Prabowo Dorong Indonesia Lepas dari Ketergantungan Pupuk Impor

- Jurnalis

Minggu, 17 Mei 2026 - 14:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BENGKULUBAROMETET – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan pentingnya kemandirian sektor pertanian nasional melalui pengembangan pupuk dalam negeri. Salah satu yang mendapat perhatian Presiden adalah inovasi pupuk berbahan batu bara kalori rendah yang dinilai dapat mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap pupuk impor.

Hal tersebut disampaikan Presiden saat menghadiri groundbreaking pembangunan 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri dan launching operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri Tahun 2026 di Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Presiden menyebut sektor pangan menjadi kunci utama menjaga stabilitas nasional. Karena itu, pemerintah terus mendorong lahirnya berbagai inovasi yang mampu meningkatkan produksi pertanian nasional.

Menurut Prabowo, ketergantungan terhadap pupuk impor harus segera dikurangi agar Indonesia memiliki kekuatan penuh dalam menjaga ketahanan pangan.

“Begitu kita lepas dari ketergantungan pupuk dari luar negeri, kita menjadi sangat kuat,” ujar Presiden.

Ia meminta agar berbagai temuan dan inovasi di sektor pertanian segera diimplementasikan secara nyata sehingga dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh petani dan masyarakat luas.

Baca Juga :  Polri Targetkan 1.500 Dapur MBG Beroperasi di Seluruh Indonesia Tahun 2026

Presiden menilai Indonesia memiliki potensi sumber daya alam yang sangat besar untuk mendukung kebutuhan pertanian nasional. Karena itu, pemerintah ingin memastikan seluruh potensi tersebut dimanfaatkan secara maksimal.

Selain memperkuat produksi pangan, pengembangan pupuk lokal juga diharapkan mampu menekan biaya produksi pertanian sehingga petani bisa mendapatkan keuntungan lebih besar.

Presiden mengatakan ketahanan pangan tidak hanya soal ketersediaan beras atau hasil panen, tetapi juga terkait kemampuan negara memenuhi seluruh kebutuhan pertanian secara mandiri.

Menurutnya, negara yang kuat adalah negara yang mampu memenuhi kebutuhan pangan rakyatnya sendiri tanpa bergantung pada negara lain.

Karena itu, pemerintah terus mempercepat berbagai program strategis mulai dari pembangunan gudang pangan, penguatan distribusi pupuk, peningkatan produksi jagung hingga pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat.

Presiden juga mengapresiasi berbagai pihak yang terus melakukan riset dan pengembangan di bidang pertanian dan energi.

Baca Juga :  Patroli Gabungan Ops Damai Cartenz Jaga Sugapa Tetap Aman, Warga Mulai Merasa Tenang

Ia menyebut inovasi hanya akan lahir jika ada keberanian mencari solusi dan kerja sama antara pemerintah, akademisi dan masyarakat.

“Indonesia punya banyak orang pintar dan kreatif. Ini harus terus didukung,” katanya.

Selain membahas pupuk, Presiden juga menyoroti inovasi pemanfaatan tongkol jagung menjadi briket arang yang dinilai sebagai langkah luar biasa di tengah ancaman krisis energi global.

Menurut Presiden, inovasi tersebut membuktikan bahwa Indonesia mampu menciptakan solusi sendiri dengan memanfaatkan sumber daya lokal.

Pemerintah berharap berbagai produk hasil inovasi nantinya dapat dipasarkan melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Melalui koperasi tersebut, masyarakat diharapkan bisa mendapatkan kebutuhan penting dengan harga yang lebih murah dan mudah dijangkau.

Presiden menegaskan bahwa tujuan utama pemerintah adalah meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui penguatan ekonomi desa dan ketahanan pangan nasional.

“Kita ingin kebutuhan rakyat tersedia dengan harga murah supaya daya beli meningkat dan kehidupan masyarakat menjadi lebih baik,” ujarnya.

Berita Terkait

Punya 6.500 Outlet, HPMPI Minta Pertashop Diizinkan Jual BBM Subsidi
Pemprov Bengkulu Dalami Dugaan Perilaku Vidio ‘Segar Sayang’ Oknum Pejabat, Tim Periksa Saksi
Pemprov Bengkulu Usulkan Perluasan Listrik Desa, Bidik 36 Titik
Undian Nasional Tabungan Simpeda 2026 di Bengkulu Sukses Digelar, Ini Pemenangnya
Destita Khairilisani: Kemerdekaan Harus Hadir dalam Kesejahteraan Masyarakat Bengkulu
Sehari KPK Geledah 3 Rumah di Kota Bengkulu, Dimulai Siang hingga Malam
Undian Simpeda Jadi Etalase Bengkulu, Bank Bengkulu Libatkan UMKM dan Promosikan Budaya Daerah
Rekam Jejak Kajati Bengkulu Anton Delianto
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 18:33 WIB

Punya 6.500 Outlet, HPMPI Minta Pertashop Diizinkan Jual BBM Subsidi

Selasa, 1 September 2026 - 16:03 WIB

Pemprov Bengkulu Dalami Dugaan Perilaku Vidio ‘Segar Sayang’ Oknum Pejabat, Tim Periksa Saksi

Selasa, 1 September 2026 - 15:44 WIB

Pemprov Bengkulu Usulkan Perluasan Listrik Desa, Bidik 36 Titik

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:39 WIB

Undian Nasional Tabungan Simpeda 2026 di Bengkulu Sukses Digelar, Ini Pemenangnya

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:17 WIB

Destita Khairilisani: Kemerdekaan Harus Hadir dalam Kesejahteraan Masyarakat Bengkulu

Berita Terbaru

Bengkulu

Abad Kedua NU: Dari Kekuatan Massa Menuju Kedaulatan Ekonomi

Senin, 14 Sep 2026 - 19:46 WIB