BENGKULUBAROMETER – Komando Resor Militer (Korem) 041/Garuda Emas (Gamas) menggelar kegiatan edukasi pengenalan pahlawan nasional kepada siswa Sekolah Dasar (SD) di Kota Bengkulu. Program ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai sejarah dan memupuk rasa cinta Tanah Air sejak dini kepada generasi muda.
Perwakilan Personalia TNI AD, Rahmat Darmawan, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang khusus untuk meningkatkan pengetahuan para pelajar Sekolah Dasar di wilayah Kota Bengkulu mengenai perjuangan para pahlawan bangsa.
“Program dari pihak personel ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa pengetahuan anak-anak SD, khususnya di wilayah Kota Bengkulu, tentang pahlawan-pahlawan nasional. Ini dilakukan guna menumbuhkan rasa cinta Tanah Air untuk menjaga NKRI,” kata Rahmat, Rabu (16/9/2026).
Rahmat menambahkan, program edukasi sejarah ini akan terus berlanjut secara berkesinambungan ke berbagai sekolah dasar lainnya di Kota Bengkulu.
“Insyaallah ke depannya bakal diteruskan. Kami menyasar SD-SD lainnya, seperti SD 44, SD 45, SD 46, dan seterusnya untuk melanjutkan edukasi pengetahuan sejarah ini,” tambahnya.
Kegiatan tersebut mendapat apresiasi positif dari pihak sekolah. Kepala SD Negeri 38 Kota Bengkulu, Julian Idison, menyambut baik inisiatif Korem 041/Gamas yang dinilainya sangat memberikan dampak positif bagi para murid.
“Alhamdulillah kami sangat menyambut baik kegiatan dari Korem Kota Bengkulu yang mengenalkan nama-nama pahlawan Indonesia. Ini sangat bagus dalam rangka menumbuhkan jiwa patriotisme kepada anak-anak agar mereka semangat belajar sebagai generasi penerus bangsa untuk Indonesia yang semakin maju,” tutur Julian.
Ia pun berharap program edukasi sejarah seperti ini dapat diselenggarakan secara rutin di lingkungan sekolah.
Senada dengan hal tersebut, Kepala SD Negeri 44 Kota Bengkulu, Desi Andriani, mengungkapkan bahwa kehadiran tim dari TNI memberikan pengalaman belajar yang berbeda dan berkesan bagi para siswa, yang selama ini hanya mengenal sosok pahlawan melalui buku pelajaran.
“Alhamdulillah anak-anak makin disemangatkan untuk belajar sejarah pahlawan nasional. Selama ini anak-anak hanya belajar dari buku, jadi kehadiran tim ini menjadi pengalaman khusus bagi anak-anak dalam menambah wawasan tentang tokoh-tokoh pahlawan,” ungkap Desi.
Desi juga menambahkan, pihak sekolah senantiasa mendukung pengenalan sejarah melalui berbagai kegiatan kreatif di sekolah, salah satunya pemuatan materi pahlawan pada majalah dinding (mading) kelas.
“Di sekolah kami ada program khusus mengenalkan pahlawan, seperti momen 17-an kemarin. Setiap kelas diwajibkan memiliki mading pahlawan pada momen-momen tertentu. Insyaallah di bulan Oktober mendatang kami juga akan menyiapkan mading dengan tema momen sejarah berikutnya,” pungkasnya.









