BENGKULUBAROMETER – Tongkat komando birokrasi Pemerintah Provinsi Bengkulu kini resmi berada di tangan Dr. H. Herwan Antoni, S.KM., M.Kes., M.Si. Ia dilantik sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu oleh Helmi Hasan di Balai Raya Semarak, Kamis siang 19 Februari 2026.
Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 16/TPA Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu. Artinya, jabatan yang diemban Herwan bukan sekadar penunjukan biasa, melainkan keputusan resmi pemerintah pusat.
Turut hadir dalam pelantikan itu Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri Cheka Virgowansyah, Wakil Gubernur Bengkulu Mian, unsur Forkopimda, kepala OPD, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Helmi Hasan menegaskan pentingnya peran Sekda sebagai penggerak utama birokrasi.
“Sekretaris Daerah menjadi benteng jalannya birokrasi dalam sistem pemerintahan, khususnya di Provinsi Bengkulu. Dengan adanya Sekda definitif, diharapkan kinerja pemerintahan semakin efektif dan efisien untuk mendukung program Bantu Rakyat,” ujar Helmi.
Menurutnya, di tengah dinamika ekonomi saat ini, pemerintah tidak boleh berjalan biasa-biasa saja. Harus ada percepatan, konsolidasi, dan komunikasi yang kuat dengan semua pihak.
“Sekda harus mampu melakukan akselerasi, konsolidasi, dan menjalin komunikasi yang efektif antara pemerintah dan pelaku usaha. Pemerintah Provinsi tidak dapat berjalan sendiri. Masyarakat harus benar-benar merasakan kehadiran pemerintah,” tegasnya.
Herwan Antoni bukan sosok baru di lingkungan Pemprov Bengkulu. Lahir di Curup, 8 Oktober 1973, ia dikenal sebagai birokrat yang matang di bidang kesehatan dan manajemen pemerintahan. Kariernya dimulai dari bawah sebagai Kepala Seksi Gizi, Institusi, dan Usila di Dinas Kesehatan Kabupaten Rejang Lebong.
Perjalanan panjang itu mengantarkannya meraih berbagai penghargaan tingkat nasional. Mulai dari Kabupaten Sehat Tingkat Nasional (2011), Manggala Karya Bhakti Husada Arutala (2011), Top Leader Achievement (2015), hingga pemecahan Rekor MURI Gerakan Nasional Aksi Bergizi Serentak pada 2021.
Tak hanya itu, ia juga pernah menjabat Kepala Dinas Kesehatan Kota Bengkulu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, Penjabat Sementara Bupati Lebong, Plt Direktur RSUD dr. M. Yunus, hingga Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bengkulu.
Usai dilantik, Herwan menyampaikan komitmennya dengan nada tegas namun sederhana.
“Sesuai arahan Bapak Gubernur, kita harus bersinergi dan lebih bersemangat dalam membantu Gubernur dan Wakil Gubernur membangun Provinsi Bengkulu melalui penyuksesan program Bantu Rakyat,” ujarnya.
Bagi Herwan, jabatan Sekda bukan sekadar posisi administratif. Ia melihatnya sebagai amanah untuk memastikan seluruh kebijakan benar-benar dirasakan masyarakat.
Dengan pengalaman panjang dan rekam jejak yang solid, publik kini menaruh harapan besar agar Herwan mampu membawa birokrasi Pemprov Bengkulu lebih cepat, lebih rapi, dan lebih berpihak kepada rakyat.
Penulis : Windi Junius
Editor : Redaksi









