BENGKULUBAROMETER – Sehari setelah api melanda permukiman di Gang Damai, Kelurahan Pengantungan, kawasan Pasar Minggu, Kota Bengkulu, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan mendatangi warga terdampak, Kamis, 13 Agustus 2026.
Kebakaran yang terjadi pada Rabu, 12 Agustus 2026, mengakibatkan 24 rumah terdampak. Musibah itu membuat sejumlah warga harus kehilangan atau meninggalkan tempat tinggal mereka.
Dalam kunjungannya, Helmi melihat langsung kondisi warga dan rumah-rumah yang terdampak. Pemerintah Provinsi Bengkulu juga membawa sejumlah bantuan untuk memenuhi kebutuhan warga setelah kebakaran.
Bantuan yang diserahkan berupa sembako, pakaian, selimut, serta sejumlah kebutuhan lainnya. Namun, menurut Helmi, penanganan tidak akan berhenti pada bantuan kebutuhan sehari-hari.
Pemerintah Provinsi Bengkulu juga menyiapkan bantuan bagi warga untuk membangun kembali tempat tinggal mereka.
“Insyaallah semuanya akan kita bantu. Yang rumahnya terdampak, kita pastikan mendapatkan perhatian. Pemerintah tidak boleh membiarkan masyarakat menghadapi musibah ini sendirian,” ujar Helmi.
Skema bantuan dibedakan berdasarkan status tempat tinggal warga. Warga yang memiliki rumah mendapatkan bantuan pembangunan kembali sebesar Rp3 juta. Sedangkan warga yang selama ini tinggal dengan status mengontrak mendapat bantuan Rp1 juta.
“Bagi yang punya rumah kita bantu Rp3 juta, sementara yang mengontrak kita bantu Rp1 juta. Kita ingin masyarakat bisa segera bangkit dan kembali menjalani kehidupan seperti biasa,” kata Helmi.
Pemerintah Provinsi Bengkulu memastikan pendataan terhadap korban terus dilakukan. Langkah tersebut diperlukan agar bantuan dapat diberikan sesuai kondisi masing-masing warga terdampak.
Helmi mengatakan pemerintah ingin proses pemulihan berlangsung secepat mungkin. Selain kebutuhan mendesak, tempat tinggal warga menjadi salah satu perhatian setelah kebakaran.
“Kita ingin setelah musibah ini masyarakat bisa segera bangkit. Pemerintah hadir untuk membantu dan memastikan kebutuhan warga terpenuhi,” ujarnya.
Kehadiran gubernur mendapat respons dari warga. Roni, salah seorang korban yang sehari-hari berdagang di kawasan Pasar Minggu, mengatakan bantuan tersebut sangat berarti bagi keluarganya.
“Terima kasih Pak Gubernur sudah datang langsung melihat kondisi kami. Bantuan ini sangat berarti bagi kami, apalagi setelah kebakaran,” kata Roni.
Bagi Roni, musibah tersebut bukan hanya menyangkut tempat tinggal. Ia dan warga lainnya juga harus memikirkan bagaimana kembali menjalani aktivitas sehari-hari dan mencari nafkah.
“Kami sehari-hari mencari nafkah dengan berdagang di Pasar Minggu, jadi mudah-mudahan dengan adanya bantuan ini kami bisa segera bangkit dan kembali beraktivitas,” ujarnya.
Roni mengatakan kunjungan langsung gubernur juga memberikan semangat kepada warga yang sedang menghadapi masa sulit setelah kebakaran.
“Kami merasa tidak sendirian. Pak Gubernur datang langsung dan menyampaikan bahwa kami akan dibantu. Mudah-mudahan pembangunan kembali rumah-rumah kami bisa segera dilakukan,” katanya.
Kini, pekerjaan berikutnya adalah memastikan seluruh warga yang terdampak terdata dan bantuan benar-benar sampai kepada mereka sesuai kondisi masing-masing.









