Prabowo Resmikan Museum Marsinah dan Panen Raya Jagung Nasional, Fokus Perkuat Ketahanan Pangan

- Jurnalis

Sabtu, 16 Mei 2026 - 08:15 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meresmikan Museum Marsinah di Nganjuk dan menghadiri panen raya jagung nasional sebagai bagian penguatan ketahanan pangan Indonesia.

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meresmikan Museum Marsinah di Nganjuk dan menghadiri panen raya jagung nasional sebagai bagian penguatan ketahanan pangan Indonesia.

BENGKULUBAROMETER – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri sejumlah agenda nasional penting di Provinsi Jawa Timur pada Sabtu, 16 Mei 2026. Salah satu agenda utama yang menjadi perhatian adalah peresmian Museum Ibu Marsinah di Kabupaten Nganjuk serta pelaksanaan panen raya jagung kuartal II secara serentak di seluruh Indonesia.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya petani di daerah.

Selain panen raya jagung, Presiden juga dijadwalkan meresmikan pengoperasionalan 166 SPPG yang tersebar di 18 provinsi dan melakukan peletakan batu pertama pembangunan 10 gudang ketahanan pangan nasional.

Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan, Polri memberikan dukungan penuh terhadap seluruh program strategis pemerintah yang berkaitan dengan ketahanan pangan, penguatan ekonomi rakyat, dan kesejahteraan masyarakat.

Menurut Johnny, program tersebut dijalankan bersama Satgas Pangan Polri yang dipimpin Irjen Pol Anwar dan Satgas MBG Polri yang dipimpin Irjen Pol Nurworo Danang.

“Bapak Presiden Prabowo Subianto besok dijadwalkan meresmikan Museum Ibu Marsinah di Kabupaten Nganjuk sebagai bentuk penghormatan kepada pahlawan buruh Indonesia. Selain itu juga akan dilaksanakan panen raya jagung kuartal II secara serentak di seluruh jajaran Polda dan Polres di Indonesia,” ujar Johnny kepada wartawan di Jakarta, Jumat (15/5/2026).

Baca Juga :  Jalan Inggris Seluma Berlanjut, Pemprov Bengkulu Alokasikan Rp20 Miliar pada 2027

Panen raya jagung nasional tersebut disebut menjadi simbol keberhasilan kolaborasi antara pemerintah pusat, Polri, pemerintah daerah, kelompok tani, dan berbagai pihak dalam menjaga stabilitas pangan nasional.

Dalam beberapa bulan terakhir, pemerintah memang terus mendorong peningkatan produksi pertanian nasional guna mengurangi ketergantungan impor pangan serta memperkuat cadangan pangan nasional.

Jagung menjadi salah satu komoditas strategis yang terus didorong produksinya karena memiliki peran penting untuk kebutuhan pangan, pakan ternak, hingga industri.

Johnny menjelaskan, keterlibatan Polri dalam mendukung sektor pangan merupakan bagian dari komitmen institusi dalam membantu program nasional yang berdampak langsung terhadap masyarakat.

“Polri bersama stakeholder terkait mendukung penuh program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Panen raya jagung kuartal II ini menjadi bukti sinergi seluruh pihak dalam menjaga stabilitas pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Selain fokus pada sektor pertanian, pemerintah juga mulai memperkuat sistem distribusi pangan melalui pembangunan gudang ketahanan pangan di sejumlah daerah.

Keberadaan gudang tersebut nantinya diharapkan dapat membantu menjaga ketersediaan stok pangan, mengantisipasi gejolak harga, serta mempercepat distribusi hasil pertanian ke berbagai wilayah.

Baca Juga :  Polri Targetkan 1.500 Dapur MBG Beroperasi di Seluruh Indonesia Tahun 2026

Tak hanya itu, pemerintah juga mengoperasikan 166 SPPG di 18 provinsi secara serentak. Program ini dipandang sebagai langkah konkret dalam memperkuat sistem pangan nasional dari hulu hingga hilir.

Menurut Johnny, pembangunan infrastruktur pangan menjadi salah satu langkah penting agar Indonesia lebih siap menghadapi tantangan pangan global di masa depan.

“Pengoperasionalan 166 SPPG di 18 provinsi dan pembangunan 10 gudang ketahanan pangan merupakan langkah konkret pemerintah dalam memperkuat ekosistem pangan nasional, memastikan distribusi berjalan optimal, serta meningkatkan kesiapan daerah dalam menghadapi tantangan pangan ke depan,” tutup Johnny.

Agenda Presiden di Jawa Timur ini pun diperkirakan menjadi perhatian publik nasional karena tidak hanya menyentuh sektor pertanian, tetapi juga penghormatan terhadap sejarah perjuangan buruh melalui peresmian Museum Ibu Marsinah.

Museum tersebut dibangun sebagai simbol penghormatan terhadap perjuangan Marsinah yang dikenal sebagai aktivis buruh dan pejuang hak pekerja di Indonesia.

Dengan rangkaian agenda tersebut, pemerintah berharap penguatan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat dapat berjalan beriringan dengan pembangunan sumber daya manusia serta penghormatan terhadap sejarah bangsa.

Berita Terkait

MA Batalkan Vonis 2,5 Tahun, Ahmad Kanedi Bebas dari Dakwaan Korupsi Mega Mall Bengkulu
KSOP Pulau Baai Diduga Tak Jalankan Kewajiban Pandu-Tunda, Kerugian Negara Ditaksir Rp10,5 Miliar
Perkuat Perlindungan Anak, Pemkot Bengkulu Jalin Kerja Sama dengan Polresta
Jalan di Kaur Tempat Bumil Ditandu Saat Keguguran Akhirnya Diaspal
Masih Banyak Pekerja Belum Terlindungi, BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu Dorong Perluasan Peserta
BPSDM Bengkulu Cari Sumber PAD Baru, Kamar hingga Aula Disewakan
Kasus Korupsi PLTA Musi, Jaksa Sebut Keterangan Ahli Terdakwa Sejalan dengan Dakwaan
Enam Kantor Perusahaan Di Bengkulu Digeledah Kejati, Dugaan Korupsi Pelabuhan Pulau Baai
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 22:39 WIB

MA Batalkan Vonis 2,5 Tahun, Ahmad Kanedi Bebas dari Dakwaan Korupsi Mega Mall Bengkulu

Selasa, 3 November 2026 - 18:53 WIB

KSOP Pulau Baai Diduga Tak Jalankan Kewajiban Pandu-Tunda, Kerugian Negara Ditaksir Rp10,5 Miliar

Selasa, 3 November 2026 - 17:28 WIB

Perkuat Perlindungan Anak, Pemkot Bengkulu Jalin Kerja Sama dengan Polresta

Selasa, 3 November 2026 - 16:29 WIB

Jalan di Kaur Tempat Bumil Ditandu Saat Keguguran Akhirnya Diaspal

Selasa, 3 November 2026 - 15:26 WIB

Masih Banyak Pekerja Belum Terlindungi, BPJS Ketenagakerjaan Bengkulu Dorong Perluasan Peserta

Berita Terbaru