BENGKULUBAROMETER – Polemik tidak ditampilkannya hasil scoring dalam pengumuman Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMA Negeri 5 Kota Bengkulu mendapat perhatian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Bengkulu. Dikbud menegaskan bahwa skor peserta seharusnya menjadi bagian dari informasi yang diumumkan secara terbuka kepada masyarakat.
Kepala Dikbud Provinsi Bengkulu, Zulhendri, mengatakan keterbukaan informasi menjadi salah satu prinsip utama dalam pelaksanaan SPMB. Karena itu, masyarakat berhak mengetahui dasar penilaian yang digunakan dalam proses seleksi.
“Kalau untuk skor, memang seharusnya diumumkan. Itu sudah menjadi bagian dari keterbukaan informasi agar masyarakat bisa melihat dasar penilaian dalam proses seleksi,” kata Zulhendri, Rabu (10/06/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan menyusul adanya sejumlah wali murid yang mengajukan sanggahan dan meminta transparansi terhadap hasil seleksi di SMAN 5 Kota Bengkulu. Menurut Zulhendri, seluruh keberatan yang masuk telah ditindaklanjuti selama masa sanggah dan dijelaskan langsung kepada pihak yang mengajukan.
“Ketika ditemukan hal-hal seperti itu, pada masa sanggah semuanya sudah dikonfirmasikan kepada orang tua yang bersangkutan maupun pihak yang mengajukan sanggahan. Alhamdulillah, penjelasan yang diberikan dapat diterima dan prosesnya sudah berjalan dengan baik,” ujarnya.
Ia menegaskan, Dikbud tidak ingin ada informasi yang menimbulkan kebingungan atau persepsi negatif di tengah masyarakat. Oleh sebab itu, setiap sanggahan wajib dijawab secara terbuka dan jelas.
“Kita memang meminta agar semuanya jelas. Jangan sampai ada hal-hal yang menimbulkan kesalahpahaman atau informasi yang tidak jelas di masyarakat. Karena itu setiap sanggahan harus dijawab dan dijelaskan secara terbuka,” tegasnya.
Sebelum hasil seleksi diumumkan, pihak Dikbud bersama sekolah sebenarnya telah bersepakat agar hasil seleksi ditampilkan lengkap beserta skor peserta. Namun dalam pelaksanaannya terdapat kendala teknis di tingkat sekolah.
“Kita sudah rapat dan bersepakat bahwa hasil seleksi ditampilkan beserta skornya. Namun kita juga memahami kondisi di internal sekolah, termasuk operator yang masih dalam tahap belajar menggunakan sistem,” jelasnya.
Dikbud Provinsi Bengkulu memastikan persoalan tersebut akan menjadi bahan evaluasi agar pelaksanaan SPMB ke depan semakin transparan, akuntabel, dan mudah dipahami masyarakat.
Penulis : Handi Pratama
Editor : Windi Junius









