Prabowo Turun Langsung Panen Jagung di Tuban, Tunjukkan Keseriusan Perkuat Ketahanan Pangan

- Jurnalis

Minggu, 17 Mei 2026 - 14:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BENGKULUBAROMETER –  Presiden RI Prabowo Subianto kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Sabtu 16 Mei 2026, Presiden turun langsung mengikuti Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 yang dipusatkan di Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Kehadiran Presiden dalam kegiatan tersebut menjadi perhatian masyarakat dan para petani. Tidak hanya menyaksikan panen, Presiden Prabowo bahkan ikut mengendarai alat panen modern jenis Combine Corn Harvester untuk memanen jagung langsung di area pertanian bersama petani.

Momen itu disambut antusias oleh para peserta yang hadir. Hamparan jagung yang menguning menjadi saksi semangat pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian nasional di tengah tantangan global yang masih memengaruhi sektor pangan dunia.

Panen raya tersebut menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah dalam mendukung peningkatan produksi pertanian sekaligus menjaga stabilitas pangan nasional.

Dalam kegiatan itu hadir jajaran pemerintah pusat dan daerah, unsur TNI-Polri, kelompok tani, hingga para pelaku sektor pangan nasional. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan bahwa penguatan pangan nasional dilakukan secara bersama-sama.

Baca Juga :  Polri Targetkan 1.500 Dapur MBG Beroperasi di Seluruh Indonesia Tahun 2026

Kapolri Listyo Sigit Prabowo dalam laporannya menyampaikan bahwa panen raya jagung kuartal II tahun 2026 digelar secara serentak di berbagai wilayah Indonesia dengan luas lahan mencapai 189.760 hektare.

Dari luas lahan tersebut, potensi hasil panen diperkirakan mencapai sekitar 1,23 juta ton jagung. Jumlah itu dinilai menjadi capaian besar dalam mendukung program swasembada pangan nasional.

Menurut Kapolri, sebagian hasil panen bahkan akan diekspor ke Malaysia melalui jalur perbatasan Jagoi Babang di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat.

“Sebanyak 100 ton jagung hasil panen akan diekspor ke Malaysia,” ujar Kapolri.

Ia mengatakan langkah ekspor tersebut menunjukkan bahwa hasil pertanian Indonesia mulai mampu bersaing di pasar luar negeri. Selain memenuhi kebutuhan dalam negeri, produksi jagung nasional kini mulai membuka peluang pasar internasional.

Baca Juga :  Mahasiswa Segel Kantor DPRD Bengkulu, Soroti Anggaran Pendidikan dan Nasib Guru Non-ASN

Secara khusus di Kabupaten Tuban, panen raya dilakukan di atas lahan seluas 101,5 hektare yang merupakan kawasan perhutanan sosial.

Lahan tersebut berasal dari empat kelompok pengelola yakni KTH Wonolestari, LMDH Jenggolomanik, LMDH Wonomoyo serta lahan milik PT Semen Indonesia.

Kapolri menjelaskan dari total luas lahan tersebut diperkirakan menghasilkan sekitar 609 ton jagung. Seluruh hasil panen nantinya akan dikirim ke Bulog guna memperkuat cadangan pangan pemerintah.

Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga stabilitas pasokan pangan nasional sekaligus mengantisipasi kemungkinan gangguan distribusi maupun kenaikan harga pangan.

Presiden Prabowo sendiri menilai sektor pangan merupakan fondasi penting dalam menjaga kekuatan bangsa. Karena itu, pemerintah terus mendorong peningkatan produksi pertanian melalui modernisasi alat pertanian, penguatan koperasi dan dukungan kepada petani.

Berita Terkait

Pelindo Bengkulu Catat Pertumbuhan Arus Barang 35,6 Persen, Perkuat Peran Pelabuhan sebagai Penggerak Ekonomi Daerah
Humas Polri Dorong Transparansi Informasi, Polda Bengkulu Perkuat Kepercayaan Publik di Era Digital
KPK Ungkap Jejak Perusahaan di Kasus Fikri Mengarah ke Dugaan Suap di Pemkot Bengkulu
Kaesang Turun ke Bengkulu, PSI Targetkan Penguatan Mesin Partai Jelang Pemilu 2029
Bank Bengkulu Perjelas Informasi Saldo Digital, Nasabah Kini Lebih Mudah Memantau Dana
Saksi Ahli dari Terdakwa Perkuat Dakwaan Jaksa
Destita Kawal Pengembangan RSUD Lebong ke Pusat, Tiga Fasilitas Prioritas Diusulkan ke Kemenkes
Sulta Nahkodai TP Sriwijaya, Destita Berharap Sinergi Pembangunan Sumbagsel Kian Kuat
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:36 WIB

Pelindo Bengkulu Catat Pertumbuhan Arus Barang 35,6 Persen, Perkuat Peran Pelabuhan sebagai Penggerak Ekonomi Daerah

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:09 WIB

Humas Polri Dorong Transparansi Informasi, Polda Bengkulu Perkuat Kepercayaan Publik di Era Digital

Senin, 27 Juli 2026 - 11:33 WIB

KPK Ungkap Jejak Perusahaan di Kasus Fikri Mengarah ke Dugaan Suap di Pemkot Bengkulu

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:59 WIB

Kaesang Turun ke Bengkulu, PSI Targetkan Penguatan Mesin Partai Jelang Pemilu 2029

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:09 WIB

Bank Bengkulu Perjelas Informasi Saldo Digital, Nasabah Kini Lebih Mudah Memantau Dana

Berita Terbaru