Gas Non-Subsidi Naik, DPRD Provinsi Siap Sidak Pastikan LPG 3 Kg Tepat Sasaran

- Jurnalis

Senin, 27 April 2026 - 18:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PASTIKAN: wakil Ketua 1 DPRD Provinsi Bengkulu Teuku Zulkarnain, di tengah kenaikkan Gas Non-Subsisi, DPRD akan Sidak pangkalan untuk pastikan LPG Subsidi tepat sasaran. (Senin-27-04-2026)-- FOTO: HANDI//MBG.

PASTIKAN: wakil Ketua 1 DPRD Provinsi Bengkulu Teuku Zulkarnain, di tengah kenaikkan Gas Non-Subsisi, DPRD akan Sidak pangkalan untuk pastikan LPG Subsidi tepat sasaran. (Senin-27-04-2026)-- FOTO: HANDI//MBG.

BENGKULU – Kenaikan harga LPG non-subsidi di Bengkulu mulai memicu kekhawatiran di tengah masyarakat. Kondisi ini dinilai berpotensi mendorong peralihan penggunaan ke LPG subsidi atau gas melon, yang jika tidak diawasi dengan ketat bisa berujung pada kelangkaan di lapangan.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua I DPRD Provinsi Bengkulu, Teuku Zulkarnain, meminta pemerintah daerah melalui organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk segera memperketat pengawasan distribusi LPG subsidi.

Menurutnya, aturan penggunaan LPG subsidi sudah sangat jelas, yakni hanya diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Jika pengawasan lemah, maka potensi penyalahgunaan oleh pihak yang tidak berhak akan semakin besar.

“Subsidi ini harus tepat sasaran. Jangan sampai masyarakat kecil yang benar-benar membutuhkan justru kesulitan mendapatkan gas melon karena diserap oleh pihak lain,” tegas Teuku, Senin (27/04/2026).

Baca Juga :  Pemerintah Tetapkan Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026, Total 22 Hari

Sebagai bentuk keseriusan, DPRD Bengkulu juga akan turun langsung ke lapangan. Sidak ke sejumlah pangkalan LPG direncanakan dalam waktu dekat guna memastikan distribusi berjalan sesuai aturan dan tidak disalahgunakan.

Di sisi lain, Teuku menjelaskan bahwa kenaikan harga LPG non-subsidi tidak lepas dari kondisi energi global. Dinamika geopolitik, khususnya di kawasan Timur Tengah, turut mempengaruhi harga energi di pasar dunia yang akhirnya berdampak hingga ke daerah.

Dampak kenaikan ini tidak hanya dirasakan rumah tangga, tetapi juga pelaku usaha kecil. Banyak UMKM, terutama rumah makan sederhana, mulai merasakan tekanan akibat meningkatnya biaya operasional.

Baca Juga :  127 Kasus Kejahatan Jalanan Dibongkar, Polda Metro Jaya Tangkap 173 Pelaku

“Kita harus cari solusi agar usaha kecil tetap bisa berjalan. Jangan sampai mereka terhimpit. Tapi untuk usaha besar, tetap wajib menggunakan LPG non-subsidi,” jelasnya.

Ia menekankan pentingnya keseimbangan kebijakan, antara menjaga ketersediaan LPG subsidi bagi masyarakat miskin sekaligus memastikan pelaku usaha tetap bisa bertahan di tengah tekanan biaya.

Dengan pengawasan yang ketat dan kebijakan yang tepat, diharapkan tidak terjadi kelangkaan LPG subsidi di Bengkulu, serta masyarakat kecil tetap mendapatkan haknya tanpa terganggu oleh lonjakan harga energi global.

Penulis : Handi Pratama

Editor : Windi Junius

Berita Terkait

Korem 041/Gamas Lestarikan Budaya Bangsa, Ajang Seni Jadi Perekat Kebersamaan Antar Satuan
Tawa Anak Papua Pecah Saat Satgas Damai Cartenz Datangi Panti Asuhan, Hadirkan Harapan dan Kebahagiaan di Keerom
Brigjen Pol Ade Ary Jadi Lulusan Terbaik Akademik, Lemhannas Kukuhkan 85 Alumni P3N Angkatan XXVII
Desk Ketenagakerjaan Polri Mediasi Sengketa PT Kerta Gaya Pusaka, 131 Pekerja Terima Hak Rp10 Miliar
DPD RI Pastikan Harga Sawit Akan Kembali Normal, Petani Diminta Tetap Tenang
Jelang Akhir Musim Haji, Satgas Haji Perkuat Perlindungan Jemaah Indonesia di Arab Saudi
Final Sesama Atlet Polri, Bukti Kekuatan Indonesia di SEA Police Badminton Championship 2026
Operasi Damai Cartenz Ajak Masyarakat Tidak Terpengaruh Informasi Hoaks Pasca Penangkapan Terduga KKB
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:59 WIB

Korem 041/Gamas Lestarikan Budaya Bangsa, Ajang Seni Jadi Perekat Kebersamaan Antar Satuan

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:07 WIB

Tawa Anak Papua Pecah Saat Satgas Damai Cartenz Datangi Panti Asuhan, Hadirkan Harapan dan Kebahagiaan di Keerom

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:04 WIB

Brigjen Pol Ade Ary Jadi Lulusan Terbaik Akademik, Lemhannas Kukuhkan 85 Alumni P3N Angkatan XXVII

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:58 WIB

Desk Ketenagakerjaan Polri Mediasi Sengketa PT Kerta Gaya Pusaka, 131 Pekerja Terima Hak Rp10 Miliar

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:22 WIB

DPD RI Pastikan Harga Sawit Akan Kembali Normal, Petani Diminta Tetap Tenang

Berita Terbaru