Tiga Tengkorak Terkubur dalam Guci di Kepahiang: Polisi Sisir Titik Penggalian dan Telusuri Jejak Sejarah

- Jurnalis

Rabu, 10 Desember 2025 - 20:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Polisi dan warga saat melihat penemuan tengkorak di kabupaten Kepahiang.

Anggota Polisi dan warga saat melihat penemuan tengkorak di kabupaten Kepahiang.

BENGKULUBAROMETER – Warga Kelurahan Durian Depun, Kecamatan Merigi, Kabupaten Kepahiang, dikejutkan oleh penemuan tiga tengkorak manusia yang terkubur di dalam sebuah guci tanah liat pada Selasa, 9 Desember 2025. Penemuan itu sontak mengundang perhatian aparat penegak hukum dan memunculkan beragam spekulasi, mulai dari dugaan praktik kriminal lama hingga kemungkinan temuan purbakala.

Kapolsek Ujan Mas, Iptu Dody Hariyala, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut tim gabungan dari Polsek Ujan Mas dan Inafis Satreskrim Polres Kepahiang sudah ke lokasi untuk menggali lebih jauh asal-usul tiga tengkorak itu.

“Benar, ada penemuan tengkorak kepala manusia yang tersimpan dalam guci. Tengkorak ditemukan di area peternakan warga, dan kami sedang melakukan penyelidikan,” kata Dody.

Baca Juga :  Selama 16 Tahun Mengajar Dengan Gaji Rp 300 Ribu, Baru Jadi ASN di Usia 55 Tahun

Penemuan bermula ketika Subari, seorang warga yang hendak melakukan penimbunan lahan, menggali tanah sedalam sekitar satu meter. Sekop yang ia gunakan tiba-tiba mengenai benda keras. Saat tanah terus disingkirkan, sebuah guci muncul separuh badan. Guci itu pecah saat terdorong sekop, memperlihatkan tiga tengkorak manusia yang tersusun rapi di dalamnya.

Subari mengaku kaget bukan kepalang. Ia sempat berhenti menggali beberapa menit untuk mencerna apa yang baru dilihatnya sebelum akhirnya menghubungi kepolisian.

Kepolisian kini memasang garis polisi di seluruh area temuan. Tim Inafis mengamankan tiga tengkorak tersebut dan membawanya ke RSUD Rejang Lebong untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi belum memastikan apakah temuan ini terkait tindak pidana, praktik ritual masa lampau, atau artefak sejarah yang tertanam puluhan tahun lalu.

Baca Juga :  Terungkap! Ayah Tiri di Kaur Eksploitasi Anak, Dijual ke Empat Pria

Kondisi guci yang ditemukan retak serta posisi tengkorak yang tersusun rapat membuat polisi berhati-hati mengambil kesimpulan. Polres Kepahiang juga dikabarkan akan bekerjasama dengan ahli forensik dan arkeologi apabila diperlukan. Penemuan ini kini menjadi perbincangan hangat di masyarakat Kepahiang, yang penasaran akan asal-usul guci misterius itu.

 

Berita Terkait

Berkas Perkara Investasi Bodong Yeyen Alias Cek Oboy Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan
Pemkab Benteng Tanam 1.000 Mangrove, Lepas 100 Tukik untuk Selamatkan Pesisir
Vonis Pungli PPG Kemenag Seluma: Hakim Hukum Dua Terdakwa, Darmawan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp601 Juta
ALISHTER Bersama Dinas Pertanian Latih Petani Mukomuko Gunakan Pestisida Terbatas
KPK Ungkap Jejak Perusahaan di Kasus Fikri Mengarah ke Dugaan Suap di Pemkot Bengkulu
KPK Tegaskan Penggeledahan di Bengkulu Bukan OTT, Pengembangan Kasus Suap Bupati Rejang Lebong
9 Jam Penggeledahan Rumah Kadis PUPR, Penyidik KPK Langsung Boyong 5 koper ke Bandara
Rumah Kadis PUPR Kota Bengkulu Digeledah, Kabar Dugaan OTT KPK Gegerkan Publik
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Berkas Perkara Investasi Bodong Yeyen Alias Cek Oboy Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:38 WIB

Pemkab Benteng Tanam 1.000 Mangrove, Lepas 100 Tukik untuk Selamatkan Pesisir

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:28 WIB

Vonis Pungli PPG Kemenag Seluma: Hakim Hukum Dua Terdakwa, Darmawan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp601 Juta

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:23 WIB

ALISHTER Bersama Dinas Pertanian Latih Petani Mukomuko Gunakan Pestisida Terbatas

Senin, 27 Juli 2026 - 11:33 WIB

KPK Ungkap Jejak Perusahaan di Kasus Fikri Mengarah ke Dugaan Suap di Pemkot Bengkulu

Berita Terbaru