Wajah Baru Pantai Pasir Putih Mulai Ditata, Pemkot Bengkulu Gas Perbaikan Usai Lebaran

- Jurnalis

Rabu, 22 April 2026 - 18:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BENGKULUBAROMETER – Pemerintah Kota Bengkulu mulai kembali melanjutkan penataan kawasan wisata Pantai Pasir Putih setelah sempat ditunda selama momen Lebaran. Langkah ini menjadi bagian dari upaya besar pemerintah dalam memperbaiki wajah pariwisata daerah agar lebih tertib, nyaman, dan menarik bagi pengunjung.

Penataan ini melibatkan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD), mulai dari Dinas Pariwisata, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Perhubungan, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), hingga Satpol PP. Fokus utama kegiatan ini adalah menertibkan bangunan pondok dan lapak yang dinilai tidak sesuai dengan konsep pengembangan kawasan wisata.

Asisten II Pemerintah Kota Bengkulu, Sehmi, mengatakan bahwa penataan ini merupakan kelanjutan dari rencana yang sebelumnya sudah disusun. Namun, pelaksanaannya sempat ditunda karena adanya permintaan dari para pedagang agar tetap bisa berjualan selama periode Lebaran.

“Setelah Lebaran, kita lanjutkan kembali penataan ini secara bertahap. Tujuannya agar kawasan Pantai Pasir Putih menjadi lebih rapi, tertib, dan enak dipandang,” ujar Sehmi, Rabu 22 April 2026.

Baca Juga :  Pemkot Bengkulu Tegaskan Izin Mihol Golongan B dan C untuk Black Rock Mercure Tidak Pernah Diterbitkan

Menurutnya, pemerintah tidak hanya fokus pada pembongkaran, tetapi juga memiliki konsep jangka panjang dalam menata kawasan tersebut. Ke depan, Pantai Pasir Putih akan dilengkapi dengan fasilitas pendukung seperti awning (kanopi) serta pembagian zona yang lebih teratur antara area pedagang dan ruang publik.

Sehmi menegaskan bahwa proses penataan dilakukan dengan pendekatan persuasif. Hal ini terlihat dari banyaknya pedagang yang secara sukarela membongkar bangunan mereka sendiri. Sementara itu, bagi yang belum melaksanakan pembongkaran, tim gabungan membantu proses tersebut di lapangan.

“Ini bukan sekadar penertiban biasa. Ini bagian dari rencana besar penataan wisata. Kita ingin kawasan ini lebih indah dan menjadi daya tarik utama bagi wisatawan,” jelasnya.

Selain itu, penataan ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk sektor perbankan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Beberapa bank yang terlibat antara lain Bank Bengkulu, BSI, dan BRI, serta dukungan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Dukungan ini dinilai penting untuk mempercepat proses pengembangan kawasan wisata tanpa sepenuhnya bergantung pada anggaran pemerintah daerah.

Baca Juga :  TNI Turun Tangan! Pembangunan Jembatan Gantung Desa Pagaruyung Dikebut Demi Akses Warga

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Bengkulu, Nina Nurdin, menambahkan bahwa penataan ini dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan masyarakat. Ia menekankan pentingnya kesadaran bersama dalam menjaga keindahan kawasan wisata.

“Penataan ini adalah kerja bersama. Kita tidak bisa sendiri. Harus ada dukungan dari masyarakat agar hasilnya maksimal,” ujarnya.

Nina juga menyebut bahwa sosialisasi kepada para pemilik pondok sudah dilakukan jauh hari sebelumnya melalui surat resmi. Bahkan, sebagian pedagang telah menyatakan kesediaan untuk membongkar bangunan mereka setelah Lebaran.

Namun, karena belum seluruhnya terealisasi, pemerintah turun langsung untuk membantu proses pembongkaran agar penataan bisa berjalan sesuai rencana.

Ke depan, Pantai Pasir Putih diharapkan tidak hanya menjadi tempat wisata biasa, tetapi menjadi ikon pariwisata Kota Bengkulu yang tertata rapi, bersih, dan nyaman.

“Dengan penataan yang berkelanjutan, pemerintah optimistis kawasan ini mampu menarik lebih banyak wisatawan, sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar” tutupnya.

Penulis : Handi Pratama

Editor : Windi Junius

Berita Terkait

Berkas Perkara Investasi Bodong Yeyen Alias Cek Oboy Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan
Hujan Lebat Rendam Permukiman dan SDN 32 Kota Bengkulu, Warga Keluhkan Drainase Tersumbat
HIPKA Bengkulu Dorong Lahirnya Pengusaha Muda, Perkuat Kolaborasi Untuk Kemajuan Bengkulu 
Majalah Barometer Resmi Terbit, Hadirkan Semangat Baru Jurnalisme Berkualitas
Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah. HIPKA Gelar Forum Bisnis dan Pelantikan Pengurus Baru
Bengkulu Kejar Lonjakan Produksi Beras, 8.214 Hektar Sawah Masuk Program Pertanian Modern
Pemkot, Polda dan REI Gotong Royong Bangun Rumah Guru Ngaji Korban Kebakaran
Destita Khairilisani: Sekolah Rakyat Kaur Wujud Pemerataan Pendidikan dan Pembentukan Karakter
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Berkas Perkara Investasi Bodong Yeyen Alias Cek Oboy Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:24 WIB

Hujan Lebat Rendam Permukiman dan SDN 32 Kota Bengkulu, Warga Keluhkan Drainase Tersumbat

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:59 WIB

HIPKA Bengkulu Dorong Lahirnya Pengusaha Muda, Perkuat Kolaborasi Untuk Kemajuan Bengkulu 

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:56 WIB

Majalah Barometer Resmi Terbit, Hadirkan Semangat Baru Jurnalisme Berkualitas

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:09 WIB

Bengkulu Kejar Lonjakan Produksi Beras, 8.214 Hektar Sawah Masuk Program Pertanian Modern

Berita Terbaru