BENGKULUBAROMETER – Suasana Lapangan Sepak Bola Desa Pasar Ngalam, Kecamatan Air Periukan, Kabupaten Seluma, tampak berbeda pada Rabu (31/12/2025). Ribuan warga berkumpul dalam acara syukuran atas rampungnya pembangunan jalan provinsi yang kini mulus dan nyaman dilalui. Acara itu turut dihadiri langsung Gubernur Bengkulu Helmi Hasan dan Wakil Gubernur Mian.
Bagi warga Pasar Ngalam, kehadiran orang nomor satu di Bengkulu tersebut menjadi simbol perhatian pemerintah provinsi terhadap desa. Jalan sepanjang sekitar tujuh kilometer yang sebelumnya rusak dan berlubang kini berubah mulus, membuka akses baru bagi aktivitas ekonomi masyarakat.
“Alhamdulillah, tahun ini sudah terealisasi sekitar tujuh kilometer jalan. Ini akan kita lanjutkan. Tahun depan masih ada tiga link jalan lagi yang akan kita kerjakan,” kata Helmi Hasan di hadapan warga.
Menurut Helmi, pembangunan jalan bukan sekadar proyek fisik, melainkan bagian dari komitmen besar untuk menggerakkan ekonomi desa. Jalan yang baik akan mempermudah petani mengangkut hasil kebun, nelayan menjual hasil tangkapan, serta pedagang membawa barang ke pasar.
Helmi menegaskan, pembangunan jalan di Seluma merupakan bagian dari visi besar “Bantu Rakyat” yang terus dipegang teguh oleh pemerintahannya bersama Wakil Gubernur Mian. Prinsipnya sederhana: pembangunan harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat bawah.
Ia menyebut, selain tujuh kilometer jalan yang sudah selesai, Pemerintah Provinsi Bengkulu telah merencanakan pembangunan tiga link jalan provinsi lainnya di Kabupaten Seluma pada 2026, yakni di wilayah Padang Capo, Maras, dan Arau Bintang.
“Janji jalan mulus tidak berhenti di sini. Kita tuntaskan bertahap,” tegas Helmi.
Tak hanya infrastruktur jalan, Helmi–Mian juga menyiapkan penguatan layanan dasar lainnya, khususnya kesehatan. Kabupaten Seluma dipastikan akan mendapat tambahan 16 unit ambulans baru pada tahun 2026.
Ambulans tersebut akan ditempatkan untuk memperkuat layanan kesehatan masyarakat, terutama di wilayah yang jauh dari fasilitas rumah sakit.
“Ambulans ini untuk rakyat. Jangan dipersulit. Dipakai saat masyarakat butuh,” pesan Helmi.
Dampak tersebut kini sudah mulai dirasakan warga Pasar Ngalam. Waktu tempuh ke pusat kecamatan dan kabupaten menjadi lebih singkat. Biaya transportasi pun berkurang signifikan.
“Kalau dulu, mobil susah masuk. Sekarang sudah lancar,” ujar seorang warga.
Sementara itu Bupati Seluma Teddy Rahman menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi Bengkulu. Ia menegaskan komitmen pemerintah kabupaten untuk terus bersinergi dan mengawal pembangunan.
“Kami siap mendukung dan mengawal pembangunan ini. Insyallah lima tahun ke depan Seluma akan berubah,” ujar Teddy.
Syukuran di Pasar Ngalam pun menjadi penanda bahwa pembangunan jalan bukan lagi sekadar rencana, melainkan sudah dirasakan langsung oleh rakyat.
Penulis : Windi Junius
Editor : Redaksi









