BENGKULUBAROMETER — Menjelang perayaan Natal 2025, Bengkulu kembali menegaskan dirinya sebagai ruang untuk merawat keberagaman. Hal itu tampak ketika Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, menerima kunjungan Panitia Natal Pemuda dan Pelajar se-Provinsi Bengkulu di rumah dinasnya, Kamis 4 Desember 2025. Pertemuan yang berlangsung hangat itu menjadi simbol kolaborasi antara pemerintah daerah dan komunitas pemuda lintas organisasi.
Panitia yang hadir berasal dari gabungan GMKI Bengkulu, KNPI, serta Komisi Pemuda PGI Wilayah Bengkulu, menggambarkan lahirnya energi baru dari kelompok muda yang ingin menghadirkan perayaan Natal yang tidak hanya seremonial, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial. Mereka mengundang Wagub Mian untuk hadir dalam ibadah dan perayaan Natal yang dijadwalkan berlangsung pada 17 Desember di Gedung Serbaguna HKBP Lingkat Barat.
“Panitia ini terbentuk dari kolaborasi antarpemuda lintas organisasi. Tujuannya bukan hanya merayakan Natal, tetapi membangun ruang perjumpaan,” ujar Purwanto Pasaribu, Ketua GMKI Bengkulu sekaligus Ketua Panitia.
Wagub Mian menyambut undangan itu dengan apresiasi tinggi. Ia menilai kegiatan keagamaan yang digagas pemuda tak sekadar mempererat iman, tetapi juga menjadi jembatan sosial di tengah keragaman Bengkulu.
“Sebagai orang tua, saya tentu mendukung sepenuhnya. Pemerintah juga akan memberikan bantuan sebagai bentuk komitmen untuk mendukung kegiatan ini,” kata Mian.
Di tengah dinamika sosial dan politik yang sering penuh kompetisi, perayaan Natal pemuda dan pelajar ini diharapkan menjadi ruang hening, ruang teduh, dan ruang perjumpaan yang memelihara toleransi.
Penulis : Windi Junius
Editor : Redaksi









