Babinsa Koramil Lais Kawal Pembangunan Jembatan Gantung, Warga Optimistis Ekonomi Desa Meningkat

- Jurnalis

Jumat, 15 Mei 2026 - 16:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BENGKULUBAROMETER – Upaya percepatan pembangunan infrastruktur terus dilakukan di Kabupaten Bengkulu Utara. Salah satunya melalui pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Pagaruyung, Kecamatan Batiknau, yang saat ini mendapat pendampingan langsung dari Koramil 423-03/Lais jajaran Kodim 0423/BU.

Pada Rabu, 13 Mei 2026, Babinsa Koramil 423-03/Lais, Sertu Kariyanto bersama Serda Soleh turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengawasan dan pendampingan pembangunan jembatan.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan TNI terhadap pembangunan desa sekaligus memastikan proses pengerjaan berjalan aman, lancar, dan sesuai target yang telah ditetapkan.

Pembangunan jembatan gantung itu menjadi perhatian masyarakat karena dianggap sangat penting untuk meningkatkan akses transportasi warga. Selama ini masyarakat Desa Pagaruyung masih mengalami kendala saat melintasi sungai untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.

Selain menjadi jalur penghubung masyarakat, jembatan tersebut nantinya juga akan digunakan untuk mempercepat distribusi hasil pertanian dan perkebunan warga.

Sertu Kariyanto mengatakan pembangunan infrastruktur desa harus mendapat dukungan bersama karena manfaatnya sangat besar bagi masyarakat.

“Koramil 423-03/Lais akan terus mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah binaan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Sertu Kariyanto.

Baca Juga :  Ekonomi Bengkulu Tetap Stabil di Tengah Tekanan Global, Tumbuh 4,82 Persen

Dalam tahap awal pembangunan, pekerjaan masih difokuskan pada langsiran material bangunan ke seberang sungai. Proses itu dilakukan secara hati-hati karena seluruh material harus dipindahkan menuju titik pembangunan jembatan.

Berbagai material penting seperti semen, pasir, batu split, besi ulir, besi siku, besi IWF hingga plat polos telah tersedia di lokasi pembangunan. Ketersediaan material tersebut membuat proses pengerjaan dapat berjalan lebih maksimal.

Sebanyak sembilan orang kelompok tukang bersama masyarakat sekitar ikut terlibat dalam proses pembangunan. Warga terlihat aktif membantu pekerjaan mulai dari pengangkutan material hingga penyiapan area kerja.

Kebersamaan antara TNI dan masyarakat menjadi pemandangan yang terlihat jelas di lokasi pembangunan. Warga mengaku senang karena aparat TNI ikut turun membantu dan memberikan semangat selama pengerjaan berlangsung.

Masyarakat berharap keberadaan Jembatan Gantung Perintis ini nantinya mampu membuka akses ekonomi desa yang lebih baik. Dengan akses yang lebih mudah, hasil pertanian dan perkebunan warga bisa lebih cepat dibawa ke pasar.

Baca Juga :  41 Desa di Bengkulu Masih Blankspot, Mukomuko Paling Banyak Terdampak

Selain itu, jembatan juga akan membantu memperlancar aktivitas pendidikan dan kesehatan masyarakat. Anak-anak sekolah nantinya tidak lagi kesulitan melintasi jalur sungai saat berangkat ke sekolah.

Pembangunan infrastruktur seperti ini dinilai sangat penting bagi masyarakat pedesaan karena mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi dan membuka keterhubungan antarwilayah.

Koramil 423-03/Lais sendiri terus aktif melakukan pendampingan pembangunan di wilayah binaan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat desa.

Sinergi antara TNI dan masyarakat diharapkan mampu mempercepat penyelesaian pembangunan jembatan tersebut. Warga optimistis proyek ini akan selesai tepat waktu dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Desa Pagaruyung.

Kecamatan Batiknau yang memiliki wilayah cukup luas memang membutuhkan akses penghubung yang memadai agar mobilitas masyarakat semakin lancar. Karena itu, pembangunan Jembatan Gantung Perintis menjadi harapan baru bagi masyarakat setempat.

Pembangunan tersebut juga menjadi bukti bahwa kolaborasi antara aparat dan masyarakat mampu mempercepat pembangunan daerah hingga ke pelosok desa.

Berita Terkait

Kejati Bengkulu Kasasi Vonis Bebas Korupsi Tol, Empat Terdakwa Belum Sepenuhnya Aman
Sawah di Pematang Gubernur Ditimbun untuk Perumahan, Warga Khawatir Bengkulu Makin Langganan Banjir
Sampah Rumah Tangga di Bengkulu Kini Punya Nilai Ekonomi, Tabungan Warga Tembus Rp25 Juta
Patroli Humanis Satgas Damai Cartenz Disambut Hangat Warga Serambakon
Resahkan Warga Pasar Minggu, ODGJ di Bengkulu Dibawa Satpol PP ke RSKJ Lingkar Barat
Dukcapil Kota Bengkulu Pastikan Stok Blanko E-KTP Aman, Pelayanan Tetap Normal
Harga Sapi Kurban di Bengkulu Naik, Penjual Akui Biaya Pemeliharaan Ikut Membengkak
Patroli Gabungan Ops Damai Cartenz Jaga Sugapa Tetap Aman, Warga Mulai Merasa Tenang
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:32 WIB

Kejati Bengkulu Kasasi Vonis Bebas Korupsi Tol, Empat Terdakwa Belum Sepenuhnya Aman

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:17 WIB

Sawah di Pematang Gubernur Ditimbun untuk Perumahan, Warga Khawatir Bengkulu Makin Langganan Banjir

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:36 WIB

Sampah Rumah Tangga di Bengkulu Kini Punya Nilai Ekonomi, Tabungan Warga Tembus Rp25 Juta

Jumat, 15 Mei 2026 - 16:50 WIB

Babinsa Koramil Lais Kawal Pembangunan Jembatan Gantung, Warga Optimistis Ekonomi Desa Meningkat

Jumat, 15 Mei 2026 - 16:31 WIB

Patroli Humanis Satgas Damai Cartenz Disambut Hangat Warga Serambakon

Berita Terbaru

Berita Terkini

Patroli Humanis Satgas Damai Cartenz Disambut Hangat Warga Serambakon

Jumat, 15 Mei 2026 - 16:31 WIB