 2025 - 18:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BENGKULUBAROMETER — Suasana sore di kawasan Jalan Merapi, Kelurahan Sawah Lebar, Kota Bengkulu, mendadak berubah mencekam pada Minggu (14/12/2025). Seorang pria lanjut usia (lansia) ditemukan meninggal dunia secara tiba-tiba di depan sebuah showroom mobil. Peristiwa itu mengundang perhatian warga sekitar yang tak menyangka korban mengembuskan napas terakhirnya hanya dalam hitungan menit setelah mengeluhkan sakit di bagian dada.

Korban diketahui bernama Feri Saputra, warga Jalan R.E. Martadinata, Kelurahan Muara Dua, Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, Feri ditemukan tidak bernyawa sekitar pukul 17.30 WIB, dalam posisi terbaring di depan showroom mobil setelah sebelumnya sempat duduk dan meminta izin untuk beristirahat.

Menurut keterangan saksi mata, korban datang mengendarai sepeda motor Honda Beat warna putih. Ia tiba-tiba menghentikan kendaraannya tepat di depan showroom dan tampak kesakitan. Beberapa warga yang berada di sekitar lokasi sempat menghampiri dan mencoba memberikan pertolongan awal.

Baca Juga :  Terdakwa Akui Ambil Uang Perusahaan, Latifa Dituntut 4,5 Tahun Penjara

“Saya kebetulan lewat, melihat bapak itu berhenti mendadak. Dia bilang dadanya sakit. Warga menyarankan agar dia duduk dan beristirahat dulu,” ujar Norva, warga Sawah Lebar yang menyaksikan langsung kejadian tersebut.

Tak lama setelah duduk, kondisi korban justru semakin melemah. Warga kemudian membantu membaringkan tubuh Feri agar lebih nyaman sembari menunggu kemungkinan pertolongan lanjutan. Beberapa orang berinisiatif untuk membangunkannya dan menawarkan obat, namun korban tak lagi merespons.

“Kami kira hanya pingsan. Tapi setelah digoyangkan dan dibangunkan, dia tidak bergerak sama sekali. Saat dicek, ternyata sudah meninggal,” lanjut Norva dengan suara lirih.

Peristiwa tersebut sempat membuat warga sekitar panik. Sejumlah orang langsung mendekat untuk memastikan kondisi korban, sementara sebagian lainnya mencoba menghubungi pihak berwenang. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terkait penyebab pasti meninggalnya Feri Saputra.

Baca Juga :  AMPI Bengkulu Siapkan Sekolah Politik, Aan Julianda Target 30 Persen Kader Duduk di Parlemen

Identitas korban akhirnya berhasil diketahui setelah warga menemukan Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang dibawa oleh korban. Dari identitas tersebut, diketahui bahwa korban merupakan warga Kecamatan Kampung Melayu. Meski demikian, hingga Minggu sore, pihak keluarga belum datang ke lokasi kejadian.

“Identitasnya sudah ada karena bapak itu membawa KTP. Tapi sampai tadi sore belum dijemput keluarga,” kata seorang warga setempat.

Hingga kini, penyebab meninggalnya korban masih belum dapat dipastikan. Warga menduga korban mengalami serangan mendadak, mengingat keluhan nyeri dada yang disampaikan sebelum korban kehilangan kesadaran. Namun, dugaan tersebut masih menunggu kepastian dari pihak berwenang.

Kasus meninggal mendadak di ruang publik seperti ini kembali mengingatkan masyarakat akan pentingnya respons cepat dalam kondisi darurat medis. Nyeri dada mendadak, terutama pada lansia, kerap menjadi gejala serius yang membutuhkan penanganan medis segera.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Berkas Perkara Investasi Bodong Yeyen Alias Cek Oboy Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan
Hujan Lebat Rendam Permukiman dan SDN 32 Kota Bengkulu, Warga Keluhkan Drainase Tersumbat
HIPKA Bengkulu Dorong Lahirnya Pengusaha Muda, Perkuat Kolaborasi Untuk Kemajuan Bengkulu 
Majalah Barometer Resmi Terbit, Hadirkan Semangat Baru Jurnalisme Berkualitas
Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah. HIPKA Gelar Forum Bisnis dan Pelantikan Pengurus Baru
Bengkulu Kejar Lonjakan Produksi Beras, 8.214 Hektar Sawah Masuk Program Pertanian Modern
Pemkot, Polda dan REI Gotong Royong Bangun Rumah Guru Ngaji Korban Kebakaran
Destita Khairilisani: Sekolah Rakyat Kaur Wujud Pemerataan Pendidikan dan Pembentukan Karakter
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Berkas Perkara Investasi Bodong Yeyen Alias Cek Oboy Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:24 WIB

Hujan Lebat Rendam Permukiman dan SDN 32 Kota Bengkulu, Warga Keluhkan Drainase Tersumbat

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:59 WIB

HIPKA Bengkulu Dorong Lahirnya Pengusaha Muda, Perkuat Kolaborasi Untuk Kemajuan Bengkulu 

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:56 WIB

Majalah Barometer Resmi Terbit, Hadirkan Semangat Baru Jurnalisme Berkualitas

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:09 WIB

Bengkulu Kejar Lonjakan Produksi Beras, 8.214 Hektar Sawah Masuk Program Pertanian Modern

Berita Terbaru