BENGKULUBAROMETER – Anggota DPRD Provinsi Bengkulu dari daerah pemilihan Bengkulu Utara dan Bengkulu Tengah, Berlian Utama Harta, menggelar reses di Desa Kinal Jaya, Kecamatan Napal Putih, Bengkulu Utara. Kegiatan itu menjadi ruang dialog terbuka antara wakil rakyat dan masyarakat yang selama ini menunggu solusi atas sejumlah persoalan dasar di desa mereka.
Ratusan warga hadir bersama tokoh masyarakat dan perangkat desa. Mereka datang dengan harapan sederhana: agar suara mereka benar-benar didengar dan diperjuangkan.
Dalam pertemuan tersebut, persoalan infrastruktur menjadi keluhan utama. Warga mengusulkan perbaikan jalan desa yang rusak, pembangunan jembatan penghubung antarwilayah, serta normalisasi drainase untuk mencegah banjir saat musim hujan. Jalan yang berlubang dan drainase yang tersumbat dinilai menghambat aktivitas ekonomi dan mobilitas warga.
“Kalau jalan bagus, hasil kebun kami juga lebih mudah dibawa keluar,” ujar salah satu warga dalam dialog tersebut.
Selain infrastruktur, sektor pendidikan juga menjadi perhatian. Masyarakat meminta penambahan ruang kelas di sekolah dasar setempat. Jumlah siswa yang terus meningkat setiap tahun membuat ruang belajar menjadi terbatas dan kurang nyaman.
Menanggapi berbagai usulan itu, Berlian Utama Harta menegaskan seluruh aspirasi akan dicatat dan diperjuangkan melalui mekanisme penganggaran di tingkat provinsi.
“Apa yang menjadi kebutuhan masyarakat Desa Kinal Jaya tentu akan kita kawal. Infrastruktur jalan, jembatan, drainase hingga penambahan ruang kelas menjadi prioritas karena menyangkut kepentingan banyak orang,” kata Berlian.
Ia menjelaskan, reses bukan sekadar agenda rutin anggota dewan. Menurut dia, reses adalah momentum penting untuk mendengar langsung persoalan di lapangan, sehingga kebijakan yang diperjuangkan benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat.
“Reses ini bukan seremonial. Kami datang untuk mendengar. Aspirasi yang masuk akan kami bawa dan perjuangkan sesuai mekanisme yang ada,” ujarnya.
Berlian juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah desa, kabupaten, dan provinsi agar program pembangunan bisa berjalan efektif. Ia berharap usulan prioritas dari Desa Kinal Jaya dapat segera masuk dalam pembahasan anggaran mendatang.
Kehadiran anggota dewan secara langsung di tengah masyarakat mendapat apresiasi dari warga. Mereka menilai langkah tersebut menunjukkan komitmen wakil rakyat untuk tidak menjaga jarak dengan konstituennya.
Bagi masyarakat Kinal Jaya, pembangunan jalan, jembatan, dan ruang kelas bukan sekadar proyek fisik. Itu adalah kebutuhan mendasar untuk meningkatkan kualitas hidup, pendidikan anak-anak, dan kelancaran aktivitas ekonomi.
“Kami berharap apa yang telah kami sampaikan ini dapat ditindaklanjuti hingga realisasi program benar-benar terlihat di lapangan,” harapnya
Penulis : Windi Junius
Editor : Redaksi









