Gotong Royong TNI dan Warga Percepat Pembangunan Jembatan Gantung di Rejang Lebong, Progres 61 Persen

- Jurnalis

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:01 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Desa Lubuk Bingin Baru Rejang Lebong mencapai 61 persen. Gotong royong TNI dan warga menjadi kunci percepatan pembangunan akses penghubung desa.

Pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Desa Lubuk Bingin Baru Rejang Lebong mencapai 61 persen. Gotong royong TNI dan warga menjadi kunci percepatan pembangunan akses penghubung desa.

BENGKULUBAROMETER – Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat terlihat kuat dalam pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Desa Lubuk Bingin Baru, Kecamatan Sindang Beliti Ilir, Kabupaten Rejang Lebong. Proyek yang digagas Kodim 0409/Rejang Lebong itu kini terus dikebut demi mempercepat akses masyarakat desa yang selama ini masih mengalami keterbatasan transportasi.

Hingga Kamis, 7 Mei 2026, progres pembangunan jembatan telah mencapai 61 persen. Fokus pengerjaan saat ini berada pada pembangunan pondasi utama yang menjadi bagian paling penting dalam memastikan kekuatan dan ketahanan jembatan.

Di lokasi pembangunan, suasana kebersamaan tampak begitu terasa. Warga bersama personel TNI saling bahu membahu mengangkut material, membantu proses pengerjaan, hingga memastikan pembangunan berjalan sesuai target.

Meski medan menuju lokasi cukup sulit, hal itu tidak menyurutkan semangat masyarakat. Mereka justru terlihat antusias karena pembangunan jembatan tersebut dianggap sebagai jawaban atas kebutuhan warga selama bertahun-tahun.

Komandan Kodim 0409/Rejang Lebong, Letkol Inf Agung Lewis Oktorada, M.Tr., Opsla mengatakan, pembangunan Jembatan Gantung Garuda merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat desa yang membutuhkan infrastruktur penghubung yang layak.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh personel TNI, tetapi juga karena dukungan penuh dari masyarakat sekitar.

Baca Juga :  Apel Perdana 2026, Pemprov Bengkulu Diminta Fokus Kerja Nyata Bantu Rakyat

“Modal kami membangun jembatan ini adalah semangat kebersamaan dengan masyarakat,” kata Letkol Agung.

Ia mengungkapkan, kekompakan antara TNI dan warga menjadi energi besar dalam mempercepat pembangunan. Bahkan masyarakat rela meluangkan waktu membantu pekerjaan demi segera terwujudnya jembatan yang sudah lama diharapkan tersebut.

Jembatan Gantung Garuda nantinya memiliki panjang sekitar 60 meter dan lebar 1,2 meter. Infrastruktur tersebut akan menjadi jalur utama masyarakat untuk menghubungkan berbagai aktivitas ekonomi maupun sosial di desa.

Selama ini, warga harus menghadapi akses yang cukup sulit, terutama saat membawa hasil pertanian menuju pasar. Kondisi jalan dan jalur penyeberangan yang belum memadai membuat aktivitas masyarakat sering terhambat.

Bagi petani, persoalan akses menjadi masalah serius karena mempengaruhi biaya distribusi dan waktu pengiriman hasil panen. Tidak jarang warga harus mengeluarkan biaya lebih besar hanya untuk membawa hasil kebun keluar desa.

Kehadiran jembatan gantung ini diperkirakan akan membawa perubahan besar bagi masyarakat. Selain mempercepat mobilitas warga, jembatan juga diharapkan mampu meningkatkan aktivitas ekonomi desa.

Warga optimistis hasil pertanian nantinya bisa lebih mudah dipasarkan. Dengan akses yang lebih cepat dan aman, biaya transportasi dapat ditekan sehingga keuntungan petani juga meningkat.

Baca Juga :  El Nino Picu Kewaspadaan, Pemprov Bengkulu Perketat Pengawasan Karhutla, 15.961 Kasus ISPA Tercatat

Selain sektor ekonomi, pembangunan jembatan ini juga diyakini membantu akses pendidikan dan kesehatan masyarakat. Anak-anak sekolah tidak lagi kesulitan melintas, sementara warga yang membutuhkan pelayanan medis dapat lebih cepat menuju fasilitas kesehatan.

Pembangunan Jembatan Gantung Garuda juga menjadi simbol bahwa pembangunan di daerah pelosok tetap menjadi perhatian. Program yang dilakukan Kodim 0409/Rejang Lebong tersebut dinilai mampu memberikan dampak langsung bagi kehidupan masyarakat.

Banyak warga berharap pembangunan bisa selesai tepat waktu sehingga manfaatnya segera dirasakan seluruh masyarakat Desa Lubuk Bingin Baru dan sekitarnya.

Semangat gotong royong yang terbangun selama proses pembangunan juga menjadi pemandangan yang mulai jarang ditemukan. Kebersamaan antara aparat TNI dan masyarakat menunjukkan bahwa pembangunan desa bisa berjalan lebih cepat jika dilakukan secara bersama-sama.

Kini, Jembatan Gantung Garuda bukan sekadar proyek pembangunan biasa. Bagi masyarakat Desa Lubuk Bingin Baru, jembatan tersebut telah menjadi simbol harapan baru menuju kehidupan yang lebih mudah, lebih maju, dan lebih sejahtera.

Penulis : Windi Junius

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Nasib 47 PPPK Paruh Waktu Pemprov Bengkulu Tak Diperpanjang, Ini Penyebabnya
Polresta Bengkulu Gelar Poliran, Gandeng 10 LPK untuk Bantu Masyarakat Keluar dari Pengangguran
Dugaan Suap Rekrutmen 93 Pegawai RSKJ Bengkulu, Mantan Dirut dan Kabag Diserahkan ke Jaksa
Tata Kelola RSMY Dievaluasi BPK Dan Penyelesaian Utang Jadi Perhatian
Makanan MBG Cepat Basi Jadi Sorotan, Satgas Bengkulu Bongkar Kondisi Dapur SPPG
490 Atlet Pelajar Bengkulu Siap Berlaga di Lima Cabor POPDA 2026
Usai Mertua Tewas Ditikam, Rumah Terduga Pelaku Hancur Diamuk Massa
Dapat Bantuan Combine Harvester, Biaya Panen Padi di Mukomuko Berpeluang Turun Rp2,3 Juta per Hektare
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 17:54 WIB

Nasib 47 PPPK Paruh Waktu Pemprov Bengkulu Tak Diperpanjang, Ini Penyebabnya

Kamis, 5 November 2026 - 17:36 WIB

Polresta Bengkulu Gelar Poliran, Gandeng 10 LPK untuk Bantu Masyarakat Keluar dari Pengangguran

Kamis, 5 November 2026 - 17:02 WIB

Dugaan Suap Rekrutmen 93 Pegawai RSKJ Bengkulu, Mantan Dirut dan Kabag Diserahkan ke Jaksa

Kamis, 5 November 2026 - 16:22 WIB

Tata Kelola RSMY Dievaluasi BPK Dan Penyelesaian Utang Jadi Perhatian

Kamis, 5 November 2026 - 13:59 WIB

Makanan MBG Cepat Basi Jadi Sorotan, Satgas Bengkulu Bongkar Kondisi Dapur SPPG

Berita Terbaru