BENGKULUBAROMETER – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Kelurahan Taba Penanjung, Kota Bengkulu, kini memasuki tahap penting. Setelah proses fabrikasi selesai dilakukan, badan jembatan mulai dipasang oleh Satgas Kodim 0407/Kota Bengkulu bersama warga setempat, Rabu (13/5/2026).
Tahap pemasangan ini menjadi tanda bahwa pembangunan jembatan sudah mendekati penyelesaian. Kehadiran jembatan tersebut nantinya diharapkan mampu memperlancar aktivitas masyarakat, terutama warga yang menggantungkan hidup dari sektor pertanian dan perkebunan.
Perwira Seksi Teritorial Kodim 0407/Kota Bengkulu, Mayor CPM Yulizar, mengatakan proses pemasangan badan jembatan langsung dimulai setelah seluruh material selesai dipersiapkan. Ia optimistis pengerjaan tidak akan memakan waktu terlalu lama apabila kondisi cuaca mendukung dan seluruh pihak tetap bekerja sama.
“Siang ini satgas bersama warga sudah mulai memasang besi badan jembatan. Harapan kita pembangunan bisa cepat selesai sehingga segera dimanfaatkan masyarakat,” ujar Yulizar saat meninjau lokasi pembangunan.
Di lapangan, personel TNI terlihat bekerja bersama masyarakat. Mereka mengangkat material besi, mengatur posisi rangka jembatan, hingga memastikan pemasangan dilakukan sesuai petunjuk teknis. Suasana gotong royong tampak kuat selama proses pengerjaan berlangsung.
Menurut Yulizar, pembangunan jembatan tidak hanya menjadi proyek infrastruktur biasa, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan antara TNI dan masyarakat. Sejak awal pembangunan, warga ikut terlibat membantu pekerjaan di lapangan.
Ia menjelaskan pemasangan badan jembatan memerlukan ketelitian tinggi karena memiliki risiko pekerjaan yang cukup besar. Karena itu, seluruh personel diminta mengutamakan keselamatan kerja.
“Kita minta semua yang bekerja tetap hati-hati. Faktor keamanan harus diutamakan karena pekerjaan pemasangan badan jembatan cukup berisiko,” tegasnya.
Selain itu, tim teknis terus melakukan pengawasan terhadap seluruh proses pembangunan. Pengawasan dilakukan untuk memastikan tidak ada kesalahan pemasangan yang dapat memengaruhi kualitas jembatan.
“Semua pekerjaan terus dipantau tim teknis agar hasil pembangunan benar-benar sesuai standar dan aman digunakan masyarakat,” tambah Yulizar.
Warga Taba Penanjung sendiri menyambut baik progres pembangunan tersebut. Selama ini masyarakat harus melewati jalur yang cukup sulit ketika membawa hasil pertanian maupun menuju kebun. Saat musim hujan, akses bahkan sering sulit dilalui.
Dengan hadirnya Jembatan Perintis Garuda, masyarakat berharap aktivitas ekonomi menjadi lebih lancar. Petani nantinya bisa lebih mudah mengangkut hasil panen tanpa harus memutar jalur yang jauh.
Salah seorang warga mengaku senang melihat pembangunan jembatan yang sudah hampir selesai. Menurutnya, jembatan tersebut menjadi harapan besar bagi masyarakat sekitar.
“Kami senang sekali karena jembatan ini memang sangat dibutuhkan. Mudah-mudahan cepat selesai supaya aktivitas warga lebih mudah,” katanya.
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda juga dinilai mampu membuka akses baru bagi pengembangan wilayah sekitar Taba Penanjung. Selain membantu mobilitas warga, keberadaan jembatan diperkirakan akan mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Kodim 0407/Kota Bengkulu sendiri terus mendorong agar proses pembangunan berjalan tepat waktu. Kolaborasi antara satgas TNI, tim teknis, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam percepatan pembangunan tersebut.
Semangat gotong royong yang ditunjukkan warga selama pembangunan berlangsung menjadi bukti bahwa infrastruktur tidak hanya dibangun oleh pemerintah atau aparat, tetapi juga oleh kebersamaan masyarakat.
Kini warga Taba Penanjung tinggal menunggu tahap akhir penyelesaian sebelum jembatan benar-benar bisa digunakan. Harapan besar pun muncul agar Jembatan Perintis Garuda nantinya menjadi penghubung utama yang membawa manfaat besar bagi masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan warga sekitar.
Penulis : Windi junius
Editor : Redaksi









