Natal Oikumene Jadi Momentum Perkuat Harmoni Umat Beragama di Bengkulu

- Jurnalis

Jumat, 9 Januari 2026 - 10:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perayaan Natal Oikumene di Bengkulu menjadi momentum memperkuat harmoni dan moderasi beragama, dengan pesan kuat dari Kakanwil Kemenag dan Gubernur Bengkulu.

Perayaan Natal Oikumene di Bengkulu menjadi momentum memperkuat harmoni dan moderasi beragama, dengan pesan kuat dari Kakanwil Kemenag dan Gubernur Bengkulu.

BENGKULUBAROMETER – Perayaan Natal Oikumene di Provinsi Bengkulu kembali menjadi ruang kebersamaan lintas iman. Dalam suasana penuh kekeluargaan itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Dr. H. Saefudin, S.Ag., M.Si, mengajak umat Kristiani menjadikan Natal sebagai momentum untuk memperkuat harmoni dan moderasi beragama di Bumi Merah Putih.

Pesan itu disampaikan Saefudin saat menghadiri Perayaan Natal Oikumene yang digelar di Gedung Serba Guna (GSG), Kamis malam, 8 Januari 2026. Menurutnya, Natal tidak hanya perayaan keagamaan, tetapi juga memiliki makna sosial yang besar bagi kehidupan bermasyarakat, khususnya di daerah yang majemuk seperti Bengkulu.

Ia menegaskan, Kementerian Agama berkomitmen menjaga kehidupan beragama yang rukun, moderat, dan penuh toleransi. Komitmen tersebut tercermin dari capaian Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) nasional tahun 2025 yang mencapai angka 77,89. Angka ini dinilai cukup baik, namun masih harus terus ditingkatkan.

Baca Juga :  Program MBG Bengkulu Tetap Jalan Saat Libur Sekolah: Tantangan Koordinasi dan Konsistensi Layanan

“Capaian indeks ini harus kita jaga dan kita tingkatkan bersama, khususnya di Provinsi Bengkulu. Kerukunan bukan sesuatu yang datang dengan sendirinya, tapi harus dirawat setiap hari,” ujar Saefudin dengan bahasa yang lugas.

Ia menilai, perayaan Natal Oikumene menjadi salah satu contoh nyata bagaimana umat beragama dapat berkumpul, saling menghormati, dan meneguhkan semangat persaudaraan. Dalam konteks ini, Natal tidak hanya dirayakan oleh umat Kristiani, tetapi juga menjadi pesan damai bagi seluruh masyarakat.

Tema Natal tahun ini, “Allah Hadir Menyelamatkan Keluarga”, menurut Saefudin sangat relevan dengan upaya membangun kerukunan. Ia menjelaskan, keluarga adalah unit terkecil dalam masyarakat, namun memiliki peran paling strategis dalam menanamkan nilai iman, kasih, dan toleransi.

“Di dalam keluarga, anak-anak belajar menghargai perbedaan. Jika keluarga-keluarga di Bengkulu rukun dan harmonis, maka masyarakat kita juga akan kuat dan toleran,” jelas mantan Kepala Balai Diklat Keagamaan Palembang tersebut.

Baca Juga :  71 Ribu Lebih Pekerja Rentan Bengkulu Kini Resmi Dilindungi BPJS Ketenagakerjaan

Saefudin juga mengaitkan pesan Natal dengan visi pembangunan nasional Asta Cita Presiden. Menurutnya, harmoni kehidupan tidak hanya menyangkut hubungan antarmanusia, tetapi juga hubungan manusia dengan alam sebagai ciptaan Tuhan.

Pesan senada disampaikan Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan. Ia mengapresiasi umat Kristiani yang selama ini aktif menjaga nilai keberagaman dan toleransi di Bengkulu. Gubernur berharap Bengkulu terus menjadi contoh daerah yang damai di tengah perbedaan.

“Semoga Bengkulu tetap menjadi rumah bersama yang aman dan nyaman bagi semua umat beragama,” ujar Gubernur.

Acara Natal Oikumene ini juga dihadiri Wakil Gubernur Bengkulu Mian, unsur Forkopimda, Kajati Bengkulu, pimpinan organisasi keagamaan, tokoh lintas agama, serta tokoh masyarakat. Kehadiran berbagai elemen ini memperkuat pesan bahwa kerukunan adalah tanggung jawab bersama.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Bank Raya Gencarkan Inklusi Keuangan Digital Lewat Program Pesta Raya
Kejati Bengkulu Geledah 8 Lokasi di 3 Provinsi, Dugaan Korupsi Proyek PLN PLTA Musi Menguat
Edwar Samsi: Pilkada Lewat DPRD Pangkas Hak Rakyat, PDI Perjuangan Bengkulu Menolak Keras
Rumah Mantan Kadis Tambang BU Digeledah, Kejati Bengkulu Kejar TSK Baru
DPD RI dan Kementerian Desa Sepakat Luncurkan Program Green Village Nasional
Menembus Jarak Ribuan Kilometer, HPMPI Antar 100 Solar Cell untuk Korban Banjir Aceh
PLTA Musi Digerebek! Kejati Bengkulu Geledah 3 Kota, Ungkap Dugaan Kasus Korupsi Proyek PLN
Selama 17 Tahun Diduga Ilegal, Ratusan Warga  5 Kecamatan Desak Hentikan Aktivitas PT RAA
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 20:21 WIB

Bank Raya Gencarkan Inklusi Keuangan Digital Lewat Program Pesta Raya

Jumat, 16 Januari 2026 - 20:02 WIB

Kejati Bengkulu Geledah 8 Lokasi di 3 Provinsi, Dugaan Korupsi Proyek PLN PLTA Musi Menguat

Jumat, 16 Januari 2026 - 19:36 WIB

Edwar Samsi: Pilkada Lewat DPRD Pangkas Hak Rakyat, PDI Perjuangan Bengkulu Menolak Keras

Jumat, 16 Januari 2026 - 19:06 WIB

Rumah Mantan Kadis Tambang BU Digeledah, Kejati Bengkulu Kejar TSK Baru

Jumat, 16 Januari 2026 - 18:18 WIB

DPD RI dan Kementerian Desa Sepakat Luncurkan Program Green Village Nasional

Berita Terbaru

Bank Raya Indonesia mendorong inklusi keuangan digital melalui Program Pesta Raya dan Raya Poin Flash Sale. Nasabah bisa tukar poin dengan hadiah menarik hingga mobil listrik.

Berita Terkini

Bank Raya Gencarkan Inklusi Keuangan Digital Lewat Program Pesta Raya

Jumat, 16 Jan 2026 - 20:21 WIB